Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Merayu kenzo


__ADS_3

Dua hari sudah Kenzo dan Zia diem dieman.


Kenzo menyibukan dirinya dengan pekerjaan nya.Sedangkan Zia selalu mencoba mencari perhatian Kenzo.Namun Kenzo tak menanggapinya.


Dalam Dua hari ini Kenzo selalu pulang malam.Dia sengaja menghindari Zia


Bukannya Kenzo membenci Zia.Dia hanya lelah dengan keadaan.Kenzo ingin memberikan ruang agar Zia menyadari perasaannya.


Zia mulai merasa sedih karena Kenzo mengabaikannya,namun Zia sadar bahwa ini semua karena salahnya sendiri.Suami mana yang tak kesal bila istrinya selalu menolak untuk disentuh.


Malam ini Zia mencoba untuk merayu Kenzo,dengan cara membuatkan nya makan malam,ya meski malam malam berikutnya masakannya tak pernah disentuh.Karena Kenzo selalu pulang larut.


Tepat jam 12 malam,suara mobil Kenzo terdengar berhenti di parkiran,Zia yang sedari tadi tiduran disofa pun segera beranjak menghampiri Kenzo.


Zia menyalami Kenzo,dan meraih tas kerja Kenzo untuk dibawa masuk.Kenzo bersikap biasa saja.Meski dalam hatinya ada sedikit perasaan bersalah.karena sudah tiga hari mengabaikan Zia.


Ken,panggil Zia menghentikan langkah Kenzo.


kenzo pun berhenti dan menoleh pada Zia.


Iya Zi,ada apa? kenzo menoleh dengan tangan kanan nya dimasukan kedalam saku celannya.


Ken,aku sudah membuatkan mu makanan,apakah kau mau makan malam bersamaku?


tanya Zia ragu ragu.


Kenzo pun melirik ke meja makan,yang ternyata disana sudah ada beberapa hidangan.


Kenzo menatap Zia lalu betkata"Maaf Zi,aku masih kenyang,tadi habis makan malam sama klien.


jawab Kenzo dengan ekspresi datar.


Oh gitu,baik lah,aku akan membuatkan mu kopi.Ucap Zia lalu berjalan ke dapur,Namun ucapan Kenzo menghentikan langkahnya.


Tidak usah Zi makasih ,tapi aku sedang tidak ingin minum kopi.aku mau istirahat,aku capek.


Zia berbalik dan tersenyum pada Kenzo.Meski hatinya sedih karena Kenzo selalu menolak perhatiannya.Lalu Zia berkata."oh baiklah,silahkan.Selamat malam.


ucap Zia dengan senyum yang ia paksakan.


Kenzo hanya mengagguk tanpa membalas ucapan Zia.


Kenzo menutup pintu kamarnya,tubuhnya langsung merosot kelantai dengan posisi kaki kiri menekuk sedangkan kaki kanannya berselonjor.


Kenzo meremas rambutnya,dalam hatinya ia sangat merindukan Zia.Namun Dia tahan.Sebenarnya dalam tiga hari ini Kenzo tidak nafsu makan,Bahkan tadi malam Dia sengaja berbohong pada Zia bahwa dirinya sudah makan malam.


Zia,aku kangen.maafin aku.


gumamnya.


Kenzo masih dengan posisi yang sama dengan kepala yang bersandar di daun pintu,sedangkan matanya ia pejamkan untuk mencari ketenagan batin.


Sedangkan Zia membuang semua makanan yang telah susah payah ia siapkan untuk Kenzo.Namun tak tersentuh sedikit pun.


Zia mencuci semua piring,tak terasa air matanya mengalir di pipinya.Dia menengadahkan kepalanya ke atas agar cairan bening itu mau berhenti.


Kali ini Zia tidak merasa kesal ataupun marah pada Kenzo,dia sadar ini adalah hukuman baginya.Dia berusaha untuk tegar dan tidak akan pernah menyerah.


selesai dengan aktifitas dapurnya,Zia pun masuk kekamarnya,sebelum masuk,Zia menatap pintu kamar Kenzo yang tetutup rapat.Zia menghela nafas beratnya,lalu masuk kedalam kamarnya.


Zia melaksanakan sholat isya',kemudian dilanjutkan dengan Sholat Istikharah.Untuk menenangkan Batinnya.


Ke esekoan paginya Zia sudah sibuk didapur,menyiapkan sarapan buat Kenzo.Zia berharap kali ini Kenzo mau memakan masakan nya.


Tepat jam 7 pagi Kenzo sudah siap untuk berangkat ke Kantor,Zia menyuruh Kenzo untuk sarapan terlebih dahulu.Namun Kenzo menolaknya,dan berkata bahwa dia ada meeting penting.Zia tidak memaksa Kenzo,dia mengerti bahwa Kenzo berusaha menjauhinya.


Namun Zia tidak mau kejadian sebelumnya terulang,Dia akan terus bertahan.karena Zia sudah menetapkan hatinya pada Kenzo.


Zia berusaha untuk tetap tersenyum dihadapan Kenzo.Meski hatinya perih,atas sikap dingin Kenzo.


Akhirnya seperti hari hari sebelumnya,Kenzo berangkat ke Kantor tanpa menyentuh sarapan yang sudah Zia siapkan.


Zia menatap kepergian Kenzo dengan senyuman diwajahnya,berharap suaminya itu akan memafkannya.


setelah kepergian Kenzo,Zia masuk kedalam kamarnya dan menelphone ibunya.


Halo Assalamualaikum.


ucap Zia kala panggialnnya terjawab.


Waalaikumsalam nak.


jawab Bu dina di ujung telephone.


Ibu apa kabar,Zia kangen Ibu dan juga Riyan.


ucap Zia lirih dengan menahan tangisannya.


Kami baik baik saja,kalian bagaimana disana?

__ADS_1


tanya Bu dina menanyakan kabar Zia dan Kenzo.


Alhamdulillah kami juga baik bu.


dan tangis Zia pun pecah.


Zia sayang,kenapa kamu menangis,apakah kamu bertengkar dengan suami mu?


tanya Bu dina curiga karena Zia bukan lah type orang yang mudah menangis.


Tidak Bu,Zia hanya kangen sama ibu.Zia merasa kesepian,karena Rumah Kenzo sangat besar,sedangkan cuman kami berdua yang tinggal disini,dan Zia jadi ingat sama ibu dan Riyan.


ucap Zia berbohong,agar ibunya tak kepikiran.


Oh,yasudah besok besok kalau suami mu libu kerja,kamu main kerumah ibu.Ibu bakalan masak makanan kesukaan mu.


ucap Bu dina mencoba menghibur putrinya itu.


Baik bu,insyaallah akhir pekan ini Zia kesana.


ucap Zia dengan senyuman di bibirnya.


Lalu Zia pun mengucapkan salam dan mengakhiri panggilannya.


sebenarnya Zia merasa bosan hanya berdiam diri dirumah,meski terkadang Zia menyibukan diri dengan bersih bersih.Dan kadang mengobrol dengan sahabatnya,Bian lewat telephone.


Zia masuk kekamar Kenzo yang memang tidak pernah dikunci.Zia menysuri setiap sudut Ruangan itu.Zia mulai membersihkan kamar Kenzo,Bahkan Zia mengganti bedcovernya dengan yang baru,meski yang sebelumnya masih bersih.


Hari ini Zia berinisiatif untuk membawakan Kenzo makan siang.Zia sudah benar benar bosan hanya berdiam diri saja.


Zia pergi ke kantor Kenzo dengan naik ojek.Tadi sebelum berangkat,Zia sudah beratanya terlebih dahulu ke pada Pak satpam perihal Kantor Kenzo.


*Di kantor Kenzo"


Begitu sampai di depan kantor Kenzo,Zia langsung menuju ke resepsionis.


Halo mba,ada yang bisa saya bantu?


Tanya Resepsinonis itu dengan senyuman diwajahnya.


Maaf mba,saya ingin bertemu dengan Kenzo.


ucap Zia memyampaikan niatnya.


Maaf mba,kalau boleh saya tahu nama mba siapa ya?apakah sudah bikin janji sebelumnya?


tanya Resepsionis itu lagi.


Nama saya Zia mba,mba bilang aja ke kenzo pasti dia bakalan ngerti.


jawab Zia asal karena tidak tahu harus menjawab apa lagi.


Maaf mba.Boss kami tidak bisa menerima sembarangan tamu. terkecuali sudah buat janji sebelumnya.


ucap Resepsionis itu sambil memperhatikan penampilan Zia.


Oh gitu ya mba,baikalah makasih


ucap Zia lesu.


Zia pun berbalik untuk pergi baru beberapa langkah Zia mendengar resepsionis itu berbicara tentangnya.


Eh siapa lagi itu?tanya salah satu karyawati disana pada resepsionis.


ya biasalah mba,mungkin salah satu penggemarnya Boss,secara kan boss kita itu ganteng banget.Gadis mana sih yang gak tergila gila.Aku aja siap dibawa kepelaminan kapan pun juga.


celetuk resepsionis itu cekikikan.


Zia menatap tas yang berisi bekal makan siang untuk Kenzo,Zia nampak lesu dan menghela nafasnya.


Bahkan masakan ku pun tak berjodoh dengannya.


keluh Zia lesu.


Zia pun beranjak pergi melangkahkan kakinya dengan perasaan kecewa.


Nona Zia,tunggu.


seseorang menghentikan langkah Zia.


Zia menoleh dan mencari siapakah orang yang memanggil namanya.


seseorang lelaki yang berbadan tegap berlari menghampiri Zia.


Nona Zia,apakah anda ingin bertemu dengan Tuan Kenzo?


tanya lelaki itu pada Zia.


Zia pun mengangguk,mengamini pertanyaan lelaki tersebut.

__ADS_1


Maaf,apakah bapak kenal saya?tanya Zia pada lelaki dihadapannya itu.


Ya iyalah non,masak saya nggak tau sama istri boss saya sendiri.


celetuk lelaki itu sambil tersenyum melihat kebingungan Zia.


sssttt,jangan keras keras ngomongnya pak.


ucap Zia sambil menaruh jari telunjuk di bibirnya dan melihat sekitarnya,takut ada yang mendengar.


Lelaki itu pun hanya tersenyum lebar,lalu berkata "mari non saya antar keruangan Tuan".


Dan akhirnya Zia pun pergi ke Ruangan Kenzo dengan diantar oleh lelaki itu,Dan Zia baru ingat setelah lelaki tersebut memberitahukan Zia,bahwa ia adalah salah satu bodyguard yang diajak Kenzo ke acara pernikahan mereka.


Zia tersenyum tulus dan mengucapkan terimakasih.


Silahkan Nona tunggu saja disitu.Tuan sedang meeting diluar.Mungkin sebentar lagi datang.


ucapnya sambil beralalu pergi,meninggalkan Zia sendirian di Ruangan Kenzo.


Zia melihat lihat Ruangan yang besar itu,dimana banyak buku buku yang tertata rapi di rak.


Ruang kerja Kenzo sangat besar,ukurannya dua kali lipat dari kamar Zia.


Zia begitu takjub karena ternyata Kenzo adalah seorang pengusaha yang sukses.Sedangkan dirinya hanya lah gadis biasa dan tidak berpendidikan tinggi.


Zia menjadi kecil hati dengan kenyataan yang tengah ia hadapi sekarang.


Dia pasti sangat digilai oleh para gadis yang 1000X lebih baik dari ku,apalah dayaku hanya remehan rengginang.


gumam Zia sambil mengayun ayunkan kedua kakinya.sedangkan kepalanya tertunduk lesu.


Zia menatap tas yang berisi bekal makanan yang ia taruh diatas meja.


Zia menunggu Kenzo cukup lama,hingga akhirnya ia pun ketiduran disofa.


Zia,zi..bangun.


Zia membuka matanya saat mendengar seseorang membangunkannya.


Kenzo.ucap Zia lalu membenarkan posisinya,Zia segera duduk dan merapikan rambutnya.


maaf ken,aku ketiduran.ucapnya dengan nada gugup karena Kenzo tengah menatapnya.


Kenzo duduk di sebelah Zia,dan ia bertaya kamu kenapa kesini?tanya Kenzo basa basi,padahal dia sudah tau kalau Zia datang untuk membawakannya makan siang.


umm,ini aku bawain kamu bekal buat makan siang.


ucap Zia ragu ragu,sambil menyodorkan tas hitam yang ada diatas meja.


Kenapa repot repot,aku sudah makan tadi diluar.


ucap kenzo sambil melirik tas yang Zia berikan.


udah tau ini merepotkan,terus kenapa kamu selalu menolak.


monolog Zia dalam hatinya dengan wajah tertunduk.


Lalu dia menatap Kenzo dan tersenyum manis.lalu berkata maaf aku tidak tau,kalau begitu biar aku bawa pulang saja.


ucap Zia sambil mengambil tas bekalnya,dan segera berdiri.


Melihat Kenzo yang hanya diam,Zia pun tersenyum getir dan berkata.


aku permisi dulu,maaf sudah menggangu waktu mu yang berharga.


ucap Zia sarkas.


Lalu melangkah kan kakinya hendak pergi meninggalkan ruangan Kenzo.


Kenzo meraih tangan Zia ketika melwatinya,membawa Zia kedalam pelukannya.


Kenzo memeluk Zia erat,seakan tak rela jika Zia pergi.Zia tertegun sejenak,lalu Zia pun memeluk kenzo dengan tas bekal yang masih ada ditangnnya.


Zia menagis dalam pelukan Kenzo,mengeluarkan semua lelah yang ada dalam hatinya.


Jangan pergi,aku kangen kamu Zi.


ucap Kenzo lirih sambil mengecup pucuk kepala Zia.


Zia semakin mengeratkan pelukannya,air matanya pun mengalir semakin deras.


Kamu jahat ken,tolong jangan hukum aku seperti ini.aku tau aku salah,aku minta maaf.


ucap Ziq dalam tangisnya.


Kenzo melepaskan pelukannya dan menatap Zia intens,ada sejuta rindu dalam hatinya yang ingin ia curahkan pada Zia.


Kenzo sudah tidak tahan lagi.Dia pun memberanikan diri bertanya pada Zia

__ADS_1


zia,apakah aku boleh meminta lebih?aku menginginkan hak ku,zi?.


__ADS_2