Musuhku Surgaku

Musuhku Surgaku
Memilikimu


__ADS_3

" Terimakasih atas kerjasamanya" Bayu menjabat tangan wanita paruh baya itu yang sebagai kliennya.


" Sama-sama, saya harap kamu tidak mengecewakan kami"


" itu pasti nyonya, saya dan team saya berjanji tidak akan mengecek nyonya, Anda sudah lihat bagaimana hasil kerja kami. jadi sekarang tinggal nyonya yang menilai semuanya."


" Aku percaya sama kamu anak muda, Semoga semua nya berjalan dengan lancar"


Bayu sedang menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan pembangunan tempat seperti villa, tempat penginapan yang berada di dekat wisata.


Setelah mendapatkan kesepakatan kedua belah pihak, dengan resmi kerja sama mereka terjalin mulai hari ini.


Bayu sangat senang mendapatkan kerja sama dengan perusahaan besar seperti ini, dengan ini ia bisa mendorong perusahaan nya semakin maju seperti yang dia harapkan sendiri.


" Akhirnya kita mendapatkan kontrak kerja ini juga" Ucap Bayu pada Yogi.


" Selamat pak, semoga ini semua berjalan dengan lancar"


" Aamiin, terimakasih kasih sudah banyak membantuku"


" itu sudah menjadi tugas saya pak, amanah nyonya Titin harus saya jalankan dengan baik, beliau orang baik yang selalu membatu saya di kala saya susah dan beliau juga membuat saja menjadi seperti sekarang. jadi udah seharusnya saya membalas jasa beliau. "


***


" Yu, kok kau ngerasa pak David selalu ke arah kita ya " Kata citra..


" Perasaan kamu saja, Beliau sedang menjelaskan jadi ya harus melihat ke arah mahasiswanya dong, siapa tahu ada yang tidak memperhatikan, seperti kamu yang gagal fokus ini"


" Beneran lho yu aku-"

__ADS_1


" Yang di tengah" David menunjukkan ke citra dan ayu. " Apa ada yang tidak dimengerti sehingga terjadi forum di dalam forum?"


deg


" Alhamdulillah saya mengerti pak" Jawab Citra gugup.


" Baik kalau kamu mengerti jawab pertanyaan saya!"


Apa yang harus diperhatikan saat memulai bisnis? banyak orang memulai bisnis tapi mereka sering kali melupakan hal penting ketika akan memulainya."


Citra yang tidak memperhatikan sama sekali sejak tadi hanya bisa melirik ayu memohon untuk di berikan bocoran jawaban..


" Kenapa diam?" Tanya David membuat nyali citra ciut, dia tidak berani menatap ke arah dosennya. bahkan semua mereka terdiam tidak ada yang bersuara.


" Maaf pak, saya ingin membantu citra untuk menjawab pertanyaan bapak, Apa boleh pak?" kata ayu, tidak ada keraguan dari suaranya. di saat semua teman kelasnya takut melihat kemarahan David tapi ayu tidak takut sama sekali.


" Disini Ada 4 langkah penting yang perlu kita perhatikan sebelum memulai usaha: 1. lakukan riset bisnis terlebih dahulu, 2 jangan terjebak masalah (khususnya saat melakukan persiapan), 3 pilih bisnis yang bermanfaat bagi orang lain, 4 pintar dan cermat mengolah modal yang kamu miliki." ayu terus menjelaskan semuanya dengan rinci dengan suara lugasnya.


David yang mendengar ayu menjelaskan seperti itu membuat dirinya semakin kangum dengan gadis kecil ini. penglihatannya tidak lepas dari ayu.


" Sudah pak, terimakasih " ucap ayu.


" Beri tepuk tangan untuknya" mereka memberikan tepuk tangan untuk ayu "Saya harap kejadian seperti ini hanya terjadi di hari ini, saya tidak mau ada forum di balik forum. paham semua "


" Paham pak"


Selesai kelas citra tidak henti-hentinya mengutarakan kekesalan nya, dan dia juga sang bangga pada temannya ini, ayu.


" Aku malu banget tadi yu"

__ADS_1


" makanya besok-besok Kalau udah masuk kelas itu novel onlinenya di tutup dulu, jangan di buka pas jam pelajaran "


" Iya iya, tapi apa yang aku bilang pas tadi di kelas itu benar lho yu, pak David itj ngelihat kita mulu"


" Iya iya lah ngeliat ke arah kita, Kalau dia gak lihat kita mana tahu dia kalau kamu sedang ngerumpi "


" Boleh minta waktunya sebentar " Ucap David tiba-tiba ada di belakang mereka berdua.


" eh pak David" sapa citra " kalau begitu saya duluan ya pak, yu" Citra langsung pergi meninggalkan ayu, karena jujur saja dia sangat malu menunjukkan mukanya di depan David.


" Maaf pak, saya ada urusan. " Jawab ayu ketus.


" Hanya dua puluh menit gak lebih"


" Ya udah, bapak mau ngomong apa?"


" Kita ngobrolnya di kafe saja, ayok."


" Maaf saya gak bisa, kalau bapak mau ngomong sama saya, di sini saja tidak perlu di kafe segala "


Mendengar suara ketus ayu tidak membuat David marah, tapi mendengar suara ketus ayu membuatnya semakin menggaguminya.


" Mau ngomong apa gak sih?" Tanya tau yang melihat David yang hanya diam saja dan menatapnya, membuat dirinya sangat risih.


" Saya ingin minta maaf atas kejadian kemarin, saya tidak tahu kalau kamu sudah menikah. Kalau saya tahu kamu sudah menikah mungkin hari itu tidak akan ada "


" saya sudah memaafkan bapak sebelumnya anda minta maaf, jadi sampai sini urusan kita sudah selsai bukan " David mengangguk " kalau begitu saya pamit pulang, Suami saya sudah menunggu " ia segaja berkata seperti itu agar dosennya ini tidak lagi mengganggunya.


" entah mengapa sikapmu yang seperti ini semakin membuat aku ingin memilikimu, gadis kecil" Ucap david melihat kepergian ayu.

__ADS_1


__ADS_2