
(Duh gimana ini, aku harus bagaimana, apa yang harus aku lakukan, apakah aku harus menyerahkan diri peda Tuan Muda, apa aku harus kabur? tapi jika aku kabur itu akan membuat masalah akan semakin runyam) Batin manager pemasaran .
Didalam ruangannya Vian segera mendudukan tubuhnya pada kursi kebesarannya sambil memijat pelipisnya. Tak lama terdengar ketukan pintu
'Tok...tok...tok'
"Masuk" Saut Vian
" Maaf tuan menganggu istirahat Anda, ini sudah saatnya jam makan siang, apa tuan akan makan diluar?" tanya Alfa
" Kamu pesankan makanan saja, saya lagi malas keluar" ucap Vian
" Baik tuan, kalau begitu saya permisi" Ujar Alfa
" Hm"
Selepas kepergian Alfa, Vian bergegas menuju ruang istirahatnya untuk merilekskan tubuhnya. Vian berbaring diatas ranjang dengan memejamkan matanya, bibirnya melengkung terukir senyuman indah disana kala dia mengingat pujaan hatinya yang sudah seminggu ini tidak ia temui, dia sudah bertekad akan memenangkan hati gadisnya itu.
" Gadis kecil, bagaimana kabarmu seminggu aku tidak bertemu denganmu rasanya ada yang kurang" Kata Vian tersenyum
" Huh... apa aku hubungi saja ya tapi nomornya, eh tunggu sepertinya informasi yang diberikan Alfa lengkap ada nomor telponnya" seru Vian
__ADS_1
Vian segera membuka informasi yang diberikan Alfa tentang data diri Stela Chalondra.
" Ketemu" pekik Vian saat mendapatkan apa yang ia cari. Vian segera mengetik nomor Stela dan menyimpannya.
Saat akan menelpon Stela terdengar ketukan pintu dari luar.
'Tok...tok...tok'
" Ck, sial siapa yang berani mengganggu istirahatku" gerutu Vian seraya keluar dari ruang istirahatnya menuju kursi kebesarannya.
" Masuk" saut Vian
" Maaf tuan,ini pesanan Anda saya akan siapkan "Ucap Alfa menyiapkan makan siang untuk Tuannya.
"Hm"
Vian segera bangkit dari kursi yang diduduki menuju sofa didekat Alfa.
"Silahkan Tuan,kalau begitu saya permisi" Ucap Alfa
" Mau kemana kamu, ayo makan sama aku" Seru Vian
__ADS_1
" Baik Tuan"
Mereka makan dengan lahap karena seharian ini tenaganya terkuras akibat masalah yang tidak selesai-selesai.
Dilain Tempat, Stela telah sampai di kediaman Keluarga Chalondra ia segera menuju kamar tidurnya, lalu dimana kedua orang tua stela. Daddy Stela sedang dikantor, sedangkan nyonya besar alias mommy stela pergi keluar arisan biasalah mama-mama sosialita huhh,
Sesampainya dikamar stela langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket akibat siraman dari Aurel.
" Huh dasar wanita gila, bisa-bisanya dia ga kenal maen siram-siram aja emang dia pikir tuh aku siapa, anaknya bukan, temen juga bukan maen tuduh-tuduh orang sembarangan lagi" gerutu stela setelah membersihkan dirinya.
" Ini semua tuh gara-gara pria menyebalkan itu, karena dia ngaku-ngaku jadi kekasih orang kan jadi gini akhirnya aku yang kena imbasnya"
" Awas aja yah tuh manusia satu kalau ketemu lagi, huh"
" Eh tapi tunggu deh dia tadi bilang tuan muda ARISTIDE kan, emang kenapa sih sampe semua orang tergila-gila sama dia, ganteng sih tapi menyebalkan, tapi aku penasaran, ehm bentar deh aku cari dulu"
Stela yang penasaran dengan Keluarga ARISTIDE segera mencari nama ARISTIDE di internet.
"TUAN MUDA ARISTIDE KEANO FAVIAN BIASA DIPANGGIL VIAN ATAU TUAN MUDA ARISTIDE PEWARIS SATU-SATUNYA KELUARGA ARISTIDE, YANG SEKARANG MENJADI CEO DIPERUSAHAAN AR'GROUP PERUSAHAAN TERBESAR SEASIA BAHKAN SAMPAI DUNIA, PEMBISNIS MUDA YANG DINGIN DAN KEJAM PADA LAWANNYA"
__ADS_1