My Daddy Presdir Mafia

My Daddy Presdir Mafia
Episode 21


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


Markas


Mereka pun sudah sampai ke markas. Seketika itu semua para mafioso menunduk hormat.


" Wah jadi ini markas seorang mafia." Batin Naela dan takjub melihat markas mafia daddy nya. Ia tak merasa seram sedikitpun. Ia malah dibuat takjub dengan bangunan serba hitam. Dari luar memang terlihat menyeramkan tapi saat masuk ke dalam sungguh banyak barang-barang mewah dan terlihat bangunan di dalam markas sangat megah.


Waldo memang sengaja membuat seperti itu dari luar seram agar tidak ada orang yang berani masuk ke dalam. Dan di dalam megah karena ingin membuat penghuni markas ini nyaman. Markas ini ibarat sebuah rumah megah yang menjadi tempat istirahat para mafioso.


" Mana Laiv dan Gavrilo?" Tanya Waldo pada mafioso dengan aura yang sangat dingin.


" Mereka ada diruangan nya king." Ucap salah satu mafioso.


" Hmm." Waldo.


Waldo pun segera menuju ruangan Laiv dan Gavrilo. Waldo yang merasa sudah ingin menghabisi para kecoak segera ia mendobrak pintu ruangan Gavrilo dan Laiv.


Brak.


" Sialan kalian. Disaat genting seperti ini, kalian hanya duduk santai. " Geram Waldo.


" Sorry, jika kau mencari para kecoak mereka sudah ditempatnya ( Ruang Penyiksaan)." Ucap Laiv dengan santainya.


" Hmmm. Kau keluar dan ikut. " Ucap Waldo.


" Siap king." Ucap bersamaan Laiv dan Gavrilo.


Waldo pun keluar dari ruangan Laiv dan Gavrilo, namun saat keluar bertemu dengan papah nya dan mereka menuju ke ruang penyiksaan bersamaan.


" Dimana mereka Waldo?" Tanya Amedeo.


" Diruangan pah." Ucap Waldo.


" Hmmm. " ucap Amedeo.


" Naela tunggu disini yah. Daddy mau masuk kedalam dulu." Ucap Waldo.


" Tidak, Naela mau ikut." Ucap Naela.


" Pah, uncle bagaimana ini." Ucap Waldo.


" Naela sayang, disini saja yah, tidak baik anak kecil untuk masuk." Ucap Amedeo mencoba memberikan pengertian untuk Naela.


" Baiklah grandpa. " Ucap Naela.

__ADS_1


Namun Naela tidak tinggal diam. Ia mengendap-endap agar bisa melihat apa yang di lakukan daddy nya dengan para kecoak itu.


Mereka pun masuk kedalam ruangan penyiksaan.


Ruang Penyiksaan


" Ternyata ini yang mencelakai putra ku." Ucap Waldo dengan nada keras. Ia sudah tau hanya dengan melihat tato ditubuh para musuhnya dan ternyata tato itu milik Mafia Tiger Black.


" Hancurkan markas Tiger Black sekarang! Dan jangan lupa bawa Leader nya hidup-hidup!" Perintah Waldo dengan tegas.


Namun tiba-tiba.


" Dad biarkan aku yang mengurusi kecoak ini." Ucap Naela secara tiba-tiba masuk kedalam markas.


" What sayang. Kenapa kau ada disini,keluar sayang. Ini tidak baik. " Ucap Waldo dengan nada lembut.


Namun bukan Naela namanya. Ia tidak menghiraukan omongan Waldo.


Segera Naela mengambil sebuah pisau yang tajam yang ada di depan matanya.


Srtt... srtt....


Naela menusuk perut mafioso Tiger Black. Para mafioso itu menjerit kesakitan. Naela sangat menikmati jeritan itu. Waldo yang melihat pun dibuat terkejut membelalakkan matanya begitu juga dengan Laiv, Gavrilo, Benedetto, dan Amedeo. Para mafioso Zello Blood yang sedang ada disitu juga ikut terkejut. Apa benar ini anak kecil? Seperti itulah pikiran mereka sekarang.


Seketika para mafioso Tiger Black mati ditempat. Entah ada apa di dalam diri Naela. Ia benar-benar haus akan membunuh orang yang sudah melukai kakaknya. Sifatnya sangat mirip dengan Waldo.


Naela sekarang sudah dipenuhi cairan merah yang melekat pada tubuhnya dan pakaiannya. Cairan merah itu adalah darah para musuh yang di tusuk oleh Naela. Sungguh Naela sama sekali tidak takut dengan apa yang dilakukan nya sekarang.


" No grandpa, dia sudah melukai kakakku." Ucap Naela sendu mengingat keadaan kakaknya yang masih ada didalam ruang operasi.


" Sudah, dia sudah mati Naela. Ayo kita kerumah sakit sekarang." Ucap Benedetto.


" Baiklah grandpa, tapi aku ingin leader Mafia Tiger Black harus mati dad. Aku ingin daddy segera memberi pelajaran kepada mereka semua tanpa sisa apapun." Ucap Naela dengan tegas.


" Pasti sayang. Daddy akan buat mereka habis seperti serpihan debu tanpa sisa." Ucap Waldo.


" Oh ya nak Waldo bisa kau belikan pakaian baru buat Naela, liat tubuh dan bajunya penuh dengan darah." Ucap Benedetto.


" Baik om, sebentar saya panggil anak buah saya." Ucap Waldo.


" Makasih nak." Ucap Benedetto.


" Iya om." Ucap Waldo. Segera ia menyuruh salah satu mafioso nya untuk beli baju untuk Naela.


" Ini pakaiannya king." Ucap Mafioso.

__ADS_1


" Hmm." Jawab Waldo.


" Om ini pakaiannya, Naela bisa ganti di kamar mandi sebelah sana om." Ucap Waldo.


" Iya nak." Ucap Benedetto.


" Naela, ganti pakaian mu dan bersihkan badanmu. Jika mommy mu melihat ini dia pasti akan sangat khawatir." Ucap Benedetto.


" Iya grandpa." Ucap Naela. Ia pun segera berganti baju yang diberikan oleh grandpa nya.


🦋🦋🦋


" Amedeo, Waldo aku pamit duluan kerumah sakit sama Naela." Ucap Benedetto.


" Iya nanti aku akan menyusul bersama Waldo." Ucap Amedeo.


" Iya om, kami nanti akan menyusul." Ucap Waldo.


Naela yang sudah membersihkan diri dan berganti pakaiannya segera ia menuju kerumah sakit bersama grandpa nya Benedetto.


Ruang Penyiksaan


Waldo sedang menyiksa leader dari Tiger Black sesuai janjinya tadi pada Naela. Leader itu di bawa hidup-hidup oleh mafioso Waldo setelah mereka menghancurkan markas Tiger Black dan membuat markas Tiger Black beserta isinya seperti serpihan debu.


Tiger Black sangat ingin menduduki peringkat pertama. Tapi karena ia kurang pintar dan kurang anggota akhirnya ia kalah.


Waldo sudah merasa puas. Leader Tiger Black dan para mafioso nya sudah di siksa habis-habisan oleh Waldo dan para mafioso nya. Tiger Black hanya sedang menunggu ajalnya menjemput.


Ia dibiarkan tergeletak begitu saja di ruang penyiksaan. Karena sebentar lagi tidak lebih dari 24 jam ia akan mati dengan sendirinya. Karena Waldo sudah memberi mereka obat khusus yang akan menyiksa tubuh para mafioso Tiger Black dan leader nya secara perlahan selama 24 jam dan beberapa luka akibat siksaan dari Waldo yang akan membuat mereka mati lebih cepat.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.


( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )


.


.


.


HAPPY READING

__ADS_1


IG : @Vanesaefkm_


__ADS_2