
Sepulang dari restoran F'S disepanjang perjalanan menuju mansion Stela tak henti-hentinya menggerutu didalam hati.
(Huh, dasar pria menyebalkan awas saja ya, kalau ketemu lagi, seenaknya aja main nyalahin orang.) Batin Stela
(Tapi kalau dilihat-lihat tampan juga sih,ihh mikir apaan sih aku, dia tuh menyebalkan.)
Setelah 15menit perjalanan akhirnya mobil yang ditumpangi Stela memasuki gerbang Mansion Keluarga Chalondra.
"Silahkan nona!" ucap mang jajang sambil membukakan pintu untuk nona mudanya.
" Terima Kasih mang" ujar stela seraya tersenyum manis
Stela berjalan menuju pintu masuk Mansion Keluarga Chalondra.
" Yuhuuu, mommy i'am coming mana nih read karpetnya?" teriak Stela menggelegar
" Dasar, kalau masuk rumah tuh salam dulu jangan teriak-teriak." seru sang mommy
" Hehehe, maaf mommy Stela sudah ucap salam tapi mommy aja yang ga denger" jawab stela cengar-cengir.
" Halah ngeles aja kamu nih"ucap sang mommy dengan nada mengejek.
" Aaaa, mommy anakmu ini baru saja tiba ga dipeluk disayang-sayang malah dimarahin hiks...hiks..." rengek stela dengan air mata palsunya.
"Udah-udah jangan drama stela!" ujar sang dady dengan raut datarnya.
" Ishh, oh ayolah dad jangan pasang wajah datarmu itu!"ucap Stela sambil mencebikkan bibirnya.
__ADS_1
"uluh-uluhh anak dady yang paling cantik."puji sang dady seraya mengusap lembut kepala sang putri kesayangannya itu.
"aaaa, dady stela rindu tauu," manja stela pada dadynya
"Sama mommy ga rindu?" celetuk sang mommy
" Ga ah, mommy cerewet jadi aku ga rindu sama mommy"melengos stela.
"Wah dasar lucknut kamu sama mommy" ujar mommy dengan nada garangnya.
" Hehehe, mommy cantikku tapi lebih cantik aku, maafkan anakmu ini" canda stela sambil memeluk mommynya.
" Udah-udah, Stela masuk kamarmu dan langsung istirahat!" perintah sang daddy.
" Siap laksanakan bos" jawab Stela
*Perusahaan AR'GROUP
"Ahhhh sial, aku ini kenapa sih? fokus Vian!"Frustasi Vian
Vian mencoba kembali fokus bekerja, tapi tetap saja tidak bisa.
" Hah, gadis itu enyah kau dari pikiranku."Desah Vian
"Huh, kenapa kau selalu berputar diotakku perasaan apa ini? jantungku berdetak saat melihat mata indahnya tadi" Ujar Vian seraya tersenyum tipis.
" Semoga kita bertemu lagi dan jika itu terjadi kau akan jadi milikku"Seringai kecil muncul di wajahnya.
__ADS_1
Vian segera melanjutkan pekerjaannya agar cepat selesai dan segera pulang untuk mengistirahatkan badannya.
Setelah 3jam berkutat dengan berkas-berkas Vian segera membereskan semuanya dan segera berjalan keluar karena sudah ditunggu oleh Alfa di depan pintu.
'Krek'
" Tuan!" ucap Alfa menunduk saat melihat tuannya keluar
" Hm"
Mereka segera berjalan keluar kantor, keadaan kantor sekarang sudah sepi karena memang ini sudah jam pulang.
*Didalam Perjalanan*
"Fa, bagaimana dengan pekerjaan yang aku perintahkan?" Tanya Vian
" Maaf tuan, tadi saya belum sempat untuk mengerjakannya" jawab Alfa
" Tak apa, tak masalah tapi saya harap secepatnya segera kau selesaikan."
" Baik Tuan akan segera saya kerjakan"
"Hm"
Vian menyandarkan tubuhnya pada jok mobil dengan menutup matanya. Namun tiba-tiba saja bayangan gadis tadi memenuhi otaknya.
"Sial"umpat Vian
__ADS_1
"Tuan, apa tuan baik-baik saja?"tanya Alfa sambil melihat tuannya.
" Hm" hanya deheman yang keluar dari mulutnya.