
Asti menatap bapak tua yang cukup ganteng di hadapannya ,bagaimana baiknya orang ini ,bagaimana aku harus membalas kebaikannya,segala perasaan berkecamuk di batinnya.
Memang dari awal Asti ingin sekali sekolah karena belum pernah menginjak sekolahan,rasanya kaya apa sekolah itu.
Sekolah suster kejuruan tidak perlu ijazah SMA bisa langsung masuk.
Berarti besok Asti akan meninggalkan pak Harry ,mbak Tata juga mbak Ati.
Berat juga terasa karena mbak Tata juga mbak Ati sudah kaya saudara sendiri.
Malam itu setelah menemui pak Harry di halaman belakang,Asti susah tidur ,matanya begitu sulit untuk
dipejamkan.
Baru menjelang subuh baru bisa tertidur ,sesuatu yang bikin pikirannya terus tak berenti berpikir .
Sesudah solat subuh Asti ,memohon doa untuk keselamatannya di tempat baru .Asti membenahi barang - barangnya ,hanya membawa yang penting saja,setelah itu Asti memandang sekeliling kamar itu ,kamar yang penuh kenangan ,apakah akan kembali ke sini setelah selesai sekolah ,Asti belum tahu.
Asti mendatangi mbak Tata juga mbak Ati yang kaget mendengar Asti mau pergi saat itu juga.
"Kalau itu cita - citamu ,kejarlah setinggi gunung ,sambil memeluk Asti ,mbak cuma bisa mendoakan," ujar mbak Tata.
"Iya aku juga sedih ,mbak Ati terisak hu ... Hu ...hu ... berdiri bingung.
Sehat - sehat di sana ya ,sudah tahu nomer kita kan? ," tanya Ati.
Asti hanya mengangguk ,perasaan terharu juga dirasakan Asti ,"Ternyata mereka selama ini sudah sayang sama aku ,ujar Asti dalam hati.
Mereka sedikit shock harus berpisah dengan Asti secepat itu.
Tapi demi kebaikan mereka merelakan Asti pergi.
Ternyata pak Harry sudah menunggunya di ruang tamu .Hari ini masih sangat pagi tapi pak Harry memang sudah menyiapkan segalanya untuk Asti.
Langkah Asti terasa berat melihat pak Harry dengan wajah kusut ,sepertinya banyak pikiran memandang Asti.
"Pagi pak dengan suara hampir tak terdengar,Asti menyapa pak Harry.
"Pagi As,ini untukmu ,pak Harry memberikan sebuah amplop cokelat.
"Apa ini pak!," tanya Asti
"Ini uang gaji kamu bulan ini ," Nanti setiap bulan aku kirim buat sekolahnya.
"Kalau bisa hari ini kamu ke bank untuk urus ATM kamu ,baru ke sekolah di antar pak Piyan.
"Baik pak ," jawab Asti .
__ADS_1
"Asti maju ingin pamit dan salam ke pak Harry.
Tapi malah pak Harry menariknya dan memeluknya ,Asti kaget tak bisa mengelak.
"Biarkan lima menit saya untuk memelukmu ," ucap pak Harry.
Mbak Tata dan mbak Ati yang melihat langsung berbalik badan ,tak enak dengan majikannya.
Pak Harry membelai rambut Asti.
Setelah beberapa menit mereka berpelukan ,Asti melangkah meninggalkan pak Harry yang berdiri mematung melihat Asti dan pak Piyan berlalu.
Tiba - tiba pak Harry seperti kehilangan keseimbangan ,seperti pusing untung ada mbak Tata dan mbak Ati yang memapah pak Harry ke kursi ,mbak Tata sibuk membuat teh manis hangat juga menyiapkan sarapan untuk pak Harry.
Pak Harry hari ini tidak masuk ke kantor ,bekerja dari rumah saja karena
kurang enak badan,dan sulit tidur semalam.
Pak Piyan yang sudah tahu route hari ini langsung mendarat di bank terdekat.
Asti turun dari mobil dan langsung berjalan masuk ,karena masih pagi tidak terlalu lama menunggu prosesnya hanya setengah jam sudah selesai.
Asti buru - buru keluar dari bank dan kembali menuju ke mobil bersama pak Piyan berangkat ke sekolah.
Mobil mewah pak Harry memasuki halaman sekolahan ,pak Piyan menolong membawakan barang Asti.
"Pak terima kasih ya sudah bantu saya ," ujar Asti.
"Terima kasih pak !
Asti menarik napas panjang dan mengetuk pintu kantor sekolahan itu.
Pak Piyan_pun berlalu meninggalkan Asti di situ.
Langkah Asti memasuki kantor ,seorang ibu tua menghampiri .
"Selamat pagi bu ," ucap Asti.
"Pasti ini Asti ya! ,orangnya pak Harry.
"Ya betul bu ,jawab Asti dengan tersenyum.
"Perkenalkan saya ibu Beppy ,dengan menjulurkan tangannya.Ibu Beppy berperawakan tinggi besar ,dan sepertinya ada darah blasteran ,kulitnya yang putih dan matanya berwarna coklat.Gerakannya juga terlihat cekatan menghampiri Asti.
"Kamu cantik sekali ,semoga kamu betah ya tinggal di asrama kita ,ayo saya antar ke kamar kamu ya," ucap bu Beppy dengan tersenyum lebar.
Asti menangkap bicara bu Beppy sepertinya orang baik dan cukup perhatian,"Semoga sama harapanku ,aku betah di sini," ucap Asti dalam hati.
__ADS_1
Menuju kamar Asti cukup jauh agak di ketengah tampak sepi perjalanan ke kamar itu.
Sampai di kamar itu bu Beppy langsung membukanya ,tampak kamar yang luas ,dan ada jendelanya yang bisa langsung melihat keluar halaman ,udara segar rerumputan tercium oleh mereka.
Ibu Beppy memperlihatkan kamar mandi juga lemari yang bisa di gunakan Asti.
Ibu Beppy berpesan untuk hari ini," Kamu untuk masuk kelas jam 11 saja ,tetapi besok kamu masuknya jam 9 pagi.
"Oh Ya ini seragam kamu sudah
disiapkan di lemari ,sepertinya cukup ukurannya tapi bila kebesaran kamu ke kantor saja ,minta ditukar .
"Ok Asti ,sekarang ibu tinggal ,nanti jam 11.00 kamu baru ke lantai 2 .
"Baik bu ,"ucap Asti.
Ibu Beppy_pun meninggalkan Asti di kamar itu.
Asti berkeliling kamar ,dan coba mencoba baju seragam itu.
Ternyata pas di tubuhnya ,Asti merasa lucu melihat penampilannya ,"Tapi ini yang aku mau ,semoga lancar semua ,amien ... ,"Ucap Asti .
Asti duduk melamun ,bagaimana ini meninggalkan pak Harry sepertinya jiwanya setengah hilang ,tapi mungkin ini jalan terbaik untuknya juga pak Harry.
Asti membereskan barang - barang bawaannya.
Dan mengeluarkan makanan camilan menaruhnya di meja.
Asti memandang keluar.
Pandangan Asti tertuju kepada seseorang yang sedang membawa karangan bunga ,cowok itu tinggi dan berpakaian seragam ,penasaran Asti untuk siapa bunga cantik itu.
Asti berpikir beruntung sekali wanita yang akan menerima bunga itu.
Asti melihat jamnya .
Oh sudah jam 11 aku harus segera masuk kelas ,Asti bergegas membawa buku note juga bolpoin dan keluar dari kamarnya dan buru - buru jalan melewati lorong kamar - kamar ,ternyata bunga itu sudah diletakkan di kamar depan kamar itu.
Asti sekilas melihat nama di depan kamarnya ,'Laura'.
"Hem ... beruntung sekali si Laura itu ,Asti tersenyum dan buru - buru jalan,karena buru - buru jalan hingga bertabrakan dengan seorang cowok dan membuat barang - barangnya jatuh .
"Oh maaf ,Asti tampa memperhatikannya ikut membantu mengambil barang - barang tersebut.
Begitu Asti bangun melihat ke wajah orang tersebut ,sepertinya orang itu yang Asti lihat membawa bunga ,tetapi kok cepat banget ya.
Cowok itu terbengong melihat kecantikan Asti."Maaf ... Maaf saya terburu - buru takut telat," jawab Asti.
__ADS_1
\_\_\_\_\_\_\_----------\_\_\_\_\_\_\_\_
Pembaca setia kira - kira siapa yang bisa mendapatkan cinta Asti ,ayo di tebak ... Terima kasih sudah sejauh ini ikuti cerita aku.