
Mike dan ayahnya tengah berdikusi tentang penempatan Mike di Eropa, ketika telpon genggam Mike berbunyi. Dia melirik ke layar, nampak nama McCroom. Mike meminta ijin ayahnya untuk menjawab telpon tersebut dan bergegas keluar perpustakaan menuju ruang entertainment yang terletak bersebelahan dengan perpustakaan.
‘Ada apa, McCroom?’ tanya Mike berbisik.
‘Dia sudah tahu semuanya. Barusan dia datang ke rumahku dan ngamuk,’ jawab Billy McCroom panik.
‘Dia siapa?’ Tanya Mike. ‘Aku tidak mengerti yang kamu omongkan.’
‘Puti. Tadi malam ternyata Puti mendengar pembicaraanmu ketika kamu menelponku tentang Steve Carroll dan Mrs. Belmont. Dia marah besar.. Dia juga memberiku cek lebih dari 5000 dollar untuk kukembalikan kepadamu.’
‘Kamu bilang Puti datang ke rumahmu di Kent?’
‘Ya dan dia mengembalikan semua uang yang dia dapatkan dari Mrs. Belmont.’
‘Dimana Puti sekarang?’
‘Dia sudah pergi naik Audi abu-abu dan menyuruhku untuk menjauhinya. Aku belum pernah melihat dia semarah itu. Dia nyetir dengan kencang dan sembrono. Aku mengkuatirkan dia,’ Billy McCroom menjelaskan.
‘Oke, akan kuhubungi dia dan akan aku jelaskan semuanya,’ sahut Mike tenang.
‘Lalu harus aku apakan cek ini?’
‘Tolong setorkan kembali ke rekening Puti. Dia telah kerja keras untuk uang itu.’
‘Oke, segera aku setorkan. Tolong kabari aku kalau Puti telah tiba di rumah dengan selamat. Perasaanku tidak enak.’ Billy McCroom menutup pembicaraan.
Begitu pembicaraannya dengan McCroom selesai, Mike segera memencet nomer Puti. Terdengar nada dering. Tapi telpon tidak diangkat. Dia mencoba beberapa kali, hasilnya sama. Telpon tidak diangkat. Dia tidak mau menerima telpon dariku, pikir Mike sambil berjalan menuju ruang keluarga.
Cathy dan Nancy tengah membahas daftar undangan dari pihak keluarga Gray di ruang keluarga ketika Mike masuk.
‘Apakah Puti akan menghadiri resepsi? Dimana aku harus mendudukkan dia?’ Terdengar pertanyaan Cathy.
‘Mom, boleh pinjam telpon sebentar?’ Mike pura-pura tidak mendengar pertanyaan Cathy.
‘Kamu boleh pinjam punyaku,’ Cathy menawarkan sambil mengulurkan hapenya. Mike menggelengkan kepalanya.
‘Aku butuh telpon Mom untuk nelpon Puti. Dia tidak mau menjawab telpon dariku,’ jawab Mike apa adanya.
‘Dia sedang bersama temannya, mungkin tidak mendengar telponnya berbunyi.’ Nancy mencoba menenangkan sambil mengulurkan hapenya ke arah Mike.
‘Dia tidak berada di Poland bersama temannya, Mom. Dia beredar di Kent. Aku harus bicara dengan dia sebelum dia melakukan hal-hal yang konyol,’ sahut Mike sebelum menjauh. Nancy dan Cathy berpandang-pandangan bingung.
__ADS_1
Beberapa waktu kemudian, Mike muncul kembali mengembalikan hape ibunya.
‘Kamu berhasil menghubungi Puti?’ Nancy bertanya. Mike menggeleng. Wajahnya kelihatan kusut.
‘Ada apa?’ Tanya Nancy. Mike kembali menggeleng.
☘️
Hari sudah malam ketika Puti memasukkan mobilnya di halaman rumah. Lampu Natal yang dipasang di dekat jendela sudah menyala terang.
Puti masuk lewat pintu samping yang langsung menuju ke dapur. Mike yang saat itu tengah membuat eggnog bersama Nancy dan Cathy tergopoh-gopoh menghampirinya.
‘Kami semua mengkhawatirkanmu,’ ucap Mike sambil memandang Puti. Dan dia membeku melihat penampilan Puti. Rambut hitam lurusnya yang panjangnya melewati pundak sudah hilang. Dipotong ekstra pendek dengan gaya pixie yang serba runcing tidak beraturan. Dengan model rambut seperti itu, mata bulat gelapnya jadi kelihatan menonjol di balik kacamata jernihnya. Dia kembali seperti remaja. Kembali seperti lima tahun yang lalu saat pertama kali datang ke Amerika. Saat pertama kali Mike berjumpa dengannya dan jatuh cinta.
Wajahnya yang selama beberapa hari kelihatan murung, kembali berseri. Tidak ada semburat kesedihan yang terpancar di wajah itu. Dia mirip pendekar manga di komik-komik Jepang. Percaya diri dan siap melibas musuh-musuhnya.
‘Hai, Mike,’ sapa Puti sembari mendaratkan ciuman hangat di pipi Mike yang masih membeku di depannya. Puti berjalan melewati Mike menuju ke dapur. Ada Nancy dan Cathy di sana yang juga tengah memandang dan menilai penampilan barunya.
‘Maaf, Mom, aku tidak membantu di dapur hari ini,’ ucap Puti.
‘Cathy sudah membantuku dengan baik,’ jawab Nancy sambil tersenyum lebar.
‘Thanks, Cathy,’ ucap Puti tulus sambil mengembangkan senyum manisnya.
‘Tidak terlalu pendek?’ Tanya Puti sambil memegang rambutnya.
‘Sama sekali tidak. Kamu persis tokoh komik Jepang. Muda dan segar,’ jawab ibunya. Mike yang mendengar pendapat ibunya tersenyum. Pendapat yang sama persis dengan pendapatnya.
‘Mana Dad?’ Tanya Puti.
‘Sedang mandi,’ jawab Nancy.
‘Oh, sebaiknya aku mandi juga dulu,’ ucap Puti sambil berjalan meninggalkan dapur.
‘Dinner satu setengah jam lagi,’ teriak ibunya mengingatkan.
☘️
Makan malam menyambut Natal di keluarga Gray berlangsung dengan damai dan ringan. Obrolan di meja makan terjalin dengan manis dan hangat. Bahkan Puti ikut berpartisipasi tanpa perlu dipancing terlebih dahulu. Makan malam berlangsung hampir sempurna. Hampir. Karena sewaktu semua siap meninggalkan meja makan untuk pindah ke ruang keluarga, Mike membuat kekeliruan.
‘Puti, boleh aku bicara sebentar denganmu di perpustakaan?’ Pinta Mike.
__ADS_1
‘Bicara tentang apa?’ tanya Puti enggan.
‘Kuberitahu di perpustakaan,’ jawab Mike.
‘Sebaiknya kita bicarakan di sini. Kurasa Mom, Dad dan Cathy ingin tahu apa yang ingin kamu bicarakan.’
‘Ini tidak ada kaitannya dengan mereka. Ini menyangkut kita berdua. Pribadi.’
‘Tidak ada yang pribadi di antara kita, Mike. Apa pun yang menyangkut aku, mom-dad boleh tahu. Dan yang menyangku kamu, kurasa Cathy, berhak tahu,’ alasan Puti. Mike mempertimbangkan.
‘Enggak apa-apa, kalau kamu memang tidak mau,’ ucap Mike pendek.
‘Bukan tidak mau. Aku maunya kamu berbicara di sini. Biar semuanya jelas. Biar semuanya terbuka. Jangan sampai aku dituduh kalau aku sudah kalah bersaing dan sekarang mencoba menghalangimu,’ ucap Puti tenang tanpa emosi yang menggebu-gebu.
‘Tidak ada yang menuduhmu,’ bantah Mike. Nancy, William dan Cathy mulai merasa ada sesuatu yang bakal datang dan menanti tanpa berkomentar apa pun.
‘Tadi malam, aku masih duduk di ruang keluarga menyelesaikan rajutanku, Mom duduk di sampingku, ketika kamu dan Cathy berbantahan di dapur. Walau pun kalian berbicara pelan, tapi aku bisa mendengar dengan jelas apa yang kalian perdebatkan. Kurasa Mom juga mendengarnya,’ Puti masih mempertahankan pengendalian dirinya dengan sempurna. Cathy yang dari tadi berlagak tidak peduli, nampak kaget. William dan Nancy masih menunggu dengan sabar.
‘Kamu, Mike, masih berusaha menjaga harga diriku. Tapi Cathy benar waktu dia mengucapkan bahwa hidup itu persaingan yang berlangsung terus menerus. Kalau aku tidak bisa mempertahankan cintamu, bukan salah Cathy kalau dia merebutmu dariku. Dan aku harus merelakanmu, tidak boleh sakit hati, toh semua ini hanya persaingan belaka...’
‘Puti, kamu salah mengerti...’ Cathy berusaha membantah. Puti menggelengkan kepalanya dengan yakin.
‘Justru untuk menghindari salah pengertian, marilah kita bahas di sini, apa yang Mike ingin bicarakan denganku berdua di perpustakaan.’ Jawab Puti mantap. Cathy menatap Mike untuk membuatnya berbicara. Mike nampak mempertimbangkan pilihannya.
‘Apakah kamu ingin menjelaskan kepadaku tentang Mrs. Belmont?’ Puti kembali berbicara ketika lama menunggu Mike, namun nampaknya Mike tidak bermaksud membahasnya di depan keluarganya. Mike mengangguk.
‘Biar kujelaskan kepada semuanya... Mrs. Belmont adalah pemilik toko di Kent dimana selama 3 bulan ini aku bekerja. Ternyata selama ini Mrs. Belmont tidak menggajiku, Mike yang diam-diam telah membayar gajiku. Benar seperti itu, Mike?’
‘Aku bermaksud menjelaskan kepadamu mengapa aku melakukannya.’ Ucap Mike tidak kalah tenangnya. Kemudian dia mulai menjelaskan seperti apa yang dijelaskan Billy McCroom tadi siang.
‘Jadi ketika Mrs. Belmont menolak untuk mempekerjakanku, kamu merasa kalau aku tidak bakal bisa bekerja di tempat lain?’ Kejar Puti. ‘Lantas kamu menawarkan diri untuk membayar upahku?’
‘Sorry, Put, waktu itu aku merasa itu keputusan yang paling tepat. Aku tidak bermaksud untuk meremehkan kemampuanmu. Aku yakin kamu bisa bekerja di mana saja,’ jawab Mike.
‘Terus apalagi yang ingin kamu bicarakan?’ Puti memutuskan untuk tidak meneruskan perbincangan tentang Mrs. Belmont
‘Tidak ada,’ jawab Mike cepat.
‘Kamu yakin?’
‘Ya.’ Jawab Mike.
__ADS_1
‘Bagaimana dengan Steve Carrol?’ Tantang Puti.