
...💜 HAPPY READING 💜...
" Saya disini ingin mengutarakan apa yang ada didalam lubuk hati saya." Ucap Waldo
" I just want to tell you that I didn’t mean to do that, sorry for my foolishness. I’m sorry, girl for what I’ve done. I’m not perfect, I make mistakes. Sorry for hurting you so many times. I’ve learned that sometimes SORRY isn’t enough. Sometimes the best way to say sorry doesn’t involve words." Ucap Waldo dengan tulus. ~ Aku hanya ingin berkata padamu kalau aku tidak bermaksud melakukan itu, maafkan kebodohanku. Aku minta maaf atas apa yang sudah aku lakukan. Aku nggak sempurna, aku membuat banyak kesalahan. Maaf karena sudah melukaimu berulangkali. Aku sudah belajar bahwa terkadang kata maaf tidaklah cukup. Terkadang cara terbaik untuk minta maaf tidak butuh kata-kata. ~
" Sorry for breaking your heart, I wish I could erase all the bad memories I gave you. Can you forgive me? Can we start anything all over again? Give me a chance to fix what I’ve broken, give me a chance to mend our relationship. Please give me a chance, just one more chance, and I will show you how I love you." Ucap Waldo. ~ Maaf karena sudah menghancurkan hatimu, kuharap aku bisa menghapus semua kenangan buruk yang aku berikan padamu. Bisakah kamu memaafkanku? Bisakah kita memulai semuanya dari awal lagi? Beri aku kesempatan memperbaiki apa yang kurusak, beri aku kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita. Kumohon beri aku kesempatan , satu kesempatan lagi saja, dan akan kutunjukkan betapa aku mencintaimu. ~
" I’m sorry for my past self, please accompany me to the future and help me to be the new me. Will you marry me? I don't really know what I'm supposed to do if you say "no," so could you save us both the trouble and say "yes? " Ucap Waldo yang ditunggu-tunggu oleh semua orang. ~ Aku minta maaf untuk diriku di masa lalu, kumohon temani aku di masa depan dan bantu aku menjadi seseorang yang baru. Maukah kamu menikah denganku? Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus ku lakukan jika kamu berkata tidak, jadi bisakah kamu menyelamatkanku dan berkata iya. ~
DEG!
Violeta yang mendengarkan ucapan Waldo sangat terharu sekaligus terkejut, ia bingung harus berkata apa.
Apa harus aku terima lamaran ini. Aku memang sudah menerima kehadiran nya. Anak-anak pun sangat menyayangi nya. Haruskah aku belajar untuk mencintai, iya mungkin ini yang terbaik. Batin Violeta.
Ia pun menatap daddy nya yang masih ada disebelah nya. Benedetto yang merasa ditatap oleh putrinya hanya bisa mengangguk kepalanya tanda ia setuju dengan apapun keputusan putrinya itu.
" Yes, I do." Ucap Violeta sambil menestes dengan air mata kebahagiaan.
__ADS_1
Semua orang disana yang mendengarkan jawaban dari Violeta pun bertepuk tangan dan ikut merasa bahagia dan lega.
Waldo yang mendapatkan jawaban dari Violeta pun ikut senang sampai tidak bisa berkata-kata.
" Wahh, sungguh lega sekali, lamarannya sudah diterima mari kita lanjutkan ke acara inti, yaitu melangsungkan pernikahan untuk keduanya. Silahkan untuk tuan Benedetto, ada yang ingin anda sampai kan untuk putri anda." Ucap MC.
DEG!
Pernikahan? Jadi, ini...Batin Violeta.
" Huh... Finally, the moment we've been waiting for has arrived, but a father and mother fear it. Feelings are mixed between joy and sadness. please know that your heaven has now moved to your husband. Looking at all the old photos, still can't believe you are now a wife. We release you from home, but not from our hearts. Because 'you will always be our daughter. Some say 'if you love someone, you have to let them go'. I agree with that but it's easier said than done. Be an obedient and responsible wife. " Ucap Benedetto. Sungguh kata-kata nya membuat Violeta meneteskan air mata karena terharu.
~ Akhirnya saat yang dinanti tiba juga, tapi ditakuti oleh seorang ayah dan ibu. Perasaan bercampur baur antara senang dan sedih. Ketahuilah bahwa surgamu kini telah berpindah ke suami. Melihat semua foto-foto lama, masih tak percaya kamu sekarang sudah bergelar istri. Kami lepaskan kamu dari rumah, tapi tidak dari hati kami. Karena 'kamu akan selalu menjadi putri kami. Ada yang bilang 'jika kamu mencintai seseorang, kamu harus melepaskannya'. Ayah setuju dengan itu tapi lebih mudah mengatakannya daripada menjalaninya. Jadilah istri yang taat dan bertanggung jawab. ~
" I love you more, my dear." Ucap Benedetto sambil meneteskan air mata haru.
Benedetto pun menyerahkan anaknya yang sangat ia sayangi ke laki-laki pilihan anaknya.
" Jaga dia, sayangi dia dengan segenap hati mu. Jangan pernah kau sakiti lagi. Aku percayakan putri ku kepada mu." Ucap Benedetto.
__ADS_1
" Tentu, dad." Ucap Waldo penuh keyakinan.
Berani juga dia memanggil ku dengan sebutan daddy sekarang. Batin Benedetto sambil menggeleng-gelengkan kepada nya.
Setelah menyerahkan putrinya, ia langsung duduk ketempat yang memang sudah ditentukan.
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.
( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )
.
.
.
__ADS_1
HAPPY READING
IG : @Vanesaefkm_