Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Akhirnya,aku menemukanmu.


__ADS_3

Hari ini adalah akhir tahun,Zia masih anteng di balik selimutnya.Ia mengabaikan kokokan ayam jantan yang berasahut sahutan.Tidak seperti hari hari sebelumnya,hari ini Zia males bangun pagi.


drrttt...drttt...drtt.


Zia merasakan ada getaran kecil dibalik bantalnya.Ia merogohnya, ternyata ada panggilan masuk di handphonenya.


Bian Calling.


Zia mengusap ke atas layar handphonenya lalu berkata.


^^^"Hai Bi,ada apa pagi pagi udah nelpon.".^^^


tanya Zia dengan suara paraunya.karena nyawanya belum terkumpul seutuhnya.


"Ya ampun Zi,ini udah siang kale kog masih tiduran aja.bangun woy entar rejeki lo dipatuk ayam".


^^^"crewet lu ah kayak emak emak".ada apa?^^^


(Zia dan biyan manggilnya lu,gue.karena Bian yang minta.Biar gaul kayak anak kota katanya.Biasalah anak alay.Dan zia mengamininya.karena kalau tidak bian bakalan merajuk)


Zi,nanti malem jadi kan kita ke alun alun kota ?


tanya Bian ingin memastikan


^^^"iya jadi lah.entar malem lu kerumah gue ya jam 7.ok."^^^


"ok beb"


^^^Ya sudah gue lanjutin mimpi dulu.bye.bye..^^^


pamit zia mengakhiri obrolannya dengan Bian.


Tepat jam 7 malam Zia dan Bian berboncengan. menuju alun alun kota J.Dengan zia menjadi drivernya.walaupun Bian cowok tapi Bian berperawakan letoy.Jadi walaupun Zia sering berboncengan dengan Bian tidak ada satupun tetangga mereka yang menggunjingnya.Karena sudah tau perawakan Bian yang kemayu.Apalgi mereka sudah lama bersahabat.Kemana mana berdua.Ibarat botol Zia botolnya dan Bian tutupnya.hehehehe.


Satu jam kemudian mereka sampai di Alun alun kota J.


Mereka ke sana untuk menikmati malam tahun baru berasama.Karena sudah Dua tahun mereka tidak bertemu.


Eh Zi,kita naik itu yuk.ajak Bian sambil nunjuk biang lala,salah satu wahana yang ada di alun alun kota J.


Kuy lah gaskan,siapa takut.Zia menerima ajakan Bian.


Mereka berdua pun naik Biang lala dan menikmati keindahan kota J* dari atas keranjang biang lala.


Puas menaiki biang lala,Bian menarik Zia ke wahana Komedi putar.Dan mereka pun naik komedi putar.


Selang berapa menit mereka turun dan lanjut ke rumah hantu.Sebenernya Bian gak mau diajak masuk.Cuman Zia mengancam kalau Bian tidak masuk dia akan meninggalkan Bian di Alun alun sendirian.Dan dengan terpaksa Bian pun ikut masuk.


Baru masuk Bian dikagetakan oleh hantu mbak Kunti reflek Bian menjerit.Zia ketawa menikmati raut wajah Bian yang terlihat lucu karena ketakutan.


satu persatu hantu mulai bermunculan.Bian pun menjerit,melompat,dan mengabsen segala jenis binatang dengan memeluk Zia erat sambil menutup kedua matanya.Zia cuman geleng geleng kepala melihat tingkah Bian.Dan akkhirnya mereka keluar juga dari wahana Rumah hantu.Bian dengan nafas ngos ngosan langsung mencari tempat duduk untuk menenangkan Diri.


Zia mengekori Bian dan berakata"Bian kita main itu yuk".ajaknya sambil menunjuk ke arah permainan lempar kelereng


Tunggu beb,aku masih ngumpulin nyawa.


Jawab Bian dengan nafas yang masih ngos ngosan.Namun Zia tak mengindahkannya,Zia langsung menarik tangan Bian untuk mengikutinya ke area permainan.


Zia pun membeli sepaket kelereng seharga Sepuluh Ribu Rupiah.Kemudian mulai melemparkannya satu persatu.Jika kelerengnya lolos dari lubang Zia dan Bian bersorak gembira,namun jika kelerengnya masuk ke lubang mereka mengumpat.


Mereka bermain kelereng tapi seakan akan lagi nonton pertandingan sepak bola,sangat heboh,mengabaikan tatapan pengunjung lainnya.


Setelah selesai mereka membawa satu kresek snak hadiah dari permainan tersebut.


Lalu Zia membeli jus strawbery kesukaannya, dan sebungkus popcorn.Sedangkan bian membeli jus alpukat tanpa membeli popcorn karena sudah punya beberapa snak ditangannya.Kemudian mereka mencari tempat duduk yang ada dipinggiran alun alun.Mereka duduk di rerumputan sembari mengobrol dan menyeruput jusnya masing masing.


Eh Zi,panggil Bian


Apa,gue disini napa manggil manggil.jawab zia sambil terus memasukan popcorn ke mulutnya.


eh lu tau gak?.tanya Bian


Kagak! sahut Zia dengan spontan


Eh buset dah nih anak nyebelin,pingin tak cium.kesal Bian lalu melempari Zia dengan snack.


Emangnya lu doyan ama cewek?goda zia pada Bian


Kagak,tapi kalau ceweknya itu lu, gue mau.


Jawab Bian sambil nyengir kuda.Yang langsung dapat ancaman bogem dari Zia.

__ADS_1


Heh gue serius kali beb.lanjut Bian sambil menyeruput Jusnya.


Apaan Sih?


tanya Zia sambil menghadap ke Bian.


Gue tadi ketemu Dara pas mau kerumah lu.Dia bilang minggu depan ada acara reuni alumni SMP LENTERA BANGSA angakatan 2015.lu mau ikutan nggk?


Tanya Bian penuh harap, bahwa sahabat nya ini menganggukan kepala.Karena dia tau bahwa zia gak pernah mau kalau diajak kumpul kumpul.


Ok,gue ikut.Jawab Zia lalu memakan pocornnya.


Yes,seru Bian dan langsung mengetikan sesuatu di layar handphonenya.


Lu chatingan sama siapa beb?selidik Zia sambil mengintip handphone Bian


oh.ini gue lagi ngabarin Dara kalau lu mau gabung.Gue invite lu digrup ya?


Jangaaannnn!!seru Zia yang langsung merampas hp Bian.


ish,lu apaan sih main ngerampas aja.Sini balikin hp gue.Bian mengambil hpnya dari tangan Zia.


Eh Bi,jangan invite gue ke grup ya.Gue males tau bi kalau hp gue berisik bunyi klentang klenting.please!.mohon Zia ke Bian sambil negedip ngedipkan kedua matanya.


*u**dah telat,noh lihat hp lu*.Bian melemparkan tatapan matanya ke hp Zia.sambil nyengir tanpa dosa.


Dengan berat hati Zia membuka aplikasi WA di lihatnya sudah ada seribu obrolan lebih di Group.


Buset dah ini grup udah kayak emak emak komplek yang lagi arisan.seloroh zia sambil mengscroll cepat layar handphone nya.


Ini yang mereka omongin apaan sih?pusing gue bacanya.Zia meletakan hpnya terus lanjut memasukan popcron ke mulutnya.


Zi,panggil Bian lagi.


Seketika Zia Reflek menoleh dan cekrek,Bian telah berhasil memotret Zia.Dan langsung dia kirim ke Grup chating.


seketika handphone Zia berisik.Tapi zia mengabaikannya.


hanya Bian yang sibuk menanggapi obrolan teman temannya di grop.Dengan sesekali tersenyum,dan detik kemudian ketawa terbahak bahak.Zia yang melihat Bian bergidik ngeri.kemudian Bian berteriak"aahhh!".


Zia reflek membungkam mulut sahabatnya itu.Sambil bilang sorry ke orang orang di dekat mereka.karena memandang mereka aneh.Maklum di alun alun kan banyak orang gak cuman mereka berdua.jadinya Zia merasa malu sendiri dengan kelakuan sahabatnya itu.


Eh Zi,lu tau gak siapa yang chat gue.ucap Bian penuh antusias dan juga gugup.


Emangnya siapa?Mas Anang kah,apa katanya?


Apa dia mau konser malam ini?mana,mana?


Zia celingukan kanan kiri.yang langsung dapat tonyoran dari Bian.


Dasar gadis sableng.omel Bian


Au ah gelap.goda Zia sambil memeletkan lidahnya ke Bian.


eh Zi...sumpah ya..lama lama gue cium lu ya...gadis sableng.Bian berkata sambil memanyunkan mulutnya.yang langsung ditonyor zia.mereka pun tertawa dengan kekonyolan mereka.


Selang berapa detik setelah mereka capek tertawa.Mereka pun hening sejenak.Zia pamit pergi membeli minuman.Zia membeli dua botol minuman. Fan** strawbery untuk dirinya dan coca**** untuk bian.


Kemudian Zia duduk kembali di dekat Bian.


Nih beb, Zia memberikan satu botol minuman yang telah dibelinya.


Thanks beb.ucap Bian dengan gelagat aneh.


Khemm,Zia menyahuti sambil membuka tutup botol minumnya lalu meminumnya hingga habis separuh.


Bian dengan gugup berbicara pada zia.


Zi,sebenernya tadi yang ngechat gue itu si Kenzo.Dia bilang dia juga ada disini jadi dia mau gabung sama kita.


Zia menghentikan ritual minumnya.Dia menatap Bian sambil memicingkan matanya.


Maksud lo Kenzo si penghianat itu.selidik Zia pada Bian.


Bian menjawab dengan tiga kali anggukan.


Nggak boleh!awas ya kalo lu berani ngundang dia kesini.ancam Zia dengan mengepalkan bogem di depan wajah Bian.Bian pun seketika gemetar.karena dia sangat tau watak Zia seperti apa kalau sedang marah.


Zia pun langsung meneguk kembali minuman yang tinggal separuh ditangannya itu.


Tapi Zi,

__ADS_1


Bian menjeda ucapannya.Dia melihat kearah belakang Zia.Lalu melanjutakan perkataannya "Zi,Kenzo ada di belakang lu.ucap bian dengan hati hati.


seketika Zia menyemburkan minumannya ke wajah Bian.


A..aaa....apaa!suara Zia tercekat.


Zia menoleh kebelakang ada sepasang kaki berdiri tepat dibelakangnya,Zia mendongak kan wajahnya untuk melihat siapa itu.Zia kaget dan langsung berdiri,Zia meraih tangan Bian dan menariknya pergi mengabaikan sapaan Kenzo kepadanya.


Zia bergegas pergi sambil terus memegang tangan Bian dengan erat untuk meluapkan emosinya.Bian hanya diam saja,dia tidak berani protes.


Kini mereka sudah berada di tempat motornya yang terparkir di pinggir Jalan Raya.


Zia langsung memakai helm nya yang diikuti oleh Bian.ketika Zia mulai menstater motornya dan hendak tancap gas,tiba tiba Kenzo berdiri tepat di depan motor Zia.Kenzo menghalau Zia agar tidak pergi.


Minggir!!!!bentak Zia pada Kenzo.


Namun Kenzo tak mengindahkan ucapan Zia.Dia tetap tak bergeming.


Zi,tunggu dulu aku mau ngomong.


ucapnya lirih berharap agar gadis didepannya ini tak pergi.


Aku gak mau lagi ngomong sama kamu!


kamu minggir nggak,kalau nggak aku tabrak nih.


Zia membunyikan klaksonnya.dengan sorot mata penuh amarah.


akhirnya mau tak mau Kenzo pun mengalah.Dia menepi mempersilahkan Zia pergi.Kenzo menatap kepergian Zia.


Tanpa sengaja dia melihat plat nomor motor Zia.Dia mengingat ingat seperti pernah melihat motor itu.Tapi dimana?Dia terus memikirkannya hingga beberapa menit kemudian dia ingat.


"Ternyata kamu gadis diparkiran Alfamart.Gadis yang jutek itu.Akhirnya,aku menemukan mu". gumam Kenzo dengan senyuman diwajahnya.


Bian dan Zia akhirnya pulang,mereka tidak jadi menikmati pergantian malam Tahun Baru di Alun alun kota.


*Di Rumah Zia*


Bian mengekori Zia hingga masuk kedalam Rumah.Mereka duduk di sofa.


Zia masih Kesal dia mengomel karena rencananya batal gara gara Kenzo.Bian mencoba menenangkan hati Zia dengan berkata.


"Ya sudah kita beli sosis aja yuk di supermarket,sama beli friedchicken.Kita beli sekalian buat Ibu dan Riyan.Gimana?


ucap Bian mencoba merayu Zia agar tidak uring uringan lagi.


Zia melirik tajam Bian,lalu berkata "Tapi kamu yang traktir".


iya,iya,siap boss.


jawab Bian dengan membentuk tangan ok.


Ya sudah yuk,keburu tutup entar.


lanjut Bian kemudian menarik tangan Zia.


Mereka pun menikmati pergantian Malam Tahun baru dirumah Zia.


Mereka mengobrol sambil menyantap makanan di teras rumah.


Kenapa kalian gak jadi ke Alun alun,katanya mau kesana.tanya Bu Dina di sela sela makannya.


Lapangannya Banjir.Jawab Zia ambigu.


Banjir?tanya Bu Dina heran lalu melanjtkan pertanyaannya"Kenapa bisa banjir,kan seharian ini gak ada hujan".


Banjir pengunjung bu.jawab Zia tanpa dosa karena sudah menggodai ibunya.


Bu Dina pun langsung menjewer telinga Zia.


Sontak Zia mengaduh kesakitan,Tapi hal itu malah menjadi tontonan yang menghibur bagi Bian dan Riyan.Mereka pun menertawai Zia.


Mereka melanjutkan obrolan hingga jam Dua belas malam.Riyan masuk ke dalam Rumah dan keluar dengan membawa tiga buah petasan dan sebungkus kembang api.


Bian,dan Zia membakar petasan itu dan menghadapkannya ke atas.Petasan pun meletus di Udara,menghiasi langit malam.


Setelah itu,Bu Dina mengajak Riyan masuk dan menyuruh nya untuk Tidur karena malam sudah larut.


Sedangkan Bian dan Zia masih berada di teras Rumah sambil bermain Kembang Api.Mereka berdua saling bercanda.


Tepat jam Satu malam,Bian pun pamit untuk pulang.

__ADS_1


__ADS_2