
keesokan harinya, Bayu pergi menemani istrinya untuk pergi ke rumah sakit. Ketika mereka sedang berjalan di area parkir, Langkah mereka terhenti ketika seseorang memanggil mereka.
" Dia bukannya David dari keluarga gintara itu?" Tanya Bayu melihat David mendekat.
" iya, dia pak David. "
" Ada perlu apa anda?" tanya Bayu tidak ramah.
David tersenyum tipis mendengar ucapan Bayu " Saya hanya ingin minta maaf atas kejadian waktu itu, maaf. "
" Kami sudah memaafkan anda sebelum anda minta maaf, kami permisi" Ucap Bayu tidak ingin berlama-lama.
" Tunggu " Kata David menghentikan langkah mereka. " Selamat atas pernikahan kalian dan selamat sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua" Setelah mengatakan itu, David masuk ke dalam rumah sakit.
" Kenapa dia ada disini?" Tanya ayu.
" Gak tahu sayang, bukan urusan kita juga. " Kata Bayu dan membawa istri ke dalam untuk menemui dokter.
Selesai menemui dokter, Bayu membawa ayu ke kantor untuk menemani. Sesampainya di kantor Bayu langsung ke ruangannya.
" Sayang kamu disini?" Sapa Titin.
" Iya ma, mama mau pergi?"
" Iya nak, mama cuma ngambil berkas penting doang. " Ucap Titin " Jaga menantu dan cucuku" suruh titin pada Bayu.
" Mama tenang saja menantu mama dan juga cucu mama sangat aku jaga, dan aku bisa menjamin mereka tidak akan lecet sedikit pun"
" Kalau begitu mama pergi dulu" Pamit Titin.
" Hati-hati ma"
***
" sayang aku mau makan pizza " pinta ayu pada suaminya.
__ADS_1
" Aku persen dulu" jawab Bayu mengambil hpnya untuk memesan pizza.
" Tapi aku mau di suapin sama kak Tama "
" Sayang, kak Tama lagi perjalan ke luar kota. Aku yang suapin ya " Ayu mengangguk kepalanya, paham.
Malam hari.
" Kak Tama belum pulang ya pah?" Tanya ayu, tidak melihat ke hadiran Tama di meja makan.
" Belum sayang, kenapa?"
" Cuma kangen "
" Telpon aja kalau kangen "
" Iya, kenapa aku bisa lupa ya. " ayu baru ke pikiran untuk menelpon Tama. Ayu mencoba menghubungi Tama, panggil pertama gagal, kedua dan ketiga.
" gak di angkat " Kata ayu lemas.
" Aku suapin ya " kata Bayu.
" Iya by" Jawab ayu. tapi tak lama telponnya berdering.
" Kakak Tama kapan pulang" Kata ayu setelah menjawab panggilan video itu.
" Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam, Kakak Tama kenapa gak angkat telpon ku tadi. "
" Gak denger. ada apa kenapa nelpon?"
" kangen"
" Pasti kengen kerena mau di suapin sama aku" Ayu menggunakan kepalanya, sembari menerima suapan yang di berikan suaminya.
__ADS_1
" itu kan ada Suamimu"
" iya"
" besok kakak pulang, kamu mau di beliin apa?"
" Terserah kakak, Yang penting Kakak pulang"
" Ya, udah kalau gitu Kakak titip dulu, mau istirahat. "
" iya kakak, bentar kakak. "
" iya kenapa?"
" Senyum kak, aku mau ss " Tama menurut ke ingin sang adik dan setalah itu panggil berakhir..
" Maaf, aku terlambat. " Kata Titin yang baru saja bergabung..
" Gak pa-pa, Mari makan." kata miranda.
setelah makan malam mereka kembali ke kamar masing-masing.
" Sayang, Kamu udah nyiapin nama untuk anak kita?"
" aku belum menyiapkan nama untuk mereka, kalau kamu udah ada?"
" Sebenernya ada, tapi untuk anak cewek. kalau laki-laki belum"
" namanya siapa?"
" Jadi rahasia dulu sayang, Nanti kalau dia udah lahir baru aku kasih tahu. "
" Tapi kalau dia laki-laki gimana?"
" gini saja, kamu siapin dua nama untuk bayi kita. nama untuk laki-laki dan perempuan. nanti kalau dia sudah lahir baru kita tentukan nama yang paling bagus. begitu juga dengan ku "
__ADS_1
" Aku setuju"