My Adopted Princess

My Adopted Princess
Bab 7


__ADS_3

Pemakaman dilakukan dengan cepat, Austin selaku Daddy Lewis yang mendapatkan kabar dari Selena langsung menyusul saat itu juga, ia membantu semua proses pemakaman. Keesokan harinya mereka mulai membawa semua barang-barang milik Caitlin dan mengurus hak asuh Caitlin menjadi atas nama mereka berdua.



Selena sudah menjelaskan semuanya pada Lewis, ia sudah berbincang dengan Tommy bahwa Lewis tidak akan masuk ke dalam penjara dan semuanya diselesaikan secara kekeluargaan seperti yang diinginkan Maria di malam saat wanita itu sadarkan diri walau hanya dalam waktu yang sebentar. Malam itu Maria menggenggam tangan Caitlin yang tertidur dalam posisi duduk di samping ranjangnya, ia meminta pada Selena dan Tommy untuk menjaga Caitlin dengan sepenuh hati, Maria merasa sudah sangat lemas dan tak memiliki banyak waktu lagi untuk bersama putri kesayangannya, dan benar saja, pagi harinya keadaan Maria kembali buruk, ia kembali tak sadarkan diri dan kritis.



“Kami akan membawa Caitlin ke Chicago, mungkin satu tahun sekali aku akan datang bersama Caitlin untuk menemuimu, sekali lagi aku mengucapkan terima kasih, aku akan memperlakukan Caitlin seperti anakku sendiri,” ucap Austin sambil menarik nafasnya dalam, lalu merapikan jas berwarna abunya dan berdiri memberikan uluran tangan pada Tommy.


__ADS_1


Tommy menganggukkan kepalanya pelan, ia menatap Caitlin yang tertidur pulas di dalam mobil karena tak kunjung berhenti menangisi kepergian Maria. Andai saja, Tommy memiliki penghasilan lebih agar bisa merawat Caitlin yang sudah ia anggap seperti cucu nya sendiri, namun apa daya, untuk bertahan hidup saja ia sudah cukup kesulitan, ia tidak akan bisa memberikan segala yang terbaik untuk Caitlin yang masih membutuhkan pendidikan. “Akupun sangat berterima kasih karena kalian sudah bertanggung jawab, aku harap kalian tak melupakan aku dan memberikan aku ijin untuk bertemu dengan Caitlin nantinya, dia sudah aku anggap sebagai cucuku sendiri.”



Selena meraih tangan Tommy dan menatap pria itu dengan wajah serius. “Tentu saja kami pasti mengijinkan mu untuk bertemu dengan Caitlin. Aku sendiri yang akan mengantarkan Caitlin setiap tahunnya jika suamiku sedang sibuk,” ujar Selena dengan sangat meyakinkan.



... ✨✨✨...


Malam harinya Lewis kembali terjaga, ia tak bisa tidur dengan tenang, pikirannya mulai berkelana mencari cara agar ia tidak sepengecut ini, kesalahan fatal yang sudah ia buat namun kedua orangtuanya yang bertanggung jawab. “Menurutmu bagaimana?” tanya Lewis, sebelah tangannya mempererat jaket yang sedang ia gunakan, angin malam begitu terasa di balkon ini, kedua orangtuanya sudah tertidur di kamar miliknya, Caitlin di kamar tamu yang sering digunakan oleh Brian, sedangkan Lewis di atas sofa ruang tamu dan lebih memilih menghabiskan malamnya di balkon.

__ADS_1



“Apa lagi yang kau inginkan? Orangtuamu sudah berbaik hati bertanggung jawab untuk mengurus Caitlin, semuanya sudah selesai, kau hanya harus menyelesaikan kuliah mu dengan baik tanpa membuat ulah lagi,” jawab Brian dengan suara mengantuknya. Entah apa yang di pikirkan Lewis hingga bisa menghubunginya pukul 2 pagi seperti ini.



“Tapi aku merasa menjadi pengecut, aku kembali berutinitas dan—“



“Kalau itu yang kau pikirkan lebih baik kau yang menjaga Caitlin, kau mengantarkannya ke sekolah, kau bersikap layaknya seorang kakak dan mungkin saja rasa bersalahmu akan hilang.” Terdengar suara tarikan nafas panjang dari ponsel Lewis. “Oh, tidak, jangan dengarkan usulku tadi, lebih baik kau tidur dan tidak memikirkan apapun lagi, semuanya sudah dipikirkan baik-baik oleh Mommy mu, kau hanya harus bersikap menjadi anak yang baik dan jangan mengganggu tidurku lagi, 2 hari ini aku sangat kekurangan tidur karena menemani mu.”

__ADS_1


__ADS_2