
Malam hari disebuah restoran seorang gadis cantik terlihat berjalan memasuki restoran dengan anggunnya, dia mencari tempat yang enak untuk sekedar merilekskan otaknya, dia hanya seorang diri karena kedua sahabatnya itu ada urusan keluarga.
Suasana yang nyaman dan tenang mampu membuat hatinya damai, namun itu tidak bertahan lama karena sipengacau datang ntah dari mana asalnya dia juga tidak tau, mungkin ini adalah sebuah ujian yang dikirim Tuhan agar bisa menahan kesabarannya. Seorang wanita berpenampilan seksi itu menghampirinya, ia terlihat bersama dengan temannya yang pasti 11-12 lah ya sama orangnya.
" Wah...wah...wah lihat nih guys ada siapa?" Kata wanita tadi
" Emang kamu kenal sama dia Rel?" tanya salah satu temannya yang bernama rina itu.
Ya, gadis yang sedang berada direstoran tadi tak lain dan tak bukan adalah Stela, setelah tadi ia menelpon kedua temannya untuk mengajak berkumpul ternyata kedua temannya tidak bisa dan akhirnya dia memutuskan untuk pergi sendiri, namun semua itu tidak berjalan dengan lancar setibanya ia disana yang ada malah ia bertemu dengan tante-tante itu sih kata Sasha ya...hehehe.
Tante-tante siapa sih? ah masa kalian ga tau sih yang itu loh? Oh itu, iya itu...
Aurel bersama dengan kedua temennya sedang berada direstoran yang sama dengan Stela. Aurel yang sedang asyik bercerita dengan kedua temannya, tak sengaja matanya melihat dimana Stela berada langsung saja ia menghampiri berniat untuk mempermalukan Stela didepan umum.
Kedua teman Aurel yang melihat Aurel berdiri dan berjalan menuju dimana Stela berada segera mengikuti Aurel dari belakang.
'Hais, kok bisa ada tante gila disini sih? males banget aku ladenin dia.' batin Stela.
" Hahaha,kamu ga tau siapa dia Rin?" Ucap Aurel tertawa garing.
" Kalo gua tau gua ga bakal nanya ke elo" Ujar Rina
" Iya, Rel emang kamu kenal dia?" kata teman Aurel yang satunya lagi bernama Lisa, mereka bertiga adalah seorang model dengan sifat yang sama seperti Aurel.
Namanya juga temennya thor😒
Oh iya-iya lupa gua😁
Authornya edan dah
__ADS_1
Udahlah mau lanjut ga nih?
Lanjut lah thor...!!!
" Nih, aku kasih tau kekalian dia tuh yang aku ceritain tadi loh seorang j*l*ng yang dengan beraninya menggoda Vian didepan tunangannya sendiri." Kata Aurel menatap sinis Stela.
Stela yang mendengar apa yang dikatakan Aurel hanya bersikap acuh seolah-olah dia tidak mendengarnya padahal dalam hati ia sudah ingin mengubur hidup-hidup manusia yang ada didepannya itu.
" Jadi dia orangnya?" tanya Lisa
" Iya, ini nih" Tunjuk Aurel pada Stela menggunakan dagunya.
" Cantik sih, tapi kalo bener ***** ya ga guna juga" sinis Lisa
" Hm... bener banget tuh apa kata lisa, heh lo mending tobat deh mbak nanti kena karma nanti loh"ejek Rina
" Emang sekali j*l*ng tetap j*l*ng, cih ga tau malu" Sinis Aurel.
" *****" ejek Rina
" Heh, lo bisu ya? apa budek?" Tunjuk Aurel.
" Ya benar tuh, Rel lo ga salah masa lo kalah sih sama orang bisu ini?" Ucap Lisa ga percaya.
' Cih kapan sih nih tante-tante perginya ga capek apa dari tadi mulutnya nyerocos aja, aku aja yang denger pengen aku jahit aja tuh mulut' batin Stela masih tetap diam tanpa berniat membalas ucapan dari Aurel dan kedua temannya.
Aurel yang melihat Stela diam saja menjadi geram, ia melangkah maju dan menggebrak meja yang ditempati Stela.
' BRAKK '
__ADS_1
Suara yang ditimbulkan akibat ulah Aurel itu mengundang banyak pasang mata yang melihat kearahnya, tak banyak pula yang berbisik-bisik mengenai tingkah laku seorang model papan atas itu.
" Denger ya, jan pernah lo gangguin Vian lagi dasar j*l*ng, dia itu tunangan gua dan lo jan mau deh jadi budak nafsunya." Kata Aurel
Stela yang sudah tidak tahan mendengar kata-kata cacian yang keluar dari mulut Aurel ia pun segera berdiri dari duduknya dan menatap tajam Aurel.
" Heh, tante kalo ngomong itu dijaga emang tante ga punya kaca apa dirumah? tante liat dulu deh gimana tante sekarang?" Ucap Stela
" Apa maksud lo?" Ujar Aurel dengan mata tajam
" Nih ya tante aku kasih tau, sebelum tante hina orang j*l*ng lebih baik tante intropeksi diri deh, punya kaca kan dirumah, masa model terkenal ga punya kaca dirumah?" ejek Stela
" Lo jan kurang ajar ya lo" Kata Aurel
" Lah emang salah aku apa tante? aku kan cuma ngasih saran tante buat ngaca dulu baru bisa hina orang, lah ini si tante dirumah aja ga punya kaca sok-sokan menilai orang seenak jidatnya aja,ngatain orang j*l*ng padahal tuh disini yang harus dipertanyakan dan cocok dengan kata j*l*ng itu untuk tante dan temen tante ini, ckck baju sudah bolong sana bolong sini, muka penuh dengan semen, apalagi tuh mulut warnanya merah bat kayak apa yang cocok untuk mendiskripsikan mulut tante-tante ini ya?" Kata Stela santai tanpa beban.
"Hais, apa lagi tingkah tante itu macam cacing kepanasan liat yang bening dikit aja udah sok kenal padahal mah ya dianggap cuma kaya pajangan doang, lepas pakai buang hahaha... gila bekas orang cuy sungguh menjijikan sekali, syukur-syukur satu batang doang lah ini, satu untuk semua yang masuk untung ga robek tuh ya, ish kok tante-tante ga takut apa ya kalau kena penyakit kelamin, nih tante aku kasih tau kalo udah kena penyakit kelamin bahaya tante, bisa-bisa tante bankrut nanti." Tawa Stela
" Nah tante aku udah bicara panjang kali lebar dan juga udah jelasin siapa yang pantas disebut j*l*ng itu aku apa tante? ya kalo menurut aku sih jelas bukan akulah ya, ah masa tante sih tapi bisa jadi, eh bisa jadi juga kedua temen tante ini yang j*l*ng" sinis Stela
" loh- " ucap Aurel dipotong Stela
" Eh bentar tante, tapi ada juga kesimpulan yang ketiga kalo menurut pandangan aku sih? mau tau ga tante apa? jadi gini tante aku tadi bilang kemungkinan temen tante ini yang j*l*ng tapi kalo di lihat-lihat lagi sepertinya aku berubah pikiran deh, ya benar bisa jadi juga tante yang j*l*ng, eh lah kok muter-muter sih ngomong ku ah, iya kan jadi lupa aku ulangi yah tante kalo diliat-liat mungkin tante dan kedua teman tante deh yang j*l*ng, ah bukan mungkin lagi tapi udah jelas, dengar ga tante udah JELAS." Kata Stela dengan panjang dan dengan menekan kata diakhir kalimatnya.
" Lo-" Aurel mengangkat tangannya bersiap untuk menampar Stela tapi sebelum tangan itu mendarat dipipi mulus Stela ada sebuat tangan kekar yang menghalangi tangan Aurel.
Hayo, kira-kira pemilik tangan kekar itu siapa sih?
__ADS_1