Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Ayo kita pisah.


__ADS_3

Dua hari kemudian


Kenzo sedang berada diruang kerjanya.Dia tengah sibuk memikirkan cara agar Resort nya tidak di Akuisisi oleh Perusahaan Dharma wangsa.


Terdapat banyak sekali tumpukan kertas diatas meja kerja Kenzo.Bahkan dia tidak sadar kalau Zia sudah berdiri disampingnya.


Zia berdehem lalu berkata "Kenzo aku mau bicara serius".


Bicara lah.


Kenzo menjawab tanpa menoleh pada Zia.Dia tengah sibuk berkutat dengan laptop dan kertas kertasnya itu.


Zia pindah kedepan meja kerja Kenzo.


Aku ingin pisah.Ucap Zia membuyarkan konsentrasi suami nya itu.


Kenzo mendongakkan wajahnya lalu berkata "tolong jangan bercanda,aku sedang sibuk".


ucapnya lalu terdiam sebentar menoleh pada jam dinding.Ini sudah jam 11 malam,kamu tidur duluan ya.


Aku serius,aku mau kita cerai.


ucap zia lagi dengan mata memerah menahan agar buliran bening tidak jatuh dari matanya.Tangannya mengepal erat.


Kenzo menutup laptopnya lalu ia berdiri dan menghampiri Zia.


Zia sayang,kenapa kamu tiba tiba bicara ngaco.


please ini tidak lucu.


Kenzo berkata sambil mencengkram kedua bahu Zia.


Zia menepis tangan kenzo lalu ia berkata "aku bilang aku mau kita pisah.Aku tidak lagi bercanda".


Kenzo terperangah tak percaya dengan apa yang Zia katakan.


*A***pa alasannya,tolong katakan padaku**.


Kenzo bertanya sambil menyilangkan tangannya didada.


Aku sudah bosan dengan mu.Bukan kah sudah aku bilang sebelumnya.Kita ini nikah hanya karena terpaksa.Lagian kita hanya nikah siri.Jadi tidak lah sulit bagi kita untuk mengakhirinya.


ucap Zia dengan senyuman yang ia buat selicik mungkin,agar Kenzo marah mendengarnya.


Tidak,dan aku pun pernah bilang padamu juga.Bahwa aku tidak akan pernah menceraikan mu.


Bentak Kenzo kesal karena sudah terpancing emosi.


Terserah,yang jelas aku sudah lelah berpura pura mencintai mu.


dengus Zia,lalu ia pun beranjak pergi.


Kenzo yang tak terima dengan perkataan Zia pun menyusul dan menarik tangan Zia.


Tunggu,apa maksudmu berkata seperti itu.


Kenzo bertanya dengan tangannya yang masih menggengam tangan Zia dengan erat.


Zia berbalik dan menghempaskan kasar tangan Kenzo.Lalu ia berkata "Kamu ini pura pura tuli apa pura pura bodoh,apa perkataan ku belum jelas!Aku lelah berpura pura mencintaimu!jadi tolong mari kita akhiri semua ini.


Kenzo kecewa dengan sikap Zia kali ini.Dia tidak percaya bahwa Zia akan berkata seperti itu padanya.


Kamu bilang kamu berpura pura?lalu bagaimana dengan yang telah kita lakukan selama ini.Kalau memang kau tidak mencintaiku,lalu kenapa kamu mau aku sentuh.


Kenzo bertanya dengan wajah pilu.


Itu karena perkataanmu,Kau sendiri yang bilang bahwa kau akan mengurangi hutang dua puluh juta perciuman.Dan seratus juta untuk melayani mu.Bukankah selama dua bulan ini kita sudah sering melakukannya.Maka aku rasa hutang ku sudah impas.


Jawab Zia


Impas kata mu?.


ya impas,dan jika kau rasa itu tidak adil bagimu,silahkan kau hitung sendiri.Kalau ternyata aku salah,kau boleh menagihnya.Aku Siap untuk melayani mu seakarang juga.Tapi setelah itu tolong talak aku.


Kamu...


Kenzo mengangkat tangannya hendak menampar pipi Zia.Namun ia urungkan dan akhirnya ia meninju tembok yang tepat berada disampingnya,hingga tangannya mengeluarkan darah.


Zia tidak tega melihatnya,hatinya sakit.Ingin rasanya Zia meraih tangan kenzo yang terluka,namun ia urungkan.Hatinya bertekad untuk membuat kenzo membenci dirinya.


Kenzo melewati Zia yang tengah berdiri mematung,dia berjalan gontai tak terasa air matanya pun jatuh.


Kenzo masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamarnya.Dia mencuci tangannya yang berdarah.Bukan sakit ditangannya yang sedang ia rasakan saat ini.Namun sakit dalam hatinya mendengar semua perkataan Zia yang telah melukai hatinya.


Setelah itu Kenzo membalut jari tangannya yang terluka dengan kasa.


Zia kini tengah berada gazebo yang berada di luar.

__ADS_1


Zia duduk dengan menelungkupkan kakinya.Kepalanya tertunduk dilutut kakinya.Ia menangis dalam diam.Dalam hatinya ia mengucapkan beribu kali maaf pada Kenzo.


Zia mendongakan wajahnya saat mendengar suara mobil.Dilihat nya Kenzo tengah mengendarai mobil itu.Zia hendak mengejar.Namun Kenzo sudah pergi mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Maafin aku Kenzo.Aku terpaksa harus melakukan ini semua.


isak Zia dalam hatinya.lalu ia pun berbalik dan masuk kedalam rumah.


Zia mengambil wudlu dan melaksanakan sholat isya'.Lalu ia mengaji,untuk menenangkan hatinya.


Air mata Zia terus saja jatuh, saat ia melafalkan ayat ayat alqur'an.Setelah selesai ia pun menengok jam dinding yang ada didalam kamarnya itu.Dilihatnya sudah jam 2 dini hari.


Zia melepaskan mukenahnya,lalu ia keluar dari kamarnya untuk mengecek apakah kenzo sudah pulang apa belum.Ternyata mobil Kenzo tidak ada di garage.


Sebenarnya Zia ingin menghubungi Kenzo,namun niatnya urung,jadi dia lebih memilih untuk tidur saja.


Sudah dua hari Kenzo menghindari Zia.Dia tidak ingin Zia membahas masalah perceraian yang Zia inginkan.Ditambah lagi Kenzo sedang sibuk mengurusi Perusahaannya yang sudah diujung tanduk.


Di sore hari saat Kenzo tengah membahas masalah Rencana Akuisisi Resortnya bersama Direktur Dharma.Tak sengaja mata Kenzo mengangkap sosok Zia yang tengah mengobrol dengan Bian.


Setelah kepergian Direktur Dharma,Kenzo menghampiri Zia dan menegurnya.


Zia yang tengah mengobrol dengan Bian,menoleh pada Kenzo.


Oh kamu Ken,kirain siapa.


Zia bertanya dengan entengnya,lalu ia melanjutkan obrolannya dengan Bian dan mengabaikan suaminya itu.


Kenzo merasa kesal karena Zia mengabaikannya pun langsung menarik tangan Zia untuk membawanya pergi.


Zia meminta Kenzo untuk melepaskan tangannya.Namun Kenzo tak menghiraukan Zia.


hingga mereka sampai di parkiran.Akhirnya Kenzo melepaskan tangan Zia.


Zia mendelik pada Kenzo sambil memegangi pergelangan tangannya.


Kamu ini kenapa sih,main tarik aja.Gak malu apa dilihat orang.


Zia mendengus Kesal.


Kenzo berakacak pinggang sambil tersenyum sarkas,merasa konyol dengan ucapan Zia.


Kamu sendiri ngapain berduan dengan laki laki lain,bagaimana kalau ada yang mengira kamu sedang jalan dengan selingkuhanmu.


ucap Kenzo dengan kesal.


Emangnya aku ini seleb,hingga dikenal banyak orang.Yang ada di dalam sana tuh bahkan tidak ada satupun yang mengenal aku atau pun Bian.Jadi please jangan terlalu Parno.


Ucap Zia tak kalah kesal.


Kenzo menganga tak percaya.lalu dia mengusap hidungnya,dan berkata.


Mungkin mereka tidak mengenal kamu.Tapi ada beberapa orang disana itu yang mengenal diriku.Bahkan tadia ada klien ku juga disini.Apa tanggapan mereka coba?untung saja mereka tidak melihatmu.


Zia tertawa frustasi,dia mengejek ucapan Kenzo.


Terus kalau seumpamanya klien kamu ngelihat aku emangnya kenapa?apa mereka tahu aku ini istri kamu?.Jangan kan klien kamu,bahkan Staff kantormu saja tidak ada yang tahu kalau kamu itu sudah menikah.


Zia mengatakannya dengan penuh emosi,hingga membuat Kenzo kehabisan kata kata.


Bian yang berdiri dari kejauhan menyaksikan suami istri itu bertengkar.Merasa tak enak hati pada Kenzo.Akhirnya Bian pun mendekati ke duanya.


Zi,gue pamit duluan ya.


ucap Bian pada Zia,lalu berbalik pergi.


Eh Bi,tungguin gue.Anterin gue pulang.


teriak Zia sambil matanya melirik Kenzo.


Bian menghentikan langkahnya dan berbalik menengok Zia yang sudah berljalan ke arahnya.


Kenzo benar benar merasa marah dengan sikap Zia.Dia bingung kenapa Zia tiba tiba berubah.


Saat Zia hendak masuk kedalam mobil,tangannya ditarik keluar oleh Kenzo.Lalu Kenzo menutup kasar pintu mobil Bian.


kamu pulang bareng aku!.


ucap Kenzo tegas.Lalu menarik paksa tubuh Zia hingga memasukkannya kedalam mobilnya.


Bian hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan kedua sahabatnya itu,yang kini sudah menjadi suami istri.


Selama perjalanan Zia dan Kenzo saling diam.Bahkan saat sudah sampai dirumah pun Zia enggan menyapa Kenzo.


Kenzo sudah benar benar lelah,dia sudah stress memikirkan perusahaannya,ditambah kelakuan Zia yang selalu membuatnya kesal,membuat dirinya semakin pusing.


Jadi Kenzo lebih memilih untuk mengalah agar mereka tidak ribut lagi.

__ADS_1


Hari ini Pak Anggara,papanya Kenzo keluar dari rumah sakit.Jadi Kenzo mengajak Zia untuk menjemput Papanya.Zia pun menerima ajakan Kenzo.Tanpa banyak bicara.


Kenzo dan Zia menjemput dan mengantarkan orangtuanya Kerumah.


Saat berdua dengan mamanya Kenzo didapur,Zia mrngutarakan niatnya yang ingin bercerai dengan Kenzo.


Mamanya Kenzo terkejut dengan apa yang didengarnya.


Mamanya Kenzo bertanya alasan Zia ingin bercerai dari Kenzo.


Zia pun berkata sama,seperti yang telah ia katakan juga pada Kenzo.


Mamanya Kenzo tahu,bahwa sebenarnya Zia tidak sungguh sungguh dengan ucapannya.


Dia menggenggam tangan Zia,lalu berkata "Zia coba lihat mama".


Zia pun mendongakan wajahnya,bulir bulir bening membasahi pipinya.


Zia sayang,mama tahu kamu sangat mencintai Kenzo,dan begitu pun sebaliknya.Jadi tolong jujur sama mama,ada apa sebenarnya.


Jangan takut nak,kalau Kenzo yang sudah menyakiti hati kamu.Mama tidak akan membelanya meskipun dia anak kandung mama.


Bu Nita membelai rambut Zia.


Zia terharu,ia pun menghambur memeluk mertuanya itu.Dan menangis dalam pelukannya.


Bu Nita menepuk nepuk lembut punggung Zia.


Zia merenggakan pelukannya lalu mengusap airmatanya.


Ma,apa mama mau bantu Zia?.


Tanya Zia dengan wajah serius.


Tentu dong sayang,Zia mau mama bantu apa.


Zia pun menceritakan apa yang ia inginkan.


Saat Kenzo pulang dari kantor ia mendapati Zia tengah duduk diruang tamu dengan koper biru disampingnya.


Kenzo mengernyitkan dahinya,lalu ia pun melangkah mendekati Zia.


Zia pun berdiri dari duduknya dan memegang gagang kopernya itu.


Kamu,mau kemana?.


Kenzo bertanya dengan lembut,karena ia tak ingin ribut dengan Zia lagi.


Aku mau pulang ke rumah ibu.Jadi aku mohon banget sama kamu.Tolong talak aku sekarang juga.


ucap Zia dengan mata memerah dan tangan nya meremas dengan keras menahan air mata nya agar tidak jatuh.


Kamu ini kenapa sih,dari kemaren mau pisah terus.Tolong,jangan tinggalin aku Zi.Aku sangat mencintai kamu.Kalau aku ada salah aku minta maaf.


Kenzo memeluk tubuh Zia dengan air mata yang membasahi pipinya.Belum pernah sekalipun Kenzo menangis karena perempuan.Entah kenapa kali ini dia benar benar takut ditingglkan oleh Zia.


Zia melepaskan pelukan Kenzo,dan ia pun berkata "maaf ken,tekad ku sudah bulat.Aku sudah bosan hidup bersama dengan mu.Lagian aku dengar dari mama bahwa perusahaan kamu sedang ada masalah.Jadi untuk apa aku mempertahankan seorang suami yang sebentar lagi akan bangkrut.


Ucap Zia sarkas dengan menaruh kedua tangan di dadanya.


Kenzo kecewa dengan perkataan Zia


Dia benar benar tidak menyangka kalau istrinya akan berubah 360 derajat.


Kenzo hendak berbicara pada Zia.Namun Zia memotongnya terlebih dahulu.


Oh ya dan satu hal lagi yang harus kamu ketahui.Sebenarnya aku punya lekaki lain,dan sebentar lagi setelah kamu menceraikan ku,aku akan segera menikah dengannya.


Zia berucap tanpa peduli dengan perasaan Kenzo,dia berkata sambil memainkan jari kukunya.


Kenzo yang sudah naik pitam langsung membentak Zia.


Zia,apa kamu sudah gila.Katakan pada ku,apakah laki laki itu adalah Bian?.


Tanya Kenzo sambil mencengkram erat bahu Zia.


Zia meringis kesakitan,kenzo menatap Zia dengan penuh amarah setelah mendengar pengakuan Zia.


Bukan,Dia bukan Bian.Tapi jika kamu mengira begitu aku tidak akan membantahnya.Mungkin itu akan mengobati rasa penasaranmu.


maka percayailah apa yang ingin kamu percayai.Karena itu bukanlah urusanku.


Plak.


kenzo menampar Zia dengan keras hingga terjatuh ke sofa.


Zia memegangi pipinya.Sudut bibirnya berdarah.

__ADS_1


__ADS_2