Musuhku Surgaku

Musuhku Surgaku
PAPA MERTUA


__ADS_3

"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Bayu melihat iris yang duduk di sofa itu tanpa di persilahkan.


"Untuk menemui mu!!" Jawab iris santai.


" Aku tidak ingin bertemu dengan mu, pergi dari sini!!"


" Papa sakit!! dia ingin bertemu dengan mu sebelum ajalnya tiba." Bayu terdiam. " Rumah sakit XXX, aku pergi. "


***


Diruang salah satu rumah sakit, terlihat pria paruh baya berbaring disana, dan beberapa alat kesehatan yang menempel di tubuhnya.


Ayu sangat perihatin melihat laki-laki paruh baya ini, tanpa sadar ia meneteskan air matanya.


" Nak kamu datang" Suara lemas Rudi menyambut ayu. Ayu hanya mengangguk kepalanya.


" Bagaimana kabar mu nak? " Rudi melihat ke arah ayu penuh kegembiraan, rasa bahagianya tidak bisa ia tutupi, istri dari putranya mau menemuinya.


" Aku baik pah" Jawab ayu gugup.


" apa Bayu tahu kamu datang ke sini?" Ayu menggelengkan kepalanya.


Mereka sama sama terdiam.


" Selamat siang pak, saya datang untuk memberikan makan siang di habiskan nya pak" ucap perawat itu.

__ADS_1


Setelah kepergian perawat itu, ayu membantu Rudi untuk makan siang. " Papa bisa sendiri nak"


" Biar aku bantu pah, Ini pertama kalinya aku bertemu sama papa mertua ku, jadi biarkan aku melakukan ini pah" Rudi terharu mendengar apa yang di ucapkan ayu.


Ayu terus menyuapi papa mertuanya sampai makan siang yang di bawa perawat itu habis.


hp ayu berbunyi, panggil dari suaminya. Ayu menunjukkan ke pada Rudi siapa yang menelepon. " Angkat saja nak"


" kalau gitu aku keluar dulu"


" bolehkah kamu menjawab telpon di sini nak, papah ingin mendengar suara suamimu"


" iya pah" Jawab ayu setelah berpikir.


" Sayang kamu ada Dimana? apa ada kuliah tambahan? " Terdengar suara Bayu sedikit panik.


" papa mama ada di rumah, mereka mencari mu"


" mereka datang, Aku akan pulang sekarang by"


" hati-hati di jalan sayang, inget jangan ngebut bawa mobilnya!!"


" iya by, aku tutup dulu. assalamualaikum"


" Apa kedua orang tua mu datang kemari?" Tanya Rudi.

__ADS_1


" iya, biasa mereka akan datang di akhir bulan seperti ini untuk weekend mereka. " Jawab ayu. " aku pamit pah, insyaallah besok aku akan datang menemui papa lagi"


" Terimakasih untuk hari ini nak" Ucap Rudi tulus.


Baru saja ayu berdiri dari duduknya, ia merasa kepalanya sangat pusing dan penglihatan mulai menghilang.


" Nak kamu kenapa? tanya Rudi, Rudi langsung memencet tombol yang ada di dekatnya untuk meminta bantuan.


" Hai kalian berdua cepat panggil dokter" teriak Rudi lemas ke dua anak buahnya yang berjaga di depan pintu, Sedangkan ayu sudah tak sadarkan diri.


***


" Selamat anda akan menjadi ibu, anda sedang mengandung" Ucap dokter yang memeriksa ayu.


" Benarkah?" Ayu tidak percaya, dokter itu pun menganggukkan kepalanya. " Terimakasih dok"


" Kalau begitu saya tinggal dulu buk, jangan lupa beritahu wali anda, anda bisa pulang setelah infusnya habis. "


" iya dok, sekali lagi terimakasih. "


Ayu menghubungi suaminya, ia hanya memberi tahu kalau ia sedang di rumah sakit, tanpa menjelaskan detail kenapa ia berada di rumah sakit.


" Meeting Nya kita cukupkan Sampai sini, terimakasih" Bayu langsung meninggalkan ruangan meeting setelah mendapatkan pesan dari istrinya.


" Sayang, apa kamu baik-baik saja " balas Bayu. tidak mendapatkan respon dari istrinya, Bayu langsung menancap gas menuju rumah sakit yang di maksud istrinya...

__ADS_1


***


Efek jarang nulis, kepalaku jadi linglung:(


__ADS_2