My Daddy Presdir Mafia

My Daddy Presdir Mafia
EXTRA PART 8


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


GERMANY


Kini mereka telah landing di Bandar Udara Frankfurt am Main, sesampainya di bandara mereka dijemput oleh mafioso yang bertugas menyetir mobil. Bukan sembarang mobil yang mereka gunakan, mobil ini adalah Mercedes-Maybach Exelero yang memiliki harga 8 Million Dollars atau sekitar Rp110 miliar. Mereka pun dari bandar udara menuju mansion.


Tibalah Waldo dan Violeta di mansion. Turunlah mereka dari mobil dan disambut oleh para pelayan dan mafioso.


" Selamat datang kembali tuan, nyonya." Ucap para pelayan dan mafioso sambil menunduk hormat.


" Wah, terima kasih." Ucap Violeta sambil tersenyum ramah. Sedangkan Waldo, jangan ditanya lagi dia tidak mengeluarkan sedikit kata. Ia tetap berjalan dengan gagah nya sambil menggandeng tangan sang istri tercinta.


Tibanya mereka di ruang keluarga, disinilah semua keluarga berkumpul menyambut kedatangan Violeta dan Waldo.


" Mommy , daddy , i miss you." Ucap Naela sambil berlari ke arah orang tuanya dan memeluk Waldo dan Violeta secara bergantian.


" Mommy , juga rindu kamu sayang. " Ucap Violeta membalas pelukan hangat dari Naela.


" Daddy, mana adik Naela?" Tanya Naela dengan polosnya.


" Emm...masih pros....aauu, sakit sweety." Ucap Waldo yang masih belum selesai dengan kalimatnya sudah terlebih dahulu perutnya dicubit oleh Violeta.


" Kalau ngomong disaring,honey. " Ucap Violeta dengan nada mengintimidasi.


" Sorry! Sweety." Ucap Waldo sambil cengengesan tidak jelas.


" Cie udah saling panggil dengan nama kesayangan." Goda Alexi.


" Ih apaan sih, mom." Ucap Violeta yang tersipu malu.


" Aduh jangan malu-malu dong menantu mamah ini." Ucap Fionnuala.

__ADS_1


" Lebay banget panggilan nya." Ucap Benedetto dengan sinis.


" Dad..." Ucap Alexi dengan nada yang mengintimidasi. Entah apa yang merasuki suaminya itu, masih saja bersikap acuh tak acuh terhadap Waldo.


" Eh sayang, hehe sorry." Ucap Benedetto yang seketika nyalinya langsung menciut.


" Papah bangga terhadap mu, pulang dari honeymoon langsung bisa menaklukkan nya dan sudah punya nama panggilan kesayangan." Ucap pelan Amedeo di telinga Waldo sambil menepuk pelan pundak Waldo.


" Keturunan Donzello selalu membanggakan." Ucap Waldo dengan bangganya. Sedangkan Amedeo yang mendengarkan itu hanya tersenyum bangga.


" Ekhm...Jadi begini, girl, daddy sama mommy akan berusaha untuk membuat adik untuk Naela dan juga Nardo , jadi Naela bersabar dulu. Ada saatnya nanti Naela akan mendapatkan adik di dalam perut mommy." Ucap Waldo.


" Yah...padahal aku ingin sekali bermain dengan adik. Yasudahlah. Tidak apa-apa." Ucap Naela sambil cemberut.


Violeta yang melihat anaknya cemberut hanya bisa menggelengkan kepalanya. Ia sungguh gemas dengan tingkah laku Naela.


" Welcome my daddy and mommy , i miss you so much." Ucap Nardo yang memeluk daddy dan mommy nya secara bergantian.


Setelah berpeluk kangen dengan anak-anaknya dan orang tua mereka. Kini Violeta sedang berbincang-bincang dengan mommy dan mamah mertuanya. Sedangkan Waldo, daddy ,dan papah mertuanya sedang berada di taman dan membahas tentang perkejaan.


" Mommy, mamah , gimana anak-anak selama aku tinggalkan? Apa mereka nakal?" Ucap Violeta kepada Alexi dan Fionnuala.


" Mereka tidak nakal, mereka sangat menggemaskan." Ucap Alexi kepada putrinya.


" Nardo dan Naela selalu menurut dengan kita berdua sayang." Ucap Fionnuala.


" Huh... syukurlah kalau mereka tidak nakal dan menurut kepada kalian. Aku sempat khawatir jika Nardo dan Naela akan merepotkan mommy dan mamah." Ucap Violeta , ia merasa lega mengetahui bahwa anak-anak nya tidak merepotkan mommy dan mamah mertuanya.


Malam hari pun tiba. Kini Violeta dan Waldo sedang berada di dalam kamar.


" Sweety." Ucap Waldo dengan nada manjanya.

__ADS_1


" Ada apa?" Tanya Violeta.


" Aku menginginkan hal itu." Ucap Waldo yang masih dengan mode manjanya. Entah mengapa ia kencanduan dengan tubuh Violeta, bukan hanya tubuhnya saja melainkan hatinya juga sudah penuh dengan candu cinta untuk Violeta.


" Hal apa?" Tanya heran Violeta. Jujur Violeta tidak peka terhadap omongan Waldo.


" Hal ini..." Ucap Waldo sambil mencium bibir Violeta dan pada akhirnya Waldo membuka seluruh pakaian yang dikenakan oleh Violeta.


" Bolehkah?" Tanya Waldo.


" Harusnya kau tanya dulu sebelum membuka seluruh pakaianku." Ucap Violeta.


" Sorry sweety, aku sudah tidak tahan lagi." Ucap Waldo. Ia pun segera membuka pakaiannya sendiri dan kini mereka berdua sudah full naked.


Terjadilah hubungan suami-istri, mereka melakukan sama seperti yang mereka lakukan saat berada di Turkey. Deru nafas panjang mengakhiri kegiatan suami istri di dalam kamar. Terlelaplah mereka dalam tidurnya.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.


( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )


.


.


.


HAPPY READING

__ADS_1


IG : @Vanesaefkm_


__ADS_2