
Seharian Bayu, Tama dan Ibnu menghabiskan waktu untuk main catur sambil berbincang-bincang. Sedangkan ayu lebih memilih menonton film di ruang tengah.
" by, tidur yok" Kata ayu.
" Bentar sayang" jawab Bayu tanpa melihat istrinya, ia fokus pada catur yang akan ia pindahkan untuk mengalah kan mertuanya.
" By, Aku ngantuk " rengek ayu, mendengar rengekan ayu ketiga pria itu saling melihat satu sama lain, dan pada akhirnya Ibnu mengganggu kepalanya.
" ya udah, sekarang kita tidur. " Kata Bayu menggandeng tangan istrinya untuk masuk kedalam rumah.
" apa susahnya coba tinggal tidur. Dasar perempuan. " kata Tama.
" Sudah jangan bilang begitu, nanti adik mu denger bisa bahaya."
" Mama dulu kayak ayu gak pah, pas hamil Tama "
" Mama kamu dulu pas hamil kamu, beh Masya Allah ya minta ampun. " kata Tama ngeri mengingat masa di mana Miranda mengandung buah hatinya, Tama..
" cerita dong pa" pinta Tama penasaran.
__ADS_1
" Mama kamu itu dulu, lebih parah dari adik mu. kalau adik mu hanya minta di suapin sama kamu dan gak minta yang aneh-aneh. tapi kalau mama kamu. " Ibnu menggelengkan kepalanya. " Mama kamu selalu minta makanan yang aneh, kalau gak aneh dia gak kenal waktu. Pernah mama kamu itu minta di beliin jajan pasar, dan itu harus terpenuhi. dan waktu itu masih jam satu pagi, papa bingung mau cari jajan pasar di jam segitu dimana. "
" terus ?"
" Ya mama mu marah, gak mau ketemu sama papa, karena papa gak bisa dapetin apa yang ia mau. "
" ngeri juga ya pah, tapi Tama gak ileran tuh. "
Ibnu menghela napasnya " Untuk membujuk mama mu dulu, papa beliin dia semua macam jajan pasar paginya, dan papa bawa ke depannya. tapi mama mu masih sama gak mau nerima jajanan itu, mama mu malah menyuruh art untuk membelikannya. "
" Dan dari itu papa selalu mewujudkan permintaan mama mu, maka nya kamu gak ileran. "
" Pasti mama dulu gak mau dekat papanya kalau lagi marah?"
" kamu kapan mau bawa calon ke papa sama mama, adik mu bentar lagi punya anak, masa kamu belum punya istri. "
Tama hanya bisa tersenyum kaku menanggapi perkataan Ibnu, semenjak ayu hamil ia selalu di tanya tentang kapan nikah, udah ada calon belum?.
***
__ADS_1
sore harinya ayu sudah siap dengan baju dan juga tasnya, sudah siapa untuk berjalan-jalan sore bersama suaminya.
" By, udah belum." tanya ayu, mengetok pintu kamar mandi.
" sayang, perut aku masih sakit. bentar ya. " teriak Bayu dari kamar mandi..
" Ya, cepetan. " Tak lama kemudian Bayu keluar dari kamar mandi dengan muka yang sedikit pucat.
" Astaga by, kamu pucat. kamu sakit" Tanya ayu, sambil menaruh tangannya di kening suaminya.
" Gak kok sayang, aku gak pa-pa. "
" Gak pa-pa gimana" Kata ayu khawatir " kita gak jadi pergi, kamu istirahat. aku buatin teh dulu dan ambilkan obat" Kata ayu dan keluar dari kamar, sementara Bayu berbaring lemas di tempat tidur.
" Mau kemana Sayang, kamu cantik sekali." Tanya Miranda.
" Tadinya mau jalan-jalan, tapi suamiku lagi kurang sehat ma. aku mau buatin dia teh ma "
" Nak Bayu sakit, sakit apa sayang?" Tanya Miranda khawatir.
__ADS_1
" Dia kayaknya diarea ma, dari tadi bolak-balik kamar mandi Mulu, ayu ke kamar dulu ya ma" Pamit ayu setelah teh yang ia bikin jadi.
***