
Angga keluar dengan terbirit birit dan mencari istrinya yang tak ada "Arum kamu dimana Arum"
Angga langsung mengetuk kamar sebelah dan terbukalah, Arum istrinya yang bangun, "Angga kamu kenapa, ada apa "
"A_ku a_ku dimakar ada hantu Rum "
Arum mengelengkan kepalanya dan "kam sampai lupa pakai baju ya Angga "
"Rumm itu udah gak bener kita harus keluar dari dalam rumah ini, kita gak mungkin terus menerus ada disini, aku gak mau diganggu terus Rum "
"Aku cek dulu ya, aku cek Angga "
__ADS_1
"Jangan Rum serem banget jangan "
Namun Arum tidak mendengarkan kata kata dari suaminya, dia masuk kedalam kamar dan berdiri diam dengan sosok yang masih ada disana.
Arum segera membacakan doa, dan pada alhamdullilah hantu itu pergi, suaminya pun langsung dan mendekati Arum "jadi kita akan tidur dimana gak mungkin kan Rum kuta tinggal disini yang ada aku gak akan betah Rum, yang ada aku terus menerus ketakutan, pokoknya aku akan bilang sama ibu kalau kita gak mau tinggal disini "
"Jangan Angga kasian ibu, kita coba bertahan beberapa bulan lagi jangan seperti itu, siapa tahu nanti hantu itu itu tidak ada lagi. Kita cuman perlu berani dan berdoa pada Allah untuk dapat dilindungi, janga tiba tiba kita pergi "
"Tapi aku takutnya malah makin ekstrem aja Rum kalau kita terus aja diam di sini, nanti kalau makin kacau balau gimana kalau mereka makin makin menjadi-jadi gimana Rum,, itu takutnya terjadi sesuatu sama kamu apalagi nanti kamu diam di rumah sendirian nggak ada aku nggak ada siapa-siapa"
Arum menghembuskan nafasnya, lalu kembali berbaring ditempat tidur, Arum pun ikut tertidur disamping suaminya, Angga terus saja menatap Arum dari samping.
__ADS_1
Arum langsung membalikan badannya dan memegang pipi Angga, meskipun jantunya tak karuan namun tetap saja dirinya melakukan itu "kamu bisa tenang Angga asalkan kita bisa menghadapi mereka ingat derajat kita dengan mereka, jadi kamu tenang ya "
Angga memang tangan Arum yang ada dipipinya dan mengambilnya lalu mengecupnya dengan sayang.
"Aku hanya takut mereka malah terus menganggu kamu dan nanti malah celakain kamu, meskipun aku yang penakut dan gak bisa hadapin tanpa kamu, tapi tetep aja aku takut kamu kenapa napa Rum, kalau kita bicara sama Ibu juga, dia pasti akan ngerti dan gak akan marah Rum, dia pasti akan membiarkan kita pergi "
"Iya aku tahu, tapi biyaya yang sudah dikeluarkan ibu bagaimana, kasian dia sudah membuat kita senang untuk bisa mandiri namun karena alasan hantu dan gangguannya kita pergi "
"Baiklah aku akan mengikutimu Rum, "
Angga menarik Arum masuk kedalam pelukannya, memeluknya dengan erat. dirinya masa bodoh dengan keadaannya yang telanjang buta, yang penting sekarang tidur.
__ADS_1
Arum yang sudah mulai terlelap tiba tiba melihat seorang perempuan cantik, ini mimpikan Arum mengeliling sekitar dan melihat ini memang rumah dirinya dan Angga, namun dirinya melihat seorang perempuan dan laki laki yang sedang bertengkar dan Arum hanya bisa diam tak bisa melakukan apa apa.
Namun tiba tiba...