My Adopted Princess

My Adopted Princess
Bab 24


__ADS_3

Usai semua kegiatan Caitlin selesai di Kampus, ia mulai bersiap-siap untuk pulang bersamaan dengan sebuah chat masuk yang langsung di lihat oleh Caitlin. [Aku menjemputmu di dapan.] Lewis.


Mendadak perasaan Caitlin menjadi tak karuan, biasanya ia senang jika Lewis sedang tidak terlalu sibuk dan menyempatkan diri untuk menjemput Caitlin seperti ini. "Tidak, ini akan segera berakhir, bersikap seperti biasa saja," gumam Caitlin sambil berusaha menenangkan dirinya sendiri, ia menghembuskan nafasnya dalam lalu menghembuskannya dengan perlahan.


"Ada apa?" tanya Clara yang bingung dengan sikap Caitlin. Ia baru saja selesai mengenakan jaket dan melihat Caitlin yang sibuk menarik nafas dengan perlahan seperti orang sedang kehabisan nafas. "Kau baik-baik saja?" tanya Clara kembali meyakinkan semuanya, ia akan mengantar Caitlin ke rumah sakit jika ada sesuatu yang terjadi pada kesehatan Caitlin.


Caitlin dengan cepat menggelengkan kepalanya, ia menepuk pelan lengan Clara. "Aku tidak apa-apa, aku pulang duluan ya, Lewis sudah menjemput," pamit Caitlin. Lagi-lagi ia menarik nafasnya dalam sebelum pergi meninggalkan Clara di dalam kelas.


Clara yang memperhatikan sikap Caitlin langsung mengerutkan keningnya dalam. "Apa pria yang dimaksud Caitlin adalah Lewis?" Gumamnya pelan, karena sikap Caitlin seperti seorang wanita yang sedang merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya. Namun, Clara menggelengkan kepalanya dengan cepat, ia tidak bisa berpikir yang tidak-tidak sebelum Caitlin yang menceritakan semuanya terlebih dahulu.


 


Caitlin baru saja masuk ke dalam mobil, matanya melirik Lewis yang seperti sedang memperhatikannya. Ada apa? Caitlin tidak bisa ditatap seperti ini, ia merasa wajahnya terbakar dan salah tingkah."Kau sedang ada masalah?" tanya Lewis tiba-tiba sembari menyalakan mesin mobil.

__ADS_1


"Tidak, mengapa kau berpikir seperti itu?" tanya Caitlin.


"Dari pagi kau terlihat aneh, marah-marah dan—" Lewis kembali menoleh pada Caitlin. "Ah sudahlah, aku takut kau marah tak jelas padaku," ujar Lewis sedikit menggoda Caitlin, Lewis sangat yakin jika Caitlin akan merajuk dan berdecak kesal seperti biasanya.


"Apa? Tidak, aku tidak marah-marah," jawab Caitlin.


Lewis kembali menoleh dengan bingung, tidak seperti Caitlin yang biasanya. Caitlin yang sekarang terlihat sangat serius dengan candaan Lewis.


Selama di perjalanan, Caitlin menjadi ingat pada ucapan Clara, ia menatap telapak tangannya sendiri dan mulai berpikir bagaimana caranya bisa menyentuh tangan Lewis, ia harus mendapatkan jawab tentang perasaannya sekarang, jika ia merasakan getaran itu kembali itu artinya dia mencintai Lewis bukan?


"Um, aku merasa keram," jawab Caitlin pelan.


"Oh ya? Apa sedari tadi?" tanya Lewis. Tangannya seakan ingin mendekat pada Caitlin, membuat Caitlin langsung gugup seketika mempersiapkan diri agar bisa merasakan dengan jelas reaksi tubuhnya. Namun sayang, bukannya menyentuh tangan Caitlin, Lewis justru menunjuk pintu disamping Caitlin. "Kalau tidak salah aku memiliki penghangat untuk meregangkan otot," ucap Lewis.

__ADS_1


Caitlin menghembuskan nafas kecewa, ingin rasanya ia tidak merasa gugup dan menyentuh tangan Lewis seperti biasanya. Tapi mengapa sekarang sangat sulit? sungguh terasa menyiksa dirinya sendiri.


Tak berapa lama, Lewis menghentikan mobilnya di depan sebuah restoran, ia melepaskan seat beltnya. "Aku terlambat makan siang tadi, kau belum makan bukan?" tanya Lewis.


Caitlin menggeleng kepalanya lemah. "Belum," jawab Caitlin tak bersemangat sambil melepaskan seat belt dan turun terlebih dahulu dari dalam mobil.


Lewis pun ikut turun dan melihat Caitlin yang tak bersemangat langsung menggenggam tangan itu. "Ayo masuk," ucap Lewis. Caitlin yang mendapatkan keinginannya sedari tadi langsung menoleh pada Lewis yang beda tepat di depannya.


Deg, Deg, Deg.


Debaran jantung yang begitu kencang dirasakan Caitlin untuk pertama kalinya. Apa benar yang diucapkan oleh Clara? apa Caitlin mencintai Lewis? semua pertanyaan berputar di kepala Caitlin membuatnya semakin terlihat aneh di depan Lewis.


--

__ADS_1


Guys, jangan lupa like komen ya. Jangan lupa baca karya-karya aku yang lainnya, banyak yang udah tamat juga kok guys.


Lancar ya puasa kalian semua🥰


__ADS_2