Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Hanya ingin berbicara dengan Angga


__ADS_3

Mereka semua sudah ada dirumah sakit, Angga langsung diobati dan Arum sangat begitu khawatir sampai sampai dia bolah balik.


"Arum ayo duduk dulu kamu jangan mondar-mandir kayak gitu Angga pasti akan baik-baik aja"


"Nggak bisa aku nggak bisa diem aja sedangkan Angga di sana belum selamat Hanin aku nggak bisa"


Hanin langsung menghampiri Arum dan mengusap tangan Arum " Iya aku tahu tapi kamu harus duduk jangan berdiri kayak gini terus Angga juga pasti akan baik-baik aja"


Arum dengan patuh akhirnya dia duduk bersama teman-temannya, dia masih sangat gelisah. Bagaimana kalau Angga tidak selamat, pikirannya sudah kemana-mana. Bagaimana kalau misalnya Angga meninggalkannya bagaimana.


**


Sedangkan di kantor polisi Bella sama sekali tidak mau berbicara dia bungkam dan tidak menanggapi satu pertanyaan pun dari polisi.


"Saya dari tadi bertanya sama kamu. Ayo jawab pertanyaan saya sekarang juga ceritakan yang sebenarnya, kamu sudah mencelakai Saudari Angga kan, kamu sudah ingin membunuhnya iya"

__ADS_1


Namun Bella sama sekali tidak mau berbicara dia hanya diam dan tersenyum, dia sama sekali tidak takut dengan pak polisi yang sudah melotot padannya.


"Saya bertanya pada kamu, jangan diam saja kamu " sambil menggebrak meja


"Saya tidak mau berbicara dengan kamu. Saya ingin berbicara dengan Arum baru setelah saya berbicara dengan Arum saya akan berbicara dengan kamu dan berterus-terang apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang saya lakukan"


"Baik saya akan mendatangkan saudari Arum ke sini. Tapi kamu harus berkata jujur dan jangan sampai kamu menutup menutupi apa-apa lagi dari saya"


"Baik saya akan lakukan itu kalau saya bertemu dengan Arum sekarang juga"


"Tidak akan saya tidak akan pernah mengingkari janji saya , saya akan menepati janji saya"


Pak polisi itu segera pergi dan menghubungi Arum karena memang tadi dirinya sudah meminta nomor Arum dan yang lainnya agar gampang dihubungi saja.


"Hallo saya dari kantor polisi, apa ini dengan saudari Arum "

__ADS_1


"Iya benar pak ada yang bisa saya bantu "


"Bisa kamu bantu saya untuk datang kemari dan berbicara dengan saudari Bella karena dia tidak mau mengakui apa-apa, sebelum dia berbicara dengan anda. Bagaimana apakah anda bisa datang kemari sebentar saja untuk bisa mempercepat dan memproses semuanya"


Arum yang langsung melihat Hanin, Hanin sudah mendengarnya dang menganggukan kepalanya untuk Arum pegi "baik pak saya akan kesana "


"Baik saya tunggu Bu "


Sambungan pun terputus dan Arum langsung melihat Hanin lagi " kalau misalnya aku pergi gimana sama Angga, aku nggak mungkin kan tiba-tiba pergi aja, aku gak mau "


"Udah kalian pergi aja, biar aku aja yang disini aku akan jangain Angga kalau ada apa apa aku akan menghubungi kalian, Hanin kamu temenin Arum aja aku gak apa apa kok tunggu disini "


"Yaudah ayo Rum ayo "


Hanin langsung menarik Arum, dirinya tidak mau Arum berubah fikiran lagi, lebih cepat lebih baik, dari pada nanti berdebat kembali dengan Arum, Arum orang yang sulit dan akan kekeh tak bisa dibujuk.

__ADS_1


Ditarik lebih baik, Angga pasti akan baik baik saja dan selamat dirinya yakin Angga akan baik baik saja.


__ADS_2