
Setelah dimas menghilang selama 3 bulan akhirnya Dimas kembali dengan membawa wanita cantik yang di sebut sebagai kekasih nya,Dimas juga saat ini kembali dengan mobil mewah dan kembali mempunyai harta melimpah,Maya yang mengetahui itu semua merasa geram
"Ah sial kenapa Dimas kembali setelah 3 bulan menghilang,dan dia kembali dengan harta yang lebih banyak dari yang kemarin aku ambil"
"Aku tidak mau tau pokok nya Dimas harus kembali lagi pada ku,apapan cara nya aku harus mendapatkan Dimas kembali"
Dimas yang baru sampai di kota ini langsung menemui Iki dan Ajeng sembari memperkenalkan pacar baru nya itu
tok tok tok
"Sayang ini rumah siapa?" tanya kekasih Dimas
"Ini rumah kekasih mantan istri ku dulu"ucap Dimas santai
"Lalu untuk apa kita kesini?"
"Aku ingin memperkenalkan mu dengan mereka semua"
disaat itu pintu di buka dari dalam,bi Inah yang tidak mengenal mereka langsung saja bertanya
"Maaf tuan dan nona,anda cari siapa?"tanya bi Inah
"Saya datang kesini untuk bertemu dengan Amar dan Ajeng,apa mereka ada di rumah?"ucap Dimas memastikan
"Maaf tuan Amar nya sedang tidak ada di rumah tapi ada nyonya Ajeng di dalam,mari masuk"bi Inah mempersilahkan Dimas dan kekasih nya masuk
"Ayo sayang"ajak Dimas kepada kekasih nya
"Silahkan duduk dulu,saya akan panggilkan nyonya dulu"bi Inah pergi untuk memanggil Ajeng
tok tok tok
"Nyonya,ada tamu di bawah ingin bertemu dengan anda",ucap bi Inah
"Tamu siapa bi"tanya Ajeng
"Saya lupa untuk menanyakan nama nya nyonya,tapi dia datang dengan seorang gadis mungkin kekasih nya atas istri nya"
"Baiklah bi,bilang padanya saya akan segera turun,dan tolong buat kan mereka minum dulu ya bi"
"Baik nyonya"
"Sayang apa ini rumah suami nya yang baru?"tanya kekasih Dimas
"Mereka belum menikah sayang?"
"Jika belum menikah mengapa mereka tinggal satu atap"
__ADS_1
"Itu karna dulu aku menjual tempat tinggal Ajeng dan dia tidak punya tempat tinggal akhirnya dia di ajak kemari oleh kekasih nya"
di saat kekasih nya Dimas hendak kembali bertanya bi Inah datang dan meberitahu jika Ajeng sebentar lagi turun
"Tuan dan nona tunggu sebentar nyonya sebentar lagi turun?"
"Oh iya"ucap kekasih Dimas
bi Inah kembali ke dapur untuk membuat kan mereka minum dan makanan ringan
"Sayang kok lama sekali sih"
"Aku juga tidak tau,nah itu dia orang nya" ucap Dimas yang melihat Ajeng turun tangga
"Maaf karna telah membuat kalian menunggu lama"ucap Ajeng tulus
"Oia ada perlu apa kalian kemari"tanya Ajeng
"Aku datang kemari hanya ingin memperkenalkan Dian pelangi dia kekasih ku sekaligus calon istri ku"ucap Dimas bangga
"Oh Hay senang berjumpa dengan mu"ucap Dian
"Aku juga,selamat ya atas hubungan kalian semoga samawa dan untuk kamu Dimas semoga ini menjadi pilihan terakhir buat kamu"doa Ajeng
"Ya terimakasih,dan untuk mu semoga kau dengan kekasih mu itu segera menikah ya"
"Oh,dimana iki kenapa aku tidak melihat nya?"ucap Dimas menanyakan keberadaan anak nya
"Dia sedang pergi keluar dengan amar"jawab Ajeng jujur
"Oh"
"Apa ada hal penting lain nya yang ingin engkau katakan Dimas?"tanya Ajeng ketus
"Tidak aku kesini hanya untuk itu"
"Hhh baiklah kalo begitu maaf aku tidak bisa berlama-lama mengobrol dengan mu,aku ada acar jika kau ingin bertemu dengan Iki datang lah lain waktu"ucap Ajeng setengah mengusir
"Baiklah lagi pula aku juga sudah tidak betah berlama-lama disini iya kan sayang,kami juga ada acara penting yaitu memilih gaun dan cincin berlian untuk pernikahan kami nanti"ucap Dimas sombong seketika membuat Dian malu
"Sayang kamu ini apa-apaan sih,hehe maaf ya mba ajeng"ucap dian yang merasa malu karna ulah Dimas
"Tidak masalah"
Dimas dan Dian pergi dari rumah amar dan Ajeng juga menyusul pergi karna Ajeng ada janji dengan amar dan Iki jika mereka akan menonton film bersama
di lain sisi Maya tidak sengaja melihat Dimas dan Dian sedang memilih cincin di toko yang cukup terkenal seketika membuat Maya cemburu dan naik darah
__ADS_1
"B******k dulu saat kau menikah dengan ku hanya memberikan ku cincin dengan model yang biasa saja,sedangkan dengan wanita itu kau membelikan nya cincin berlian"
"Ini tidak boleh aku biarkan,aku akan mengacaukan semua nya Dimas aku tidak rela jika kau hidup bahagia dengan kekasih baru mu itu"ancam Maya yang terbakar emosi
Dimas yang tidak mengetahui jika seseorang sedang melihat nya dengan seribu kebencian malah tengah asik memilih cincin untuk Dian
"Mas apa ini cocok dengan ku"tanya dian sambil mencoba cincin
"Jika kau yang memakainya semua akan terlihat bagus"ucap Dimas seketika membuat Dian merasa malu
"Mas kamu itu ya"
mereka pun tertawa bersama seperti layak nya sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara,beda hal nya dengan Maya yang terus saja mengutuk Dimas dengan sumpah serapah nya
"Saat ini kalian boleh saja tertawa seperti itu tapi kita lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan terhadap kalian berdua"
"Jika saat itu tiba kita lihat apa bisa kalian berdua tertawa seperti itu,hhh aku tidak sabar melihat kalian menderita"
saat Maya sedang memperhatikan Dimas dengan dian tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang yang menabrak nya dan ternyata itu Iki yang sedang bermain dengan amar dan Ajeng
"Awww sialan anak siapa itu"saat Maya sedang bertanya-tanya amar dan Ajeng datang meminta maaf karna kelakuan anak nya
"Maaf nona anak ku tidak sengaja menabrak anda saya sebagai orang tua meminta maaf atas nama anak saya"ucap Ajeng
Maya kenal dengan suara itu dan langsung saja menampar Ajeng,Ajeng yang tidak tau jika dirinya akan mendapatkan serangan tidak bisa menghindar dan terkena tamparan dari Maya
plak
"Aww"pekik Ajeng amar yang melihat nya seketika saja memeluk Ajeng
"Kau tidak apa-apa Ajeng"tanya amar
"Tidak,aku tidak apa-apa"
"Dasar anak dan ibu sama saja bisa nya hanya mengganggu orang"ucap maya marah
"Maya"pekik Ajeng
"Kenapa kaget,apa kabar Ajeng seperti nya kau hidup damai selama aku tidak mengganggu mu dan keluarga mu"ucap maya
"Maya sudah cukup,apa kau tidak ada niatan untuk bertobat dan memperbaiki semua nya?"
"Hahaha tobat katamu,aku akan tobat jika kalian semua hidup menderita"
"Maya kenapa kau ini sungguh tidak mempunyai hati,kenapa kau senang sekali membuat orang menderita karna ulah mu"
"Karna aku membenci kalian semua"
__ADS_1