My Daddy Presdir Mafia

My Daddy Presdir Mafia
EXTRA PART 6


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


" Ini sungguh indah, terima kasih sudah membawa ku ketempat indah seperti ini." Ucap Violeta. Ia sungguh takjub dengan keindahan tempat ini. Ia pun memeluk Waldo dan tentunya Waldo menyambut pelukan hangat dari Violeta, ia tak menyia-nyiakan kesempatan ini.


" Aku kan sudah bilang tempat ini adalah tempat terindah di dunia. Bagaimana apa kamu sangat menyukai nya?" Ucap Waldo.


" Tentu, tentu aku sangat menyukai nya, terima kasih honey." Ucap Violeta tulus dari hatinya.


DEG!


" Coba ulangi lagi, tadi kamu memanggil ku apa?" Jujur Waldo terkejut dengan ucapan Violeta, ini pertama kali nya Violeta memanggil dirinya dengan sebutan honey tanpa paksaan seperti saat di Istanbul.


" Aku tidak mau mengulangi nya." Ucap Violeta menahan rasa malu nya.


" Jangan malu-malu jika mau memanggil dengan sebutan itu, sweety." Ucap Waldo.


" Iya, iya honey." Ucap Violeta yang masih saja malu-malu. Waldo yang mendengar kan itu tentu saja sangat sangat bahagia. Banyak pertanyaan yang muncul di benaknya, apakah Violeta sudah menerima dan jatuh cinta padanya?


" Bolehkah aku bertanya?" Tanya Waldo.


" Tentu, apa yang ingin kamu tanya kan?" Ucap Violeta.


" Apa kamu sudah mencintai ku? Dan menerima ku seutuhnya." Tanya Waldo.


" Jujur untuk saat ini aku memang sudah menerima mu dengan seutuhnya dan aku juga sudah memaafkan mu, tapi untuk mencintai mu, entahlah, tapi aku akan belajar mencintai mu, jadi buatlah aku belajar tentang mencintaimu." Ucap Violeta.


" Off course, aku akan membuat mu jatuh cinta kepada ku." Ucap Waldo. Violeta yang mendengar ucapan Waldo hanya tersenyum.


Mereka pun menikmati keindahan alam yang disajikan di tempat ini. Cappadocia, itulah tempat yang saat ini Waldo membawa Violeta. Cappadocia tempat yang sangat romantis bahkan keindahan nya.


Cappadocia adalah salah satu karunia alam buat Turki. Kota Kecil di Anatolia timur ini berlokasi di dataran tinggi yang dikelilingi bentang alam unik.


Kini mereka menaiki sebuah wahana balon udara yang bisa di sewa bersama pasangan untuk menikmati indahnya pemandangan dari atas ketinggian. Balon udara itu disebut dengan hot air balloon yang jadi wisata primadona di Cappadocia. Wisata balon udara ini disebut menjadi atraksi yang paling laris di Cappadocia. Kegiatan ini sendiri dilakukan di Goreme National Park. Wisatawan akan diajak untuk melihat keindahan Cappadocia dari atas udara. Waldo membayar biaya sewa 200 USD atau sekitar Rp 2,8 juta.


" Ini luar biasa. Maaf, maaf jika aku sudah salah sangka terhadap mu." Ucap Violeta yang sudah menaiki wahana balon udara bersama Waldo dan menikmati pemandangan yang luar biasa dari atas ketinggian. Violeta saat matanya ditutup, ia sempat salah sangka jika Waldo akan berbuat aneh-aneh.

__ADS_1


" Tidak apa-apa, aku mengerti, kamu pasti masih trauma dengan apa yang pernah ku lakukan dulu, jadi wajar saja jika kamu salah sangka terhadap ku." Ucap Waldo sambil menggenggam tangan Violeta. Sedangkan Violeta yang tangan nya dipegang tidak menolak sama sekali.


Violeta yang mendapatkan jawaban itu tiba-tiba langsung mencium bibir Waldo dengan singkat, namun Violeta ditahan oleh Waldo dan kini mereka berciuman panas tanpa ada sedikit penolakan dari Violeta, mereka berciuman diatas ketinggian melihat pemandangan yang indah dan tentunya meninggalkan momen yang akan sulit mereka lupakan.


Sungguh ciuman ini sangat berarti bagi Waldo, ciuman panas yang dilakukan oleh keduanya tanpa ada rasa terpaksa dan mereka berciuman dengan kesadaran masing-masing.


Kini kedua sejoli sudah melepaskan ciuman masing-masing. Canggung? Itulah yang sedang dirasakan oleh Violeta maupun Waldo.


" Disini dingin, mari ke hotel sekarang." Ucap Violeta mengalihkan ke pembicaraan, karena ia tidak mau jika Waldo mengungkit ciuman itu dan bertanya-tanya.


" Apa kamu kedinginan? Pakailah jas aku." Ucap Waldo sambil melepaskan jas yang ia pakai.


" Tidak perlu, lebih baik kita ke hotel sekarang." Ucap Violeta.


" Baiklah." Ucap Waldo. Kini Waldo dan Violeta menaiki mobil yang sama, mereka sedang dalam perjalanan menuju ke hotel. Sesampainya di hotel Violeta langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, begitu juga dengan Waldo, mereka berdua mandi secara bergantian.


" Besok kita akan pulang ke Germany, honeymoon kita sudah selesai." Ucap Waldo.


" Secepat itu?" Ucap Violeta yang heran.


" Iya, karena aku ada kerjaan yang tidak bisa ku tinggal kan." Ucap Waldo. Violeta hanya menjawab dengan mengangguk-anggukan kepalanya, namun tiba-tiba dia.


" Sungguh? Apa kamu sudah siap?" Tanya Waldo.


" Demi tuhan, aku siap, aku akan belajar menjadi istri yang baik." Ucap Violeta.


" Oke, akan aku lakukan, tapi mungkin ini akan terasa sakit, karena kamu sudah lama tidak melakukan nya." Ucap Waldo.


" Tidak apa-apa, ini sudah menjadi kewajiban ku sebagai istri." Ucap Violeta.


Waldo yang merasa mendapat lampu hijau, segera mencium bibir Violeta sebagai pemanasan, Waldo memberikan kissmark di leher Violeta.


" Ukhh, geli." Ucap Violeta sambil mendesah kenikmatan.


Kemudian ia melepaskan pakaiannya dan pakaian Violeta dan kini keduanya sudah tidak memakai sehelai benang ditubuhnya.

__ADS_1


" Jangan ditutup sweety, kau sangat cantik sekali." Ucap Waldo di kuping kanan Violeta. Jujur Violeta masih malu dengan hal ini. Maka dari itu ia menutup dua buah persik yang ada didadanya.


Senjata Waldo sudah menegang, ia pun mulai melakukan penyatuan. Ia menghentakkan senjatanya ke area pribadi Violeta.


" Ukh.. , sakit... hiks.." Tangis Violeta.


" Maaf, lebih baik sudah cukup, aku tidak mau membuat mu menangis lagi, sweety." Ucap Waldo yang mau melepaskan senjatanya yang hampir masuk ke dalam area pribadi Violeta.


" Tidak jangan, please." Ucap Violeta yang tidak mau mengecewakan Waldo.


Sedangkan Waldo yang terus mendapatkan lampu hijau segera melanjutkan penyatuannya lagi, karena belum sepenuhnya miliknya masuk sempurna.


" Ini sakit sekali." Lirih Violeta.


Setelah dirasa masuk sempurna, ia pun mendiamkan dulu miliknya di tempat Violeta sambil mencium bibir peach Violeta. Karena Waldo yang tidak tega melihat Violeta merasa kesakitan. Setelah dirasa sakitnya sudah mereda, ia pun melancarkan aksinya dan terjadilah hubungan suami istri. Dengan gerakan cepat dan lambat membuat Violeta merasakan nikmat tiada tara, ini sangat berbeda rasanya saat ia dan Waldo pertama kali melakukan nya tujuh tahun lalu.


Suara deru nafas dan erangan kenikmatan menyatu dalam kamar tersebut. Keringat bercucuran karena pergulatan panas malam ini. Kamar tersebut menjadi saksi bisu percintaan mereka tanpa ada rasa keterpaksaan.


Setelah Waldo dan Violeta mencapai puncaknya nya, Waldo pun ambruk di sebelah Violeta. Waldo juga sudah menyemburkan benihnya di dalam rahim Violeta. Waldo berharap akan ada malaikat kecil di rahim Violeta.


" Terima kasih sweety." Ucap Waldo sambil mencium kening Violeta dan Violeta hanya menganggukkan kepalanya, Violeta sudah lelah karena pergulatan panas malam ini. Setelah mengucapkan kata Itu Waldo langsung tertidur,begitu juga dengan Violeta.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.


( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )


.


.


.

__ADS_1


HAPPY READING


IG : @Vanesaefkm_


__ADS_2