My Daddy Presdir Mafia

My Daddy Presdir Mafia
Episode 32


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


Brautmode You Are Main Frankfurt. Bridal shop in Frankfurt, Germany


Disinilah para sahabat Violeta sedang mempersiapkan wedding dress yang akan digunakan oleh Violeta.


" Ini sih bagus-bagus, sampai bingung aku milihnya." Ucap Victoria.


" Bagaimana dengan ini, simple, tapi juga elegan. Ini akan cocok sekali dengan badan Violeta, bagaimana Naela, cocok tidak?" Ucap Ivy. Naela memang diajak untuk memilih wedding dress. Sedangkan Nardo ia ada di rumah dengan daddy nya membahas sebuah rencana.


" Ini bagus, aunty, aku suka." Ucap Naela.


" Kalau begitu kita pilih ini saja, bagaimana." Ucap Ivy.


" Setuju." Seru Victoria, Charlotte, Naela bersamaan.


" Baiklah, Naela nanti kamu berikan ini pada mommy mu." Titah Ivy.


" Siap, aunty." Ucap Naela.


" Oke, karena wedding dress sudah ada, kita cari jas setelan untuk Waldo." Ucap Charlotte.


" Bagaimana dengan ini, ini sangat serasi dengan dress Violeta." Ucap Victoria.


" Setuju." Ucap Charlotte, Ivy, dan Naela secara bersamaan.


" Oke, kita pilih ini, apa ada yang kurang lagi? Jika tidak kita langsung pulang." Ucap Charlotte.


" Ada, cincin pernikahan, kita belum beli." Ucap Ivy.


" Ah iya, kalau begitu, mari kita cari sekarang." Ucap Charlotte.


Mereka semua pergi meninggalkan butik baju pernikahan dan segara meluncur ke toko perhiasan.


Tiffany & Co. Jewelry store in Frankfurt, Germany


Tibalah mereka di toko perhiasan.


" Permisi, nona, bisa saya bantu?" Ucap pegawai perhiasan.


" Tolong keluarkan model cincin pernikahan terbaru dan paling rekomendasi." Ucap Victoria.

__ADS_1


" Ini nona, model-model terbaru dan ini sangat direkomendasikan." Ucap pegawai perhiasan.


" Aunty, aku suka cincin ini, aku yakin, mom dan daddy pasti akan suka." Ucap Naela.


" Aku pun suka dengan ini." Ucap Ivy.


" Baiklah, tolong bungkuskan ini. Ukuran nya untuk jarinya usia tiga puluh tahunan untuk laki-laki dan untuk perempuan yang usianya dua puluh lima tahunan. " Ucap Victoria. Semoga pas di jari mereka. Batin Victoria.


" Baik, nona." Ucap pegawai perhiasan. Segera pegawai perhiasan membungkuskan pesanan yang diminta oleh Victoria dan mencari cicin dengan ukuran untuk usia tiga puluh tahunan dan dua puluh lima tahunan.


Setelah membeli wedding dress, cincin pernikahan, dan jas setelan pernikahan, mereka akhirnya pulang ke mansion masing-masing. Sebelum pulang mereka mengantarkan Naela terlebih dahulu.


Mansion Violeta


Dua laki-laki tengah mengobrol membicarakan tentang rencana pernikahan yang akan dapat gabung dengan lamaran.


" Dad, jika grandpa tidak diberitahu, bagaimana dengan mommy, siapa yang akan mengantarkan mommy ke altar pernikahan?" Ucap Nardo.


" Benar juga, apa harus kita beritahu grandpa dan grandma?" Ucap Waldo.


" Iya, dad, menurut ku mereka harus diberitahu." Ucap Nardo.


Tok... tok..


" Masuk, girl." Titah Waldo.


Krek. Pintu Terbuka.


" Dad, ini wedding dress, setelan jas daddy, dan ini cincin yang akan daddy dan mommy gunakan." Ucap Naela.


" Ini sangat bagus, daddy, suka, sebelum acara dimulai berikan gaun ini kepada mommy mu, mendadak tidak apa-apa." Ucap Waldo.


" Siap, dad." Ucap Naela.


" Kenapa, Kak Nardo, ada disini, dad?" Tanya Naela.


" Jadi, gini, kakak kamu menyarankan untuk memberi tahu rencana ini kepada grandpa dan grandma." Ucap Waldo.


" Tapi kenapa, kak?" Tanya Naela lagi.


" Grandpa akan mengantarkan mommy ke altar pernikahan jadi grandpa harus diberitahu. Orang tua daddy pun akan diberitahu." Ucap Nardo.

__ADS_1


" Oh.. aku setuju dengan itu." Ucap Naela.


" Baiklah, daddy akan bicara dengan grandpa dan grandma." Ucap Waldo.


Setelah perbincangan antara anak dan daddy, Waldo pun menghubungi orang tuanya untuk berkumpul di mansion Violeta sekarang juga, begitu juga dengan orang tua Violeta.


Violeta sendiri sedang tidak ada di mansion, ia sedang berada di butiknya.


Ruang Keluarga


" Ada apa kau menyuruh kami semua kesini." Ucap Benedetto dengan nada sinis.


" Dad, jangan seperti itu." Ucap intimidasi Alexi.


" Eh, iya sayang." Ucap Benedetto yang langsung menciut nyalinya.


" Jadi, gini om, tante, pah, mah, alasan aku mengumpulkan kalian kesini aku ingin melamar sekaligus mengadakan pernikahan. Waktu pernikahan kita dulu karena tidak ada ikatan cinta. Aku ingin melamar nya dengan cinta ini dan langsung menikah saat itu juga. Aku sudah mempersiapkan semaunya jadi kalian tidak perlu khawatir. Dan aku mohon kepada kalian agar bisa menjaga rahasia ini dari Violeta, aku ingin ini menjadi moment berharga untuk ku dan Violeta. Dan surprise untuknya." Ucap Waldo.


Semuanya pun terkejut, tapi mereka menyetujui niat baik dari Waldo. Mungkin ini yang terbaik baginya dan Violeta.


" Mamah dan papah, setuju, jaga dia jangan sakiti dia lagi, itu pesan mamah, sayang." Ucap Fionnuala.


" Dengerin tuh, sampai terjadi apa-apa dengan anak dan cucu ku awas kamu." Ucap Benedetto.


" Pasti mah, tenang saja om, aku akan menjaganya dengan sepenuh hatiku." Ucap Waldo dengan yakin.


Perbincangan telah selesai. Mereka kembali ke mansion masing-masing. Untuk orang tua Violeta mereka memang sudah membeli sebuah mansion di Germany yang dekat dengan mansion Violeta.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.


( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )


.


.


.

__ADS_1


HAPPY READING


IG : @Vanesaefkm_


__ADS_2