
Sementara di Mansion Keluarga Chalondra
Keluarga Chalondra sedang makan malam bersama dimeja makan.
" Wahh ,udang krispi"Ucap Stela yang baru datang dengan mata berbinar karena melihat makanan kesukaannya yang ada diatas meja.
" Sini Stela duduk, mommy ambilin makanan kesukaan kamu!" seru sang mommy sambil mengisi piring Stela.
"aaah mommy sayang, muach,muach," ucap stela sambil mencium pipi sang mommy.
"Kamu ini, baik kalau ada maunya saja."seru sang mommy.
"Hehehe..." hanya cengiran yang diberikan stela untuk mommynya.
Mereka makan dengan khidmat tanpa ada suara, karena tuan besar alias Dady Stela tidak suka jika ada yang berbicara saat makan.
Setelah makan keluarga Chalondra berkumpul di ruang keluarga.
" Stela dady mau tanya"celetuk sang dady
" Apa dad?" tanya stela
" Kamu sudah tau mau melanjutkan studymu dimana?"seru sang dady
" Ehm belum dad, dady tau dimana di Indonesia Universitas yang bagus?"tanya Stela seraya terus memakan cemilan yang ada ditangannya.
" Kalau menurut mommy mending kamu di Universitas Andalanesia saja" Celetuk sang mommy.
" Ya, dady juga setuju dengan mommymu"ujar sang dady.
" Hm, baiklah dad Stela mau"ucap stela seraya tersenyum kepada kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Nanti dady akan urus semuanya,mungkin lusa kamu sudah bisa masuk"seru sang dady.
" Aaaa, terima kasih dad" ucap stela sambil memeluk sang dady.
Setelah perbincangan keluarga tadi keluarga Chalondra menuju kamar mereka masing-masing karna hari sudah malam.
*Mansion Keluarga Aristide*
(Mansion bagian depan)
(Belakang Mansion)
Vian baru saja tiba di mansion,terlihat kedua orang tuanya yang duduk diruang keluarga.
"Eh, sayang sudah pulang"seru sang mama.
"Hm"
"Vi,bagaimana pekerjaanmu hari ini?" tanya papa Vian.
" Huh, lancar pa tapi ya gitu banyak sekali." Helaan berat terdengar.
" Apa kamu belum menemukan sekretaris baru?" tanya papa Vian lagi.
" Hm belum ada yang cocok pa"ujar Vian
" Bagaimana mau cocok, kamu aja sekretaris ganti-ganti dalam satu minggu."seru mama Vian.
" Ya, mau gimana lagi ma, namanya juga ga cocok."jawab Vian
__ADS_1
Setelah perbincangan ringan tadi Vian segera bergegas menuju kamar untuk membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuhnya.
(Kenapa Vian tidak makan malam?)
(Sebenarnya tadi diperjaanan mau pulang Vian dan Alfa sempat singgah ke restoran terlebih dahulu, jadi deh ga makan malam di mansion)
Sesampainya di kamar Vian bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri.
Sekitar 1jam Vian telah selesai mandi dan langsung membaringkan tubuhnya diranjang,namun lagi-lagi bayangan gadis tadi siang berputar di otaknya.
"Huh, gadis nakal kenapa kau selalu ada dalam pikiranku?"gerutu Vian kesal.
" Tingkahmu yang menggemaskan itu, ingin sekali rasanya aku mengarungi dan membawamu pulang."Ucap Vian tersenyum sambil membayangkan wajah Stela.
Setelah berperang dengan pikirannya akhirnya Vian terlelap.
*Dikamar Stela*
Stela membaringkan tubuhnya diatas ranjang mencoba untuk terlelap namun tidak bisa karena dia terus memikirkan pria yang dia tabrak di restoran tadi siang.
"Ishh, aku ini kenapa sih?" tanya stela pada dirinya sendiri.
" Kenapa juga tuh muka pria menyebalkan terus datang"
" Enyah kau hey!" gerutu stela sambil memukul-mukul kepalanya sendiri.
" Huh untung ya tuh orang tampan, coba aja kalau enggak udah aku cabik-cabik tuh muka."
"Ahhh ngapain juga sih aku harus memikirkan dia, mending tidur"ucap stela seraya memejamkan matanya.
Setelah 15menit mencoba untuk tidur akhirnya stela pun terlelap dalam mimpinya.
__ADS_1