
" By, Boleh minta tolong gak?" Kata ayu Bayu yang sibuk bermain bersama putra mereka.
" Boleh Sayang" Tanpa melihat ayu " anak papa ganteng banget sih" Kata Bayu gemas.
" Aku mau makan salad yang ada di toko xx, tolong beliin " kata ayu.
" mama buatin aja ya sayang" Kata Miranda.
" Tapi ma, aku mau makan dari toko itu"
" Biar papa aja yang pergi beliin, biar nak Bayu main sama beby Al dulu" kata Ibnu yang melihat menantunya asik bermain dengan sang cucu.
" Biar Bayu aja pah " Kata bayu. " sama mama dulu ya sayang, papa mau beliin papa salat dulu, Jangan rewel ya Sayang" Bayu menyerahkan Beby Al pada ayu.
" Cuma salat doang? gak ada yang lain?" Tanya Bayu.
" Iya by"
" Ya udah aku pergi dulu, assalamualaikum "
" Waalaikumsalam warahmatullahi, Hati-hati "
***
Bayu sudah selesai membeli salad yang di maksud sang istri. Dari kejauhan Bayu melihat wanita yang sangat ia kenali.
" Zahra?" Tanpa berpikir dua kali Bayu langsung mendekat ke Zahra dan juga Gus Sayhan.
" Assalamualaikum Ra, Gus" Kata Bayu.
" waalaikumsalam warahmatullahi" Jawab keduanya, dan melihat ke arah siapa yang mengucapkan salam.
" Bayu, kamu Bayu kan?" Tanya Zahra bahagia karena akhirnya ia bertemu dengan Bayu setelah sekian lama, bukan karena bertemu Bayu melainkan Zahra ingin mendengar bagaimana kabar sahabatnya ayu. " ini Bayu mas, suaminya ayu" Kata Zahra memberi tahu Suaminya karena terlihat jelas raut kebingungan di wajahnya.
" Iya aku Bayu, tapi kok kamu tahu kalau aku sama ayu udah nikah." Sekarang giliran Bayu yang bingung, dari mana Zahra tahu kalau ia sudah menikah dengan ayu.
" Malik, teman kamu waktu itu, yang memberi tahu ku, Malik saudara suamiku. " Jawab Zahra. " kalian tinggal dimana sekarang, bagaimana kabar ayu"
" Alhamdulillah kami sehat, kami tinggal di rumah ayu soalnya ayu baru saja melahirkan, jadi kami di suruh tinggal di rumah mama Miranda "
__ADS_1
" Masya Allah, Apaa aku boleh bertemu dengan ayu?" Tanya Zahra penuh harapan.
" Tentu " Jawab Bayu Dan melihat ke arah anak kecil yang ada di Stroller Pliko " apa dia anak mu"
" Iya dia anak kami"
" Masya Allah, ganteng banget. Anak kami juga laki-laki."
" Mas, boleh kan aku ketemu ayu" Gus Sayhan menganggukkan kepalanya, karena ia tahu betapa rindunya istrinya dengan sahabat itu. Selesai membayar semua belanjaan, Zahra dan Gus Sayhan ikut pulang bersama Bayu.
" assalamualaikum warahmatullahi" kata Bayu memasuki ruang tengah, dimana di sana ada mama, mertuanya, Tama dan juga istrinya yang sedang asik bermain dengan sang bayi kecil.
" Waalaikumsalam warahmatullahi" jawab mereka serempak.
" Sayang lihat deh aku bawa siapa" Kata Bayu pada istrinya.
" Siapa?" tanya Ayu, dan membuat yang lainnya melihat ke arah Bayu. Dan saat itu juga Zahra dan juga gus Sayhan masuk kedalam rumah.
" Zahra" Kata ayu terkejut dan sangat bahagia. Zahra langsung memeluk sahabatnya, tangis haru mereka tertumpah kan hari ini dan rindu.
" Aku kangen banget sama kamu Ra hiks hiks"
" Gak usah di bahas, Lihat aku juga udah punya bayi dari laki-laki yang suka ganggu kamu di kampus" Kata ayu tanpa mempedulikan suami orang.
" Sayang kamu gak boleh bilang gitu, Zahra kesini bersama anak dan suaminya "
" Astaga aku lupa, maaf Gus." Gus Sayhan hanya tersenyum menanggapi perkataan ayu, Karena itu adalah masa lalu istrinya.
" Masya Allah, anak mu sangat ganteng Ra. mirip abinya."
Zahra juga menyapa kedua orang tua ayu dan juga mama Bayu, mereka berbintang-bincang. terutama ayu dan Zahra mereka akhirnya ketemu dan bisa melepas rindunya hari ini.
" siapa nama anak mu Ra?"
" Nama nya Agam, Kalau nama bayi kecil ini siapa yu?"
" kami memanggil Al, Coba saja anak ku cewek ya Ra, biar kita bisa besanan"
" Bikin lagi yang cewek, apa susahnya " Kata Tama nyeletuk.
__ADS_1
" Di pikir adonan donat apa? bisa di buat sesuai keinginan"
" Ya, kan siapa tahu ."
" Mending Kakak nikah aja deh dulu, baru ngajarin ayu tentang buat anak yang bener"
" Sayang " Bayu mencubit pipi istrinya.
" Sakit by"
" kamu sih, kalau ngomong itu di saring dulu Napa"
" Iya maaf maaf"
" Bener tuh kata adek mu, kamu kapan nikah nya"
" Nanti dulu pah, aku mau nyari wanita yang cantik seperti mama aja pah dulu"
" Alasan aja, pas mama kenalin sama anak teman mama gak mau kamu tuh"
" Anak teman Tante ada yang baru selsai S2, kamu mau gak tante kenalin "
" Gak ah, Aku maunya wanita yang paham agam, yang lulusan Mesir " Jawab Tama asal agar perbincangan ini cepat berakhir. karena juju berada di tengah-tengah orang yang berpasangan ini membuat dirinya tertekan.
" Masalahnya, yang lulusan Mesir ya itu gak ada yang mau sama kak Tama. " Kata ayu membuat semua orang tertawa.
" siapa sih yang bisa menolong pesona seorang Tama"
" banyak buktinya Kakak tidak pernah ta'aruf sama wanita mana pun"
" Kakak belum menemukan seseorang yang tepat di jadi kan istri"
" Kalau saya kenalin sama adek saya mau gak? Kebetulan dia sekolah di Mesir saat ini" Kata Gus Sayhan, membuat semua di ruangan ini terdiam.
" Bisa di bicarakan " Kata Tama dengan PD nya.
...-TAMAT-...
Terimakasih sudah mengikuti tulisan saya yang ketiga ini sampai akhir. semoga sukaš¤
__ADS_1