My Husband Is CEO Dingin

My Husband Is CEO Dingin
35


__ADS_3

Stela dan Kaila berjalan keluar dari perusahaan AR'GROUP dan sekarang mereka masih berada diparkiran khusus karyawan, mereka berdua masih asyik bercerita dan sesekali tertawa ntah apa yang mereka bahas aku juga tidak tahu.


Dari arah gerbang perusahaan terlihat mobil mewah bukan mewah sih tapi iya mewah namun lebih mewah punya Vian dan Stela diapa-apain juga. Mobil mewah itu berhenti tepat disamping mobil Kaila dimana Stela dan Kaila berada saat ini.


Pintu mobil terbuka menampakkan wanita dengan gaya angkuh, dan jangan lupakan pakaian kurang bahan yang ia kenakan. Wanita itu turun dari mobil dan berjalan menghampiri Stela dan Kaila yang tak menyadari jika wanita tadi menghampiri mereka.


" Hah, kenapa ya dimana-mana gua ngerasa selalu ketemu sama lo." Ucap wanita tadi


Stela dan Kaila yang mendengar perkataan seseorang segera melihat siapa pelakunya. Seketika Stela menghela napas panjang setelah melihat siapa pelakunya, berbeda dengan Kaila yang sudah ingin mencak-mencak melihat siapa yang datang.


" Hey, nenek lampir dosa apa ya gua sampai harus dipertemukan lagi dengan lo. " Kata Kaila


" Itu mulut dijaga ya, lo panggil gua apa tadi ha? " Bentak wanita tadi.


" Nenek lampir ? emang salah ya,?" Ucap Kaila ketus


" Lo, gua punya nama dan ya lo ga tau siapa gua ha? seenaknya aja panggil gua nenek lampir " Bentak Wanita tadi


" Oh ya kah tapi gua ga kenal sama lo dan ya ga ada urusan ama lo " Kata Kaila


" Lo emang ga ada urusan sama gua tapi temen lo itu punya urusan ama gua " Katanya menunjuk Stela yang hanya diam sedari tadi.


" Stel emang kamu kenal sama tuh nenek lampir " tanya Kaila pada Stela.


" Ga " jawab singkat Stela


" Tuh denger ga lo nenek lampir " Kata Kaila


" Dasar ga tau diri banget lo yah, udah ngerebut kekasih orang dan sekarang lo pura-pura ga kenal sama gua. " Ucapnya


" Lah emang kan gua ga kenal sama tante, tantenya aja yang sok kenal sama gua datang marah-marah ga jelas, brisik tau ga? " sewot Stela


" Oh, lo ga kenal sama gua oke sekarang gua kasih tau nama gua AURELLIA DENITA FRANSISCO pewaris tunggal perusahaan FRANS ENTERTAIMENT dan juga kekasih dari TUAN MUDA ARISTIDE paham sekarang?" jelasnya, wanita tadi adalah Aurel tujuannya ke perusahaan Vian untuk membicarakan mengenai kerjasama dengan perusahaan papinya.

__ADS_1


" Ga nanya " Acuh Stela


" Lo, gua ingatkan lagi ya jauhi Vian dan jangan pernah sekali-kali lo coba buat deketin dia karena dia adalah kekasihku " kata Aurel dengan percaya dirinya mengakui Vian sebagai kekasihnya.


" Kekasih yang tak dianggap ya?" Ejek Stela


" Hahaha... sebagai kekasih yang tak dianggap aku hanya bisa men..." tawa Kaila sembari menyanyi dan terpotong oleh teriakkan Aurel.


"Diam lo... dasar j*l*ng, cihh " teriak Aurel


" Loh kenapa kok tante teriak-teriak sih emang benar kan? kalau tante itu kekasih yang tak dianggap atau mungkin sama sekali " Ucap Stela dengan nada mengejek


" Lagian ya, tuan Vian juga pasti milih-milih lah ya buat cari kekasih mana mau dia sama bekas orang " Ujar Kaila yang membuat wajah Aurel semakin merah bukan karena salting tapi karena menahan amarahnya yang siap untuk meledak.


" Apa maksud lo ha? " Bentak Aurel


" Kurang jelas apa sih nenek lampir, kayaknya nenek lampir butuh ke dokter THT deh takut ada yang bermasalah sama telinganya. " ucap Kaila


" Eits, tante mau ngapain? mau nampar temen gua, ga segampang itu tante, ingat ya tan gua ga akan biarin pipi mulus temen gua ini terkontaminasi kuman dan bakteri karena terkena tangan tante ini " Kata Stela menghempaskan tangan Aurel.


" Hahaha... kamu bener banget stel, uhh untung ada kamu stel kalau ga aku ga tau deh gimana jadinya pipi mulus aku ini " Ucap Kaila


" Kurang ajar lo, dasar j*l*ng " Teriak Aurel tak terima


dan berlalu pergi.


" Yah...yah nenek lampir lo mau kemana? yaudah deh sampai jumpa nenek lampir dahhh " teriak Kaila yang membuat Stela menggelengkan kepalanya.


Mereka tak menyadari jika sedari tadi ada sepasang mata yang mengamati pertengkaran mereka dari jauh.


" Dasar aneh tapi menarik " gumam orang itu dan berlalu masuk kedalam perusahaan.


Aurel masih mencoba untuk menahan amarahnya sebelum ia sampai diruangan Vian karena ia ingin terlihat anggun dan kalem jika sudah dihadapan Vian.

__ADS_1


Aurel sengaja datang terlebih dahulu keperusahaan Vian karena ia ingin mencoba untuk menggoda Vian, dengan percaya dirinya Aurel berjalan memasuki perusahaan AR'GROUP dengan angkuh.


Sesampainya di depan ruangan Vian, dia melihat sekretaris Vian yang menyambut nya dengan ramah, namun ia tak membalas yang ada Aurel hanya melewati sekretaris Vian dengan sombong dan berniat untuk membuka pintu ruangan Vian. Baru saja ingin mendorong pintu itu ada sebuah tangan yang mencegah nya.


" Anda mau kemana nona Aurel ?" tanya Alfa yang kebetulan baru saja sampai sehabis dari parkiran tadi.


" Eh, tuan Alfa saya mau menemui Tuan Muda Vian apa dia ada didalam ?" tanya Aurel kepada Alfa


" Mau apa anda menemui tuan muda?"


" Saya mau membahas masalah kerjasama perusahaan kita tuan " kata Aurel masih dengan nada ramah tapi tidak hatinya yang sudah jengkel dengan berbagai pernyataan yang dilontarkan oleh asisten Vian ini.


" Bukankah nanti akan ada waktunya sendiri nona, dan juga kita akan ada pertemuan lepas jam makan siang " ucap Alfa datar


" Ya saya tau itu, tapikan..." ujar Aurel terpotong


" Sebaiknya nona pergi dari sini sebelum tuan muda sendiri yang akan turun tangan." kata Alfa


" Tap- "


" Silahkan nona keluar dari perusahaan ini. " tegas Alfa


Aurel yang mendengar itu pun merasa geram sendiri dengan Asisten Vian itu, namun sebisa mungkin ia akan menahan emosinya karena ia tidak mau citra nya rusah dihadapan Vian, dari pada kepancing emosi Aurel lebih memilih meninggalkan Perusahaan AR'GROUP.


( Dasar asisten sialan, lihat aja nanti kalau aku sudah jadi nyonya Aristide awas kamu )batin Aurel


...Kalau lagi kerja muka jangan ditinggal...


...*Jadi,...


...kalau dikantor ga perlu cari muka*...


__ADS_1


__ADS_2