
Ayu mengikuti kelas dengan baik, memahami semua yang di terangkan dosen. Ia sangat semangat hari ini, tentunya karena suaminya. Ini pertama kalinya ia dan suaminya berbalas pesan dengan mesra.
Kelas berakhir, seperti biasanya ayu dan Citra menuju kanti. Tapi sebelum ke kantin ayu pergi ke toilet dan citra menunggu di kantin.
" Tunggu" Ayu membalikan badannya, melihat ke sumber suara.
" saya pak?" Tanya ayu pada David, dosen hot di kampus ini.
" Memangnya ada orang selain kita disini?" Ayu melihat ke arah sekitar, memang tidak ada hanya mereka berdua disini, di depan pintu toilet cewek.
" Ada apa pak?" Tanya ayu heran. tumben sekali dosennya ini memanggilnya, bukan kah dia selalu kesel melihat dirinya dan selalu mengatainya gadis aneh.
" Saya boleh minta tolong?" Tanya David penuh harapan.
" Kalau saya bisa saya akan bantu pak" Jawab ayu, karena tidak mungkin menolak orang yang meminta bantuan nya, terlebih dia dosen disini siapa tahu bisa nambah nilai.
" Apa setelah kelas kamu ada kegiatan?"
" Tidak pak, kelas saya sudah berakhir tiga puluh menit yang lalu. kelas selanjutnya akan di mulai jam dua siang. "
" baiklah, Apa kamu bisa ikut saya makan siang nanti?"
" Hah? kemana pak?"
__ADS_1
" Nanti saya jelas kan!" David pergi begitu saja meninggalkan ayu di sana, Ayu hanya heran melihat dosennya. dan ia kembali ke kantin.
" lama banget deh, punya mu sudah dingin" Kata citra, kesal melihat ayu.
" Hehe, maaf. "
***
Ayu dan David berada di sebuah kafe yang ada di sekitar kampus, ayu menolak ajakan dosennya ini, tapi sang dosen sangat lah pemaksa.
Cukup lama terdiam, ayu pun memberanikan diri untuk bertanya, apa sebenarnya maksud dan tujuan dosennya ini mengajaknya disini. dia sangat risih banyak mahasiswa yang melihat ke arah mereka meja mereka.
" Apa sebenarnya yang ingin anda sampaikan? "
" Saya mau kamu berpura-pura jadi pacar saya"
" Maaf mama telat" Ucap wanita paruh baya, David memeluk wanita paruh baya itu.
" tidak apa-apa ma. kami juga baru sampai!" wanita yang di panggil mama itu memperlihatkan ayu dari bawah sampai atas.
" Kamu sangat pandai mencari calon istri nak" Ucapnya tersenyum. Ayu yang mendengar itu shock, calon istri? jangan bilang dosennya ini ingin memperkenalkan dirinya sebagai calon istrinya..
" Maaf Tante saya bu..." dengan cepat David memotong ucapan ayu.
__ADS_1
" Mama kenalin dia ayu" mata ayu melotot melihat ke arah David.
" Nama yang cantik seperti orangnya" Tidak ada senyum di wajah ayu, dia menatap horor pada dosen laknatnya ini.
" Ma, kami tidak lama, karena ayu ada kelas sekarang "
" Dia mahasiswa mu nak?" David mengangguk " nak kenapa mau mau sama anakku yang tampan ini?, ah mama lupa siapa sih yang bisa menolak karisma anakku ini, hanya saja dia sangat pemilih. kamu sangat beruntung di cinta sama anakku yang tampan ini"
" dih beruntung dari mana, aku nyakin tidak ada wanita yang bertahan dengan laki-laki semacam anak mu ini Tante. Jika tidak ada yang menolak karisma anak anda, kenapa sampai minta bantuan ku menjadi pacar pura-pura nya. Dasar dosen kejam takut mama!!" Bayu mengumpat dalam hatinya, karena setiap ia ingin bicara dosennya ini selalu memotong pembicaraannya. ayu memilih diam, dan setelah ini dia akan membuat perhitungan sama dosen berakhlak nya ini.
setelah kepergian mama David, ayu menatap David dengan tatapan horor dan kemarahan. Dia pikir, dosennya ini akan menyuruhnya membatu dalam kepentingan kuliah tapi ternyata jauh dari ekspektasinya.
" Kenapa anda mengatakan saya pacar anda?!" sentak ayu sangat marah..
" berani sekali kamu membentak dosen mu sendiri, tidak sopan!"
" Lalu saya harus bersikap seperti apa ke anda, mengakui istri orang sebagai pacar anda. " Bentak ayu tak mau kalah. Ayu tidak memperdulikan David yang terkejut dengan ucapannya tadi, dia pergi meninggalnya begitu saja, tanpa menoleh.
Ayu sampai parkir, tiba-tiba telpon berdering.
" assalamualaikum"
" Waalaikumsalam, dimana aku ada di depan."
__ADS_1
" Aku akan kesana" ayu berjalan menuju mobil Suaminya yang baru saja datang menjemputnya.
Semantar David menelpon seseorang di seberang sana. " Cari tahu info masi tentang wanita itu" Lalu ia mematikan telpon sepihak. " Aku tidak akan melepas mu gadis aneh, kamu orang pertama yang berani membentak ku tanpa ketakutan, kamu sangat membuatku terkesan " David senyum jahat.