Misteri Mumi Kiriman

Misteri Mumi Kiriman
File aneh


__ADS_3

“Akan aku cari di file-file pribadi, selain itu juga dicari pada internet-internet tanya ke mbah-mbah yang ada, juga mencari di recycle, siapa tahu masih ada sisa-sisa cinta yang belum terhapus,“ ujar mereka sekaligus melakukan penggeledahan pada semua peralatan yang dibawa maupun pada berkas pribadinya. Untuk saling bahu membahu serta membantu dalam menguak keruwetan permasalahan kali ini yang tengah dihadapi dan persis di depan hidung.


“Aneh ya, benar-benar nggak ada aneh-anehnya ini,“ ujar mereka yang belum menemukan barang sepercik cahaya di tengah kegelapan, kabut misteri. Antara keheranan, terkejut, pusing dan segalanya yang terus tercipta.


“Kayaknya ini bukan raja itu deh.“


Mereka akhirnya berkesimpulan demikian. Tapi pada berikutnya, tentu saja disambung dengan berbagai kepentingan pertimbangannya yang akhirnya menolak kata pertama tadi. Masih terlalu dini untuk mengungkapkan kata akhir, dimana masih banyak berbagai sisi yang tak sesuai dengan logika di lapangan. Belum lagi adanya aspek lain yang mungkin sama dengan benda tersebut, tapi keanehan mengikutinya. Itu juga yang mesti dipikirkan lebih mendalam. Dan memaksa keputusan tersebut ditunda berdasar keadaan yang tampak. Nanti kalau kesemuanya sudah sama persis, sesuai barulah ketuk palu mengakhiri semua kemelut yang mengiringi sang mumi.

__ADS_1


“Mungkin iya mungkin juga bukan.“ Mengingat bahwa raja itu demikian penting maka pastilah penjagaannya sangat ketat dan penuh kewaspadaan. Yang jelas dia kan ada di museum itu menurut kabar dan tak ada yang mengatakan kalau dia keluar dari padanya. Jadi kalau ini memang benar yang dimaksud sebagai orang penting yang dimumikan tadi diambil secara paksa dan rahasia.


“Berarti pencurian dong.“ Kalau mengambil secara paksa dari suatu tempat sementara perijinannya tak ada berarti hal demikian yang bisa dikatakan. Namun begitu, buat apa benda curian diberikan sebagai souvernir hanya untuk menyenangkan hati kawannya punya rekan itu. Disini juga terasa keanehannya. Sebab hal tersebut bakalan jadi rasa tidak nyaman buat sang pemilik benda tadi. Dia kemungkinan bakalan marah, lalu mendendam dan akhirnya menimbulkan kebencian yang hebat.


“Mana tahu?“


Tapi masalah di depannya itu tak kunjung tersibak. Ini berarti rahasianya yang lebih dahsyat, ruwet sekaligus membuat jidat berkerut.

__ADS_1


“Tapi mirip sekali ya?“


Kemiripan itu demikian jelas bahkan melebihi delapan puluh persen atau bahkan mendekati sempurna. Dengan demikian maka semua telah mengarah pada satu sosok raja muda di negeri padang pasir itu.


“Ya mirip bukan berarti sama. Sama pasti mirip.“


Itu yang kali ini menjadi persoalan antara mirip dan sama, semua tinggal pada pembuktiannya. Kecocokan DNA. Dan yang lainnya sebagai bahan banding sebagai keputusan akhir bahwa keduanya identik.

__ADS_1


“Kita cari faktanya.“ Maka kembali semua mencari. Mulai dari buku-buku kuno dalam perpustakaan pribadi mereka atau perpustakaan umum pribadi milik bos. Meskipun lelah, namun rasa penasaran, mengabaikan semuanya. Yang diinginkan adalah segera tuntasnya permasalahan untuk menguak kejanggalan yang kali ini ada di depan mata. Andai ini berhasil, tidak hanya rasa puas yang didapat, namun pengalaman seru juga menambah pundi-pundi memori dalam perjalanan hidup mereka.


__ADS_2