My Husband Is CEO Dingin

My Husband Is CEO Dingin
27


__ADS_3

5jam sudah Vian berada didalam jet pribadi, kini ia telah sampai dibandara. Ia berjalan menuruni jet dan banyak pasang mata yang menatapnya dengan penuh kekaguman, namun bukan Vian namanya jika ia akan tersenyum.


" Tuan" Kata sopir yang bertugas menjemputnya


" Langsung ke apartemen" Ucap Vian dingin


" Baik Tuan" sopir itu segera membukakan pintu untuk majikannya.


" Hm"


Mobil berjalan menuju apartemen dimana Vian akan tinggal, ya Vian kini sudah memutuskan untuk tinggal di apartemen sendiri ia belum mengatakan ini kepada orang tuanya, tapi segera mungkin ia akan mengatakan maksud dan tujuannya.


Didalam mobil tak ada yang bicara hanya suara deru mobil yang terdengar. Sopir saja bisa merasakan hawa dingin disekitarnya menambah suasana semakin terlihat mencekam.


Sedangkan, Vian jan ditanya lagi dimanapun ia berada ponsel pasti nomor 1 ntah apa yang dilakukan Vian pada ponselnya sampai ia tak bisa berpaling dari ponsel yang ada ditangannya.


" Tuan kita sudah sampai" kata sopir itu ketakutan


" Hm," hanya dibalas deheman oleh Vian seraya turun dari mobil.


" Kau pulanglah ke mansion utama dan katakan pada nyonya besar jika tuan muda akan tinggal diapartemen." Perintah dari Vian untuk sopirnya sebelum ia masuk kedalam apartemen.


Sesampainya dikamar Vian segera mungkin membersihkan diri karena tubuhnya terasa lengket dan untuk 1jam kedepan dia akan beristirahat dulu sebelum menemui sang gadis pujaan hatinya yang selalu membuat ia resah itu.


'Dreetttttdtt' ponsel Vian berdering diraihnya ponsel itu terdapat nama sang mama tercinta disitu.


" Ha-

__ADS_1


" Viannn dimana kamu ha? dasar bocah nakal, apa kamu lupa dengan orang tuamu ini? sehingga kamu tidak pulang kemansion terlebih dahulu? Dan ya kenapa kamu pindah tidak bilang apa-apa sama papa mama ha?" cerocos mama Vian dengan banyak pertanyaan dan tak membiarkan Vian untuk bicara.


" Hais mama diamlah suara mama itu bisa merusak telingaku, nanti Vian akan ke mansion tapi setelah semua urusan Vian selesai" Kata Vian


" Urusan apa ha? cih..." Ujar mama Vian


" Ini penting ma, sangat penting bahkan menyangkut menantu mama" Ceplos Vian


" Ha? coba kamu ulangi lagi apa tadi katamu?"


" Iya mama menantu mama"Ucap Vian penuh penekanan


" Wahh, ternyata kamu masih normal Vian hahaha..."


" Tega sekali mamaku ini anak sendiri dikatai tidak normal" Ucap Vian mendramatis


" Haiss apa-apaan mama ini ga tau apa anaknya sedang berjuang untuk mendapatkan bidadarinya" gerutu Vian saat mamanya mematikan telponnya begitu saja.


Sesudah berbicara lewat telpon dengan mamanya tadi Vian langsung saja membaringkan tubuhnya dan menuju ke alam mimpi, tak perlu waktu lama Vian sudah terlelap dalam tidurnya mungkin karena ia kecapean dan juga hari sudah hampir malam.


Dimansion Chalondra terdengar canda tawa yang begitu keras dari ruang keluarga, terlihat stela bersama kedua orangtuanya sedang bersenda gurau bersama sungguh keluarga yang hangat.


" Ish daddy apaan sih ihh " Sebal stela karena terus saja digoda sama daddynya.


" Uluh anak daddy yang cantik cemberut terus sih, nanti cantiknya hilang hlo..." Ucap daddy stela


" Biarin aja dad, anak daddy kan emang sudah jelek dari sananya tuh liat dad bibirnya aja maju 10cm mungkin ya dad" Ejek mommy stela

__ADS_1


"Ihh kok mommy malah ikut-ikutan daddy ngeledek aku sih" gerutu stela


" Tau ah malas akutuh sama kalian" ngambek stela dan pergi menuju kamarnya.


" Yah ngambek dia mom" kata daddy stela


" Nanti juga balik lagi" Cuek mommy stela yang sudah terbiasa dengan kelakuan anaknya.


" Mom gimana kalau kita bikin adik buat stela aja" ucap daddy stela tersenyum genit.


" Daddyyyy stela ga mau punya adik..." teriak stela


" Hahaha..." tawa daddy dan mommy stela menggelegar.


Stela yang sudah sampai didepan pintu kamarnya ia segera membuka pintunya dan masuk kedalam kamar seraya menghentak-hentakan kakinya dengan perasaan kesal.


"Sebal,sebal,seball ahhhh..." teriak Stela


" huh, ngapain ya... biar ga jenuh?" pikir stela


" mending telpon dua curut aja deh" kata Stela



( *Vian yang baru turun dari jet pribad*i )


__ADS_1


( Stela yang kesal dengan daddynya )


__ADS_2