Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Hadiah buat Kenzo.


__ADS_3

Cup


Kali ini Zia mencium bibir Kenzo.


namun Kenzo tetap cemberut. Zia menghela nafasnya.


Akhirnya Zia pasrah dan memutuskan untuk beranjak pergi.Namun Kenzo meraih tangan Zia hingga Zia jatuh ke pangkuannya.


Kenapa kau selalu membuat aku ingin menghukum mu?.


apakah kau suka dengan hukuman yang kuberikan


sehingga kau selalu membuat ku kesal.hemm.


ucap Kenzo lalu mencium bibir Zia lembut.


Setelah puas berciuman,Kenzo menggendong ala bridal Zia kedalam kamar mereka.


Kenzo dan Zia menghabiskan malam dengan penuh cinta.


Keesokan harinya saat sarapan pagi,Zia mengutarakan keinginannya untuk pergi menjenguk ibunya.


Ken,apakah kamu hari ini sibuk?


Tanya Zia ragu ragu.


Tidak ,hari ini kan weekend jadi aku pulang cepat.Kenapa?


jawab Kenzo sambil mengunyah makanannya.


Bagaimana kalau kita jenguk ibu?sekalian kerumah mama dan papa juga.


ucap Zia memohon pada Kenzo.


Baiklah.


setelah aku pulang dari kantor kita langsung berangkat.Bagaimana?


ucap Kenzo lalu meminum segelas air untuk menyudahi acara sarapan paginya.


Zia mengangguk setuju dengan usulan Kenzo.


Dan tersenyum manis padanya.


Sore hari Zia pergi ke Kantor Kenzo.Kali ini Zia tidak usah bertanya lagi kepada resepsionis,karena Sekertaris Han sudah menunggunya untuk mengantarkan Zia ke ruangan Kenzo.


Assalamulaikum.Ucap Zia sambil menyalami tangan kanan Kenzo dan menciumnya.


kamu kog belum siap sih,katanya mau kerumah ibu?


Tanya Zia karena masih melihat Kenzo sibuk dengan laptopnya.


Tunggu sebentar,ini sudah mau selesai.


jawab Kenzo sambil menoleh pada Zia,dan tersenyum padanya.


Zia pun patuh,Dia duduk di sofa dan mengamati Kenzo yang sedang sibuk dengan Laptopnya.


Sudah satu jaman Zia menunggu,karena sudah merasa bosan menunggu Zia pun menghampiri Kenzo lalu mengintip apa yang sedang dikerjakan Kenzo.


Sangking focusnya,Kenzo tidak menyadari kebaradaan Zia yang tengah cemberut dibelakangnya.


Tanpa basa basi Zia langsung memeluk Kenzo dan mencium pipinya.


Cup.


ken,berapa lama lagi aku harus menunggu.


Rengek Zia ditelinga Kenzo.


Kenzo pun menutup laptopnya lalu memutar kursinya kebelakang,Zia pun mundur selangkah.


Kenzo menarik tubuh Zia kepangkuannya.


lalu Kenzo mencium bibir Zia dengan penuh gairah.Zia melingkarkan tangannya di leher Kenzo.


Kenzo melepaskan Ciumannya,dan menatap Zia dengan intens.


Kenapa kau selalu membuatku candu,kau harus bertanggung jawab karena sudah menggodaku.


ucap Kenzo yang langsung menggeser Rak Buku Besar yang ada dihadapannya.


Ken,turunkan aku,bukan kah kita akan kerumah ibu sekarang?


Rengek Zia sambil memukul dada Kenzo.


Beri aku vitamin ku dulu,semua ini karena kamu sudah menggodaku,jadi jangan salahkan aku.


Ucap Kenzo yang sudah merebahkan tubuh Zia ke atas ranjang.


Tanpa permisi,Kenzo langsung melancarkan aksinya.Mereka melakukannya lagi dan lagi hingga satu jam.


Setelah selesai menuntaskan hasrat mereka untuk yang sekian kalinya,mereka pun membersihkan diri dan bergegas pulang untuk pergi berkunjung kerumah ibunya Zia.


Diperjalanan Kenzo dan Zia mampir untuk mrnbeli oleh oleh.


setelah dua jam perjalanan mereka pun sampai dirumah Bu Dina,ibu nya Zia.


Assalamualaikum.


Zia dan Kenzo mengucapkan salam berbarengan.


Waalaikumsalam.


Jawab Riyan sambil membuka pintu.


Kak Zia!


Seru Riyan gembira kala melihat kakaknya datang kerumah mereka.


Adik dan kakak itu saling berpelukan.Lalu Riyan menyalami Kenzo dan Zia.


ibu mana dek?


tanya Zia yang langusung duduk disofa lalu diikuti Kenzo.

__ADS_1


ibu sedang didapur kak,lagi masak.


ucap Riyan sambil mentap paper bag yang ada di atas meja.


Yasudah kakak mau bantuin ibu dulu ya,kamu temenin kak Kenzo.


pinta Zia pada adiknya sambil mengacak ngacak rambut Riyan.


Baik boss.


jawan Riyan sambil mengacungkan jempolnya.


Ken,aku kedapur dulu ya.


pamit Zia yang langsung dijawab anggukan oleh Kenzo.


Zia pun membantu ibu nya yang tengah memasak untuk makan malam mereka.


Setelah selesai,Zia pun memanggil Kenzo dan Riyan untuk makan malam bersama.


Acara makan malam berjalan dengan hangat,sesekali mereka selingi dengan obrolan obrolan dan candaan.


Selesai dengan ritual makan malam,mereka duduk diruang tamu untuk mengobrol.


Zia memberikan beberala oleh oleh untuk ibu dan adiknya.


Zia,Kenzo.Kenapa kalian repot repot bawain kami hadiah.Cukup kalian datang saja ibu sudah sangat bahagia.


ucap Bu Dina haru kala menerima hadiah yang dikasih oleh putri dan juga menantunya itu.


Zia tersenyum pada ibu dan adiknya.


maaf ya Bu,kami baru sempat berkunjung.


ucap Kenzo pada Bu Dina.


Iya nak,ibu ngerti kamu itu sibuk kerja.


jawab Bu Dina memaklumi Kenzo.


Oh iya Riyan,kak Kenzo punya hadiah spesial buat kamu.


ucap Kenzo pada Riyan sambil memberikan paperbag kecil pada Riyan.


Riyan pun menerima paperbag itu lalu membukanya.Matanya langsung berbinar setelah melihat hadiah yang diberikan oleh Kenzo padanya.


wow,kak Kenzo emang keren,makasih kak.


ucap Riyan dengan wajah yang berseri seri.


Zia dan Bu Dina saling berpandangan,karena mereka tidak pernah menyangka kalau Kenzo akan memberikan Riyan sebuah Handphone keluaran terbaru.


Nak Kenzo,handphone itu bagus sekali,pasti harganya sangat mahal,Riyan masih kecil nak,jadi dia belum pantas nerima hadiah semahal itu.


Ucap Bu Dina sambil memandang Kenzo dengan penuh rasa haru.


Iya Ken,ibu benar.Riyan belum terlalu membutuhkan handphone sebagus itu,paling paling dia gunakan buat main game.


Timpal Zia membenarkan perkataan Ibunya.


ish ibu dan kakak,fitnah tuh kak kenzo.Riyan jarang lho main Game.


Iya kak Kenzo tahu kok.Jadi kamu harus gunain hp ini sebaik mungkin.Main game boleh asal tahu waktu.Perbanyak belajarnya dari pada main gamenya.Ok!


ucap Kenzo menasehati adik ipar kecilnya itu.


OK kak!


ucap Riyan dengan senyuman lebar diwajahnya.


oh ya nak Kenzo,ibu mau bertanya sesuatu padamu.


sela Bu Dina di sela sela obrolan mereka.


Iya Bu,silahkan.


jawab Kenzo sambil mengelus kepala Riyan.


Kalau boleh ibu tahu,kira kira kapan kalian akan mendaftarkan pernikahan kalian di KUA?


tanya Bu Dina dengan serius sambil mentapa Zia dan kenzo.


Insyaallah minggu depan Bu Sekalian mama saya juga akan bikin selametan katanya.Kami masih menunggu papa pulih.Karena beliau masih butuh istirahat untuk beberapa hari.


Jawab Kenzo.


oh baiklah nak,ibu lega mendengarnya.


ucap Bu Dina dengan tersenyum,terlihat jelas tidak ada lagi rasa khawatir lagi diwajahnya.


Malam pun semakin larut.Saat ini Zia dan kenzo berada dikamar nya.


Ken makasih ya udah ngasi hadiah buat keluargaku,terutama hadiah buat Riyan.


ucap Zia tulus,sambil mengelus ngelus dada Kenzo dengan lembut.


Iya sayang.


jawab Kenzo yang tengah memeluk Zia.


Kapan kamu beli hp itu,kog aku nggak tau.


Tanya Zia dengan jari jari tangannya menelusuri wajah Kenzo.


Aku tadi nyuruh Handoko .


Kenzo menjawab pertanyaan Zia sambil lidahnya bermain main dileher Zia.Hingga Zia merasakan geli diseluruh tubuhnya.


Ken,


Zia berusaha menahan suaranya agar tidak mengeluarkan *******.


Sedangkan Kenzo sengaja melakukan hal hal yang sekiranya bisa membuat Zia merasakan geli dan gerah.Zia menggeliat kan tubuhnya karena sentuhan lidah dan tangan Kenzo.


Zia menghentikan aksi nakal Kenzo dengan memegangi tangan Kenzo.

__ADS_1


Kenzo menghentikan aksinya di manatap Zia lekat lalu bertanya kenapa?aku sudah tidak tahan Zi.


ucap Kenzo lembut dengan binar mata yang sudah diselimuti oleh gairah.


Ken,aku ingin menanyakan sesuatu padamu.


tanya Zia dengan wajah yang serius.


Soal apa itu?


tanya Kenzo penasaran.


Ken,apakah aku boleh bekerja dikantor mu?aku tau aku hanya lulusan SMA.Jadi kalaupun aku bekerja sebagai office girl pun aku mau Ken.


ucap Zia lalu menundukan wajahnya.


Kenzo mengerutkan dahinya,lalu ia memegang dagu Zia dan mengangkatnya agar Zia menatapnya.


Katakan padaku,apakah kamu sedang butuh uang?bukankah aku sudah memberikanmu kartu debet dan credit card.Kenapa kamu masih mau bekerja?


Tanya Kenzo sambil memicingkan matanya.


Bukan begitu,aku hanya ingin menyicil hutangku pada mu dengan uang ku sendiri.


Dan,bukankah kamu sendiri dulu yang nyuruh aku jadi asistenmu.


ucap Zia sambil memanyunkan bibirnya.


Kenzo terdiam sejenak,lalu ia memeluk Zia lagi.


kamu pikir aku akan setega itu padamu.Aku melakukan itu hanya karena agar kau selalu berada didekatku.Aku tidak sungguh sungguh untuk meminta uang padamu.


ucap kenzo sambil mengelus elus rambut Zia.


Maksud mu apa Ken?


Ya ampun,kenapa aku mencintai gadis oon sepertimu sih,


ucap Kenzo gemas,sambil menarik kedua pipi Zia.


Hutang kamu sudah lunas karena kamu sudah menjadi istri aku.


Jadi jangan bahas masalah ini lagi ya.


lanjut Kenzo menjelaskan.


Zia terdiam ,otaknya sedang meresap


omongan Kenzo.Lalu kemudian Zia tersenyum senang.


Kalau benar begitu maka malam ini aku akan memberikan mu hadiah.


ucap Zia yang langsung mencium bibir Kenzo dan ia lanjutkan dengan menciumi tubuh Kenzo.


Kenzo heran karena Zia bersifat agresif kali ini.Namun ia juga merasa senang karena Zia sudah tidak malu malu lagi dan terkesan mendominan dengan permainan yang mereka mainkan entah sudah berapa kali.


Sehingga mereka pun terlelap tidur karena kecapek an.


Saat adzan Subuh berkumandang,Zia bangun dan bergegas mandi,tak lupa ia juga membangunkan Kenzo untuk sholat subuh berjamaah.


Awalnya Kenzo masih enggan untuk bangun karena kali ini tenaganya seperti terkuras habis.


Namun Zia mengancam Kenzo,jika Kenzo tidak bangun maka Zia tidak akan lagi memberi Kenzo jatah.


Ancaman Zia mampu membuat Kenzo Ketakutan,lalu Dia pun bergegas ke Kamar mandi.


Zia cekikan melihat tingkah Kenzo.


Setelah sholat subuh betjamaah,Zia mengajak Kenzo untuk jalan jalan meghirup udara pagi.


Zia dan Kenzo berjalan hingga ke persawahan.


Kenzo dan Zia duduk di pinggiran sungai sambil menikmati prmandangan sawah yang hijau dipagi hari.


Kenzo,kamu tau nggak sawah ini punya siapa.


tanya Zia sambil membentangkan tangannya.


nggak,emang nya punya siapa?


Kenzo balik nanya ke Zia.


ya milik yang punya lah.Masa iya punya aku.


jawab Zia cekikikan geli dengan jawaban konyolnya.


Kenzo memicingkan alisnya,lalu mengacak ngacak rambut Zia.


Kenzo,kamu tau gak kenapa petani nanam padi di sawah.


tanya Zia lagi sambil nenunjuk tanaman Hijau yang ada didepan mereka.


Ya iyalah kalau nggak ditanam disawah emangnya mau ditanam di mana lagi?di lapangan?


jawab Kenzo penuh dengan keyakinan bahwa kali ini jawabannya benar.


salah.


celetuk Zia sambil menggerak gerakan jari telunjuknya didepan wajah Kenzo.


terus?


tanya Kenzo penasaran.


karena kalau nanem nya ganja,entar ditangkap polisi .


jawab Zia lalu ketawa kegirangan karena sudah berhasil membodohi Kenzo.


Kenzo menggelitiki Zia karena sudah membodohinya.


Zia pun meminta ampun pada Kenzo dan memohon untuk berhenti menggelitiknya.


Mereka berdua pun memilih untuk segera kembali kerumah,karena matahari semakin tinggi.


di perjalanan pulang,Zia dan Kenzo sama sama mengenang masa kecil mereka.

__ADS_1


Dulu Bian ,Zia dan Kenzo sering main bersama.Mereka bertiga juga sering mandi bersama di sungai yang tepat berada di kaki bukit.


Sesampai di rumah Zia dikagetkan oleh Bian yang langsung memeluknya.


__ADS_2