
Makanan yang sudah di depan mata ,dengan santai Asti memakannya ,Austin senang sekali Asti mau menerima pesanannya.
"Eh tahu enggak! Kalau kita namanya mirip ,coba deh kamu dengar dan pikir Austin dan Asti ,mirip_ kan ,siapa tahu kita jodoh yang tidak kita sengaja," bicara Austin yang ngelindur terus.
Asti selesai makan dan minum ,menghapus bibirnya dengan tissue,Austin begitu memperhatikan bibirnya Asti.
Asti yang tahu di perhatikan rada kesal ,Asti merogoh dompet kecilnya
disakunya dan mengambil sesuatu ,Asti merasa sudah waktunya kembali bertugas langsung berdiri dan Austin memegang tangannya Asti mencegah Asti untuk pergi.
Asti langsung mengambil uang dari kantong celananya dan menaruhnya di kantong baju Austin ,dan menepuknya.
"Terima kasih ya ,sudah kenyang nih sambil meraba perutnya yang tidak keroncongan lagi kaya tadi.
Austin cemberut karena Asti malah buru - buru bertugas lagi bukannya bicara sebentar saja ,Austin kesal dan menendang kursi didekatnya ,alhasil malah kakinya kesakitan .
Asti hanya tersenyum keluar ruangan mendengar tendangan kaki Austin dan teriakan Austin kesakitan aw ... aw ... aw ...
▪️
Hari pertama di Amerika Pak Harry ,ingin bertemu dengan pak william untuk lihat property .Ternyata pak Harry berminat invest di sana ,pertemuan dengan pak William berjalan dengan baik .
Pak William mengajak jalan keliling Hollywood melihat property yang
ditawarkan pak William ,pak Harry melihat rumah megah di Beverly Hills,california.
Rumah mewah model klasik sudah dengan furniture ,tinggal siap masuk saja ,rumah seluas 500 meter ,lumayan cukup besar .Pak Harry tertarik membelinya ,dan rumah itu bersebelahan dengan Artis katy Perry.
Banyak juga artis lainnya yang tinggal di daerah itu,seperti Taylor Swift,Adele .
Kekayaan pak Harry sepertinya tak habis ,rumah super mewah itu jadi di belinya,entah untuk apa? apakah untuk beliau dan Asti atau ada tujuan lain.
Semua itu belum jelas di peruntukkannya. Pak Harry sepertinya juga ingin membeli sebuah ruangan untuk kantor tapi tidak terlalu besar .
Pak William dengan setia menemani pak Harry ke mana - mana.
Karena hari sudah sore ,Pak Harry mulai kelelahan pencarian untuk sebuah kantor akan di lanjutkan esok harinya.
Pak Harry nekad tinggal beberapa saat di hotel itu sendirian sampai pembelian rumah selesai .Ternyata pak Harry mau buka sebuah travel.
▪️
"Pagi ibu Intan ," sapa Tony .
"Jadwal papah hari ini apa ya ?
__ADS_1
"Pak Tony! ... Apa tidak tahu kalau pak Harry sedang keluar negeri ?
"Hah ... Papah enggak bilang apa - apa tuh ?," jawab Tony.
"Kapan baliknya bu?," tanya Tony.
"Secepatnya kalau urusan sudah selesai balik pak Harry," ucap bu Intan.
Pak Tony perlu sesuatu ?," tanya ibu Intan dengan gaya genitnya mendekati Tony.
Tony merasa tidak nyaman .
"Oh enggak ada hanya mau tahu saja papah di mana?
"Ke luar negerinya ke mana bu ?
"Ke Hollywood pak!," jawab ibu Intan duduk di meja dengan gerakan yang mengundang.
Pemandangan itu membuat Tony makin gerah melihatnya ,dan buru - buru meninggalkan ruangan bu Intan.
"Sialan papah pergi enggak bilang - bilang ," Tony menggerutu sendiri.
Tony coba menghubungi papahnya tapi tidak ada jawaban ,tidak di angkat.
"Gue sudah pusing ,mending gue happy aja," ujar Tony.
Sony yang mendengar Tony mau mengajaknya bersenang - senang ,tentu di sambut gembira ,Sony sibuk booking cewek itu dan membawa peralatan untuk menyelam (snorkeling).
Dalam waktu satu jam Sony sudah ada di depan rumah Tony dengan dua wanita di dalamnya.
Tony sempat bertemu Siska di ruang tamu.
"Loe mau kemana Ton ,gue ikut dong ," ucap Siska.
"Ga ach ,nanti aku harus urus kamu lagi ,repotin ," ujar Tony.
"Ich kakak gitu amat," ucap Siska dengan wajah kecewa.
Sony sudah tersenyum lebar menunggu Tony masuk mobil.
Ayo kita berangkat ,terlihat dua wanita sudah duduk di belakang ,Tony tersenyum melihat dua cewek **** itu.
"Pintar juga si Sony milihnya,ucap Tony dalam hati.
Mereka menuju bandara
__ADS_1
Untuk menuju ke Raja Ampat, mereka tidak bisa terbang langsung ke sana dan harus turun di Kota Sorong.
Pilihan transportasi yang dapat dipilih adalah pesawat agar perjalanan lebih cepat. Perjalanan pesawat dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menuju Bandara Domine Eduard Osok, Sorong.
Lama waktu yang ditempuh adalah sekitar 6 jam 40 menit.
Tony terlihat bersemangat ,mungkin Tony juga ingin melupakan Asti ,sehingga memutuskan untuk pergi jauh juga seperti pak Harry.
Sesampai di sana terlihat para kurir koper yang menawarkan jasa membawa koper mereka sampai ke tempat penginapan.
Tapi cara mereka yang sangat memaksa.
Sebenarnya Tony dan Sony tidak begitu suka dengan cara mereka ,tapi kondisinya di tempat itu seperti itu dan harga yang mereka minta juga luar biasa mahal ,seratus ribu satu orang.
Padahal koper mereka hanya digeret bukan dipanggul ,sebenarnya tidak perlu tenaga mereka kalau cuma digeret atau ditarik ,Tony juga bisa lakukan sendiri.
Mereka tiba di suatu tempat penginapan yang terbuat dari kayu semacam bungalow di atas air. Tempat tidur menggunakan kelambu begitu keluar kamar terhampar laut yang indah ,bisa terlihat dasar laut yang tidak terlalu dalam ,untuk jalan ke tengah laut ada pulau kecil di tengah laut "Arborek" nama pulau tersebut ,lautnya bersih dan berbagai macam ikan terlihat dengan jelas di permukaan air.
Untuk jalan ke pulau tersebut Tony dan rombongan harus menyewa perahu kecil dengan biaya 7 juta 1x perjalanan ,luar biasa mahalnya dan karena mereka menggunakan kapal tua ,sering kali suka mogok .
Sehingga pada hari itu terpaksa Tony dan rombongan bermalam di pulau itu karena mesinnya berenti.
Tony tetap berusaha untuk tenang dan memeluk salah satu wanita itu ,coba menghibur mereka.
"Kayanya kita harus bermalam di pulau ini nih ,bagaimana kita bawa makanan cukup kan ," tanya Tony .
"Oh tenang saja bos,di ransel aku penuh makanan sudah aku siapkan ," ujar Sony sambil menggenggam tangan wanitanya.
"Kamu jangan jauh dariku cantik ," ucap Sony dengan meraih dagu wanitanya.
Wanita itu menempelkan wajahnya ke lengan Sony.
Mereka terpaksa menunggu selama 7 jam orang kapal itu membetulkan mesin kapal .
Akhir setelah menunggu sekian lama,mesin kapal itu sudah bisa berjalan lagi mereka bisa kembali ke penginapan walau sudah malam ,terpaksa mereka istirahat saja karena udara juga cukup dingin di malam hari apalagi udara laut .
Mereka hanya bisa duduk di teras menikmati hidangan yang sudah
disiapkan pelayan di penginapan itu.
Makanannya cukup enak dan mengenyangkan.
Tony tidur sambil memeluk wanitanya sampai pagi hari .
\_\_\_\_\_\_\_-------\_\_\_\_\_\_\_\_
__ADS_1
Bersambung
Pembaca setia apakah Tony bisa ketemu dengan Asti ,dan bagaimana nasip pak Harry ,baca terus ya jgn di sroll ya ,terima kasih salam sayang dariku.🌹