
Singkat cerita akhirnya Angga dan Arum sudah resmi menikah sekarang mereka sudah ada dirumah mereka sendiri ya meskipun masih mengontrak.
Arum dan Angga masih canggung bahkan mereka belum melakukan malam pertama, mereka yang pada awalnya hanyalah sahabat tiba tiba menikah, bagaimana bila kalian ada diposisi mereka pasti akan sama canggungnya kan.
Arum membereskan tempat tidur dirinya dan juga Angga, menata semua pakaian mereka, dan saat Arum keluar dia melihat Angga yang sedang mengobrol dengan pak rt.
Namun ada yang membuat Arum begitu janggal dengan rumah ini, kenapa hawa dari rumah ini begitu panas, memang dirinya belum melihat apa apa dirumah ini, karena mereka baru saja pindah.
Kemarin sih masih tinggal dirumah Arum namun mereka berdua memutuskan untuk pisah rumah saja, dan Angga yang sudah mempersiapkan ini semua, maksudnya kontrakan ini dia yang mengaturnya.
Arum mengelilingi rumah, masuk kedapur dan melihat ada sebuah gudang yang begitu gelap, saat Arum akan menyalakan lampunya alangkah kagetnya saat ada yang memegang tangannya dari dalam.
"Astagfirullah " Arum langsung menarik tangannya dan mundur sedikit.
Namun Arum yang masih penasaran masuk kedalam, didalam begitu gelap, Arum mengambil ponselnya dan menyorotinya mengunakan senter yang ada didalam ponselnya.
Baru juga menyenterkannya Arum sudah dilihatkan sosok kuntilanak tanpa banyak bicara lagi Arum keluar dirinya tak mau sampai ketahuan kalau dirinya bisa melihat makhluk itu.
__ADS_1
Arum berjalan dengan begitu cepat, sampai sampai dirinya menabrak suaminya sendiri "kemana Rum ada apa "
Arum celingak celinguk "emm kamu dapat kontrakan ini dari mana Angga "
"Ini mamah aku yang cari dan rekomendasiin emangnya kenapa "
Arum langsung membawa suaminya kedalam kamar dan menutup pintunya "hawa dirumah ini gak enak banget Angga, bahkan aku tadi lihat penampakan " bisik Arum dengan pelan
Angga langsung kaget dan mengusap rambut Arum yang panjang "tapi bagaimana aku sudah membayar kontrakan ini selama 1 tahun "
"Apakah kau ingin mencari tempat yang lain, maksudku rumah kontrakan yang baru "
Arum tersenyum dan mengelengkan kepalanya "sepertinya tak usah biar kita disini dulu saja Angga, aku tak mau menghambur hamburkan uang jadi sekarang kau mau makan apa "
"Bagaimana kalau kita makan diluar saja mau tidak "
"Emm boleh kapan kita akan pergi "
__ADS_1
"Sekarang bagaimana aku akan membawa mu kesuatu tempat pasti kau akan suka "
"Aku ganti pakaian dulu "
"Baiklah aku tunggu diluar ya "
Arum hanya mengangguk saja, Angga yang mengerti kalau istrinya belum nyaman keluar dari kamar dan membiarkan sang istri menganti pakaiannya.
Arum langsung mengambil pakaiannya dan mengantinya dengan cepat, lalu keluar dari kamar dan saat dirinya akan menghampiri sang suami, tiba tiba ada barang yang terjatuh.
Angga pun yang mendengar langsung membalikan badannya dan mengambil barang itu lalu menyimpannya kembali ditempat semula.
Angga langsung mengandeng Arum dan pergi dari dalam rumah, mengunci rumah puja baru juga satu langkah didalam rumah mereka sudah berisik sekali dengan barang barang yang jatuh.
Angga melihat dari kaca kalau barang barang memang ada yang jatuh, malahan beberapa barang berjatuhan, Angga langsung menarik Arum dan pergi meninggalkan rumah.
Baru juga hari pertama sudah seperti ini, bagaimana kalau sudah beberapa bulan.
__ADS_1