Musuhku Surgaku

Musuhku Surgaku
KDRT


__ADS_3

Marhaban ya Ramadhan. selamat menunaikan ibadah puasa 1444 H.🤍


part ini mungkin sedikit oleng, tapi semua kalian suka.


Kedua pasangan pasutri itu masih setia dengan tidur mereka. saling menghangatkan satu sama lain membuat mereka semakin nyenyak tidur.


" sayang bangun sudah siang" Bayu membangunkan istrinya. Jika telponnya tidak terus berbunyi mungkin ia akan sama dengan istri, tidak akan bangun dari tidurnya.


" Bay, udah jam berapa?" Tanya ayu dengan suara khas orang baru bangun tidur.


" Jam sepuluh" Jawab Suaminya, sudah rapi dengan baju kantor nya.


" Aku sangat lelah bay, aku males sekali untuk kuliah hari ini" istrinya seperti enggan untuk meninggalkan tempat tidur, ia kembali memejamkan matanya.


" kamu gak usah kuliah hari ini, itunya masih sakit kan?" Mendengar pertanyaan Suaminya membuat ia membuat matanya, dan Kembali menutup tubuhnya dengan selimut, sungguh ia sangat malu.


" hai kenapa seperti itu?"


" Aku malu bay"


" kenapa harus malu, ayok buka selimutnya" Bayu menarik selimut yang menutupi tubuh istrinya.


" Mau ngapain bay, jangan macem-macem"


" Aku gak macem-macem sayang, kenapa harus malu aku sudah melihat semuanya tadi malam. jadi kenapa haru malu. "

__ADS_1


" Kamu gak aka. ngerti, sana pergi"


" Baiklah aku pergi dulu, Yogi sudah meneleponku sejak pagi tadi. kamu tidak usah masuk kuliah hari ini, Kalau itunya gak sakit kamu bisa masuk kuliah" Ucapnya menatap istrinya penuh mesra.


" Sayang terimakasih untuk semua, nanti malam lagi ya"


plak


Bukannya mendapatkan jawaban ia malah mendapat pukul dari istrinya, Istrinya menatap tajam pada dirinya.


" sayang sakit" keluh Bayu.


" Rasakan itu, gak tahu apa ini masih sakit, malah minta lagi"


" Kan nanti malam sayang, bukan sekarang."


" tapi enak kan sayang semalem"


plak


" Sayang ini mananya KDRT kekerasan dalam rumah tangga!!"


" Kamu yang duluan melakukan KDRT padaku!!"


" aku gak pernah sayang, buktinya tidak ada luka di tubuh mu, hanya ada bekas merah"

__ADS_1


" Lalu kenapa ini terasa sangat sakit, tahu begini aku gak mau. sana pergi "


" tapi nikmat kan sayang." Bayu mengedipkan matanya, Tapi tatapan istrinya tidak ramah " iya Iya aku akan pergi, tapi"Jawab Bayu karena melihat istrinya sudah sangat kesal padanya, sebelum meninggal kan istrinya, Dengan cepat ia melumati bibir istrinya. " Terimakasih, aku pergi dulu sayang" Bayu mencium kening istrinya. dan langsung keluar kamar, karena tidak mau mendengar amukan istrinya.


" Bayuuuuuu" teriak ayu, sedang suaminya yang mendengar teriakkan tersenyum bahagia penuh kemenangan.


" Kenapa baru keluar kamar? Dan kenapa menantu mama teriak seperti ini?" tanya Titin yang sejak dari tadi menunggu putranya keluar dari kamar.


" astaga mama, bikin aku kaget saja" Bayu kaget melihat sang mama sudah berdiri di sampingnya.


" Kenapa baru keluar, ini sudah mau jam sebelas?"


" Masa mama gak ngerti, pasti mama ngerti kan?"


" Jadi semalam kamu ..."Titin menyatukan kedua tangannya.


" Tepat sekali ma, doakan Bayu semoga Bayu cepat punya anak " anaknya memang selalu terbuka padanya.


" Mama senang mendengarnya sayang, mama tidak sabar gendong cuc" jawab Titin kegirangan. "Lalu bagaimana keadaan menantuku sekarang?"


" Mama tenang saja, dia baik-baik. dia sedang istirahat sekarang ma, mungkin karena aku mengajaknya begadang sampai jam tiga pagi"


plak


" Kamu melakukan itu sampai jam tiga pagi?" Tanya Titin tidak percaya.

__ADS_1


" iya, ma. hehehe"Jawab Bayu, memamerkan gigihnya. " Ya udah ma, aku harus pergi ke kantor, ada klien yang mau bertemu dengan ku jam sebelas nanti" ucap Bayu, dan melangkah kan kakinya. tapi ia kembali berbalik.


" Inget mama, jangan bangunkan menantu mama. dia sangat butuh istirahat untuk saat ini. Biar nanti malam bisa buat cucu untuk mama, mama miranda dan papa Ibnu. Daaaaa mama" Titin yang mendengar ucapan putranya hanya bisa mengangguk kepalanya.


__ADS_2