
...💜HAPPY READING 💜...
Tibalah Waldo di mansion utama Donzello.
" Ada apa pah memanggil ku, aku lagi sibuk." Ucap Waldo yang belum menyadari ada sosok kecil yang duduk disebelah mamah nya.
" Heh bocah sialan liat baik-baik anak kecil ini." Ucap Amedeo dengan marah.
" Sabar pah." Ucap Fionnuala menenangkan suaminya.
" What? Bukankah kau anak kecil yang kemarin memotong rambut ku? " Tanya Waldo yang terheran-heran.
" Apa maksud nya Waldo?" Ucap Amedeo.
" Gini pah kemarin waktu dikantor anak ini mengaku bahwa aku sebagai uncle nya padahal ku tak mengenal. Dan anak ini malah datang untuk potong rambut sungguh konyol." Ucap Waldo.
" Gini yah daddy tujuan ku baik. Hanya ingin melakukan test DNA. Ini hasil nya." Ucap Naela.
" Cih, aku tidak percaya mah pah bisa aja di manipulasi." Ucap Waldo.
" Makanya itu mamah sama papah mau test DNA ulang." Ucap Fionnuala.
" Ayo siapa takut." Tantang Waldo.
Tibalah Amedeo dan Waldo dirumah sakit milik Donzello.
" Segera test rambut ini dan hasilnya segera mungkin." Ucap Amedeo.
" Baik tuan. Hasilnya paling cepat akan keluar besok tuan." Ucap sang Dokter.
" Hmm baiklah." Ucap Amedeo dan Waldo.
Mereka pun kembali ke mansion.
" Bagaimana pah, kapan hasil nya keluar." Tanya Fionnuala.
" Besok mah hasilnya akan keluar." Ucap Amedeo.
__ADS_1
" Daddy, grandma, dan grandpa Naela pergi dulu. Sudah mau sore. Besok aku kembali kesini lagi." Ucap Naela.
" Kabur tuh takut." Ucap Waldo.
" Tidak takut daddy tapi ntar orang rumah pada nyariin. Bye semua muach... muachh.." Ucap Naela sambil mencium pipi daddy, grandpa, dan grandma.
Fionnuala, Amedeo, dan Waldo seketika terdiam dan kaget atas tingkah anak kecil ini.
" Eh tunggu, biar diantarkan supir." Ucap Fionnuala.
" Tidak usah grandma. Aku bisa sendiri." Ucap Naela.
" Hati-hati" Ucap Fionnuala dan Amedeo.
" Heh bocah awasi anak tadi." Perintah Amedeo
" Iya pah." Ucap Waldo. Segera Waldo memerintahkan bodyguard untuk mengawal dan mengawasi Naela.
Disisi lain Naela pergi ke hotel agar tidak ketahuan dimana rumahnya. Ia tau bahwa ia akan diawasi. Setelah itu ia masuk ke sebuah kamar mandi dan ternyata kamar mandi itu ada pintu menuju jalan besar dan tidak ada CCTV. Jadi aman untuk Naela dan lolos dari pengawasan Donzello.
" Sayang dari mana saja kamu." Khawatir Violeta.
" Maaf mom tadi aku udah izin kakak mau pergi ke rumah teman dan besok aku juga harus kesana lagi mom. Minta izin yah mom." Ucap Naela.
" Iya boleh asalkan jangan lupa izin dan makan yah. Jaga diri juga." Ucap Violeta.
" Siap Nyonya." Ucap Naela sambil hormat.
" Naela masuk kamar dulu mom." Ucap Naela.
" Iya nak." Ucap Violeta.
Sial benar hari ini udah ketemu presdir kurang ajar eh anak kirain ilang. Aduhh. Batin Violeta.
Kamar Naela
" Gimana dek, lancar." Ucap Nardo.
__ADS_1
" Lancar kak, tapi mereka masih meragukan apalagi daddy. Tapi tenang kak besok aku akan kesana lagi dan melihat hasil DNA karena tadi kita test ulang agar lebih meyakinkan." Ucap Naela.
" Okelah. Wajar kalau mereka ragu. Tenang setelah mereka mengetahui nya kalau kau benar-benar anaknya dan cucu nya. Kita akan beri sedikit pelajaran untuk tidak mengatakan siapa mommy kita dan mereka hanya mengetahui kamu saja anaknya. Kita akan bongkar saat waktunya tepat. " Ucap Nardo.
" Okey kak." Ucap Naela.
Mension Donzello
" Maaf tuan. Nona kecil lolos." Ucap bodyguard yang disuruh oleh Waldo untuk mengawal Naela sekaligus megawasinya.
" Sudahlah pergi." Ucap Waldo.
" Udah besok dia akan datang." Ucap Fionnuala.
Siang harinya setelah pulang sekolah. Naela langsung pergi ke mansion Donzello.
" Selamat siang nona kecil. Silahkan masuk sudah ditunggu didalam." Ucap Security.
" Iya uncle." Ucap Naela dengan nada imut
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.
( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )
.
.
.
HAPPY READING
IG : @Vanesaefkm_
__ADS_1