
...💜 HAPPY READING 💜...
Violeta dan Victoria sudah tiba di universitas dimana mereka akan berkuliah yaitu Universitas Goethe Frankfurt. Universitas negeri di Frankfurt, Germany.
Setibanya di universitas, Violeta dan Victoria mencari ruang administrasi universitas untuk tahu ada di kelas mana mereka nantinya. Tibalah mereka di ruang administrasi. Diketuknya pintu.
Tok tok tok
"Permisi, saya dan teman saya mau bertanya kita ada di ruang kelas mana?" Tanya Violeta.
"Oh, murid baru ya? Atas nama ananda Violeta dan Victoria?" Tanya nya salah satu orang yang memang mengurusi pembagian ruang kelas.
"Iya, Sir." Victoria berkata dengan sopan.
"Ruangan ananda Violeta dan Victoria ada di ruang A1." Ucapnya.
"Baik, terima kasih. " Ujar Violeta dan Victoria secara bersamaan.
"Sama-sama." Ujarnya sambil menganggukkan kepalanya.
Violeta dan Victoria menuju ruang kelas. Mereka masuk ke dalam kelas dan duduk sebelahan. Dan tiba-tiba Violeta dan Victoria diajak berbincang dengan dua orang asing.
"Hai, kenalin aku Charlotte Eliza, di panggil Charlotte dan ini." Ucap Charlotte.
"Hai aku Ivy Florence dipanggil Ivy aja." Ucap Ivy.
"Hai juga, aku Violeta." Ucap Violeta.
"Aku Victoria." Ucap Victoria.
"Btw kalian mau pergi ke pesta ajaran baru untuk mahasiswa baru engga?" Ucap Ivy.
"Wahh akan seru sekali, kapan?" Tanya Violeta.
__ADS_1
"Masih dua minggu lagi." Jawab Ivy.
"Okelah, aku ikut." Ucap Violeta dan Victoria secara bersamaan.
Dua Minggu Kemudian, dalam dua minggu Violeta, Victoria, Ivy, dan Charlotte semakin menjadi dekat satu sama lain. Violeta dan Victoria juga sudah beradaptasi dengan Germany.
"Woy udah pada siap PARTY." Teriak Charlotte.
"SIAP." Teriak semangat Violeta, Victoria, dan Ivy.
Mereka berempat pun berangkat dari apartemen Violeta untuk ke pesta yang diadakan di sebuah Club ternama di Germany yaitu W'LO CLUB. Di dalam mobil mereka membicarakan pria tampan yang akan datang di acara tersebut sekaligus pemilik CLUB dan Kampus. Mereka berempat telah tiba di tempat pesta.
"Wow besar sekali Club ini. " Heran dan takjub Violeta.
"Iyaa, dan pemiliknya pun tampan, sangat sulit didekati. " Ucap Charlotte.
"Udah yuk masuk ke dalam. " Ucap Ivy.
Mereka masuk kedalam Club dan sungguh takjub dilihatnya gedung yang megah dan mewah, dentuman musik yang sangat cocok dengan selera Violeta. Sampai pada akhirnya mereka berjoget dan minum bir. Dan tanpa disengaja minuman Violeta sudah di campur dengan obat perangsang.
"Aku ke kamar mandi dulu." Ucap Violeta.
"Okey." Jawab Victoria.
Violeta pun berjalan menyelusuri lorong yang penuh dengan pasangan berciuman di dinding, dan saat ia mau ke kamar mandi ia malah salah masuk kamar VVIP dan di situ adalah tempat orang yang berpengaruh di dunia Waldo Donzello. Di kamar itu gelap gulita, karena lampu memang dimatikan oleh Waldo. Alasannya, saat Waldo ingin melakukan hubungan intim, partner nya tidak ada yang boleh tahu wajahnya.
"Akh, pa-panas, tolong ." Teriak Violeta kesakitan menahan panas karena efek obat perangsang.
Waldo yang kaget melihat perempuan masuk ke kamarnya dan terjadi lah hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan. Malam itu menjadi saksi bisu bahwa Waldo telah merenggut kehormatan yang selama ini dijaga oleh Violeta.
Tubuh Violeta terasa lelah, malam itu pun mereka lalui dengan pergulatan panas saat penyatuan itu terjadi, deru napas dan erangan suara kesakitan dan kenikmatan menjadi satu melekat di kamar itu.
Waldo mengira perempuan ini adalah wanita malam yang di berikan asisten nya. Pagi hari pun datang, Waldo melihat darah dan tetap mengira wanita itu adalah wanita malam yang masih virgin. Ia pun memberikan sejumlah cek yang berisi uang diatas meja sebelah kasur dan pergi meninggalkan wanita itu sendiri saat masih tidur. Waldo juga tidak terlalu memperhatikan wajah perempuan itu.
__ADS_1
Violeta bangun dan kaget. Dia bertanya-tanya apa yang terjadi dengan ku kenapa aku tidak memakai sehelai pakaian dan bagian bawahku terasa sakit. Dia pun sadar kalau dia...., ia pun menangis sejadi-jadinya. Violeta langsung memakai baju dan pulang ke apartemen. Ia menceritakan semuanya apa yang terjadi pada Victoria.
"Hikss, hikss. Kenapa harus terjadi denganku, aku kotor hiks." Tangis Violeta pecah.
"Kamu harus Ikhlas dan terima semuanya, aku tau ini berat tapi pasti ini ada hikmahnya." Ucap Victoria sambil memenangkan Violeta.
"Hiks, hiks." Violeta yang masih terus menangis.
"Apa kau tau laki-laki itu?" Tanya Victoria.
"Tidak. Saat aku terbangun, laki-laki itu sudah pergi, dan saat aku dan dia melakukan hal itu, aku terpengaruh oleh obat. Jadi aku tidak memperhatikan wajahnya dengan jelas." Violeta menjelaskan dengan detail sambil menangis.
Flashback On
"Pelayan bawakan minuman ini untuk pria itu." Suruh wanita seksi ia adalah wanita malam yang ingin mendapatkan Waldo dan ia belum tau siapa Waldo sebenarnya. Wanita ini belum tahu siapa Waldo sebenarnya, karena identitas Waldo memang dirahasiakan. Orang-orang memang kenal dengan keluarga Donzello, tapi tidak mengenal dan mengetahui wajah dari keluarga Donzello. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat wajah keluarga Donzello.
"Baik, nona." Jawab pelayan bar.
Minuman itu sudah dicampurkan obat perangsang. Tapi naas minuman itu tidak sampai pada Waldo karena Waldo pergi ke ruangannya. Dan yang mengambil minuman itu adalah Violeta. Dia mengira minuman itu memang disajikan untuk dirinya.
Sedangkan Waldo sedang menunggu wanita malam yang akan memuaskannya dan Waldo juga mabuk berat karena minum alkohol yang sangat banyak. Dan ternyata wanita yang masuk ke kamarnya adalah Violeta yang di kira oleh Waldo wanita malam.
Asisten Waldo, Xavier terheran-heran kenapa kamar bos sekaligus sahabatnya itu terkunci bukannya tadi menyuruhku mencari wanita malam yang bisa memuaskan hasratnya, batinnya.
Flashback Off
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤
THANK YOU
__ADS_1