My Husband Is CEO Dingin

My Husband Is CEO Dingin
26


__ADS_3

Hari ini Vian akan kembali ke negaranya yang pastinya menggunakan jet pribadi milik keluarga Aristide.


" Tuan semua yang anda butuhkan sudah lengkap" Kata Alfa


"Hm" Vian segera melangkahkan kaki menuju jet pribadi, namun sebelum itu ia memberi petuah terhadap Alfa.


" Fa, ingat urus semua urusan yang ada disini dan jan biarkan lawan mempunyai celah untuk menjatuhkan." Ucap Vian dengan nada datar.


" Sementara ini saya akan pantau terus, dan segera mungkin laporkan pada saya jika kamu butuh bantuan" Ucap Vian lagi.


Alfa yang mendengar itu tetap diam tanpa bergerak ia masih memikirkan apa yang harus ia lakukan untuk menjatuhkan lawan tanpa menjatuhkan diri.


Jet yang ditumpangi Vian sudah lepas landas membawa kembali Vian menuju negaranya. Didalam Jet Vian hanya sibuk dengan ponselnya.


'Tut...tut...tut...'


" Hallo tuan" suara dari seberang


" Apa yang sedang dilakukan gadis itu sekarang?" tanya Vian


" Nona sekarang sedang bersiap menuju kampusnya tuan" orang itu


" Bagus, terus awasi dan jan sesekali kamu lengah yang bisa membahayakan nyawa gadisku" Ucap Vian penuh ancaman


" Baik tuan, saya akan terus menjaga nona"


Setelah pembicaraan ditelpon tadi, kini Vian sedang memejamkan matanya mungkin karena ia lelah banyak sekali masalah yang harus ia hadapi ntahlah hanya dia dan Tuhan yang tau.


Sedangkan dibelahan bumi lain nampak seorang gadis yang sedang mengendarai mobilnya menuju UNIA (UNIVERSITAS ANDALANESIA) mobil yang dikendarai oleh gadis tersebut melaju membelah padatnya jalan raya dengan kecepatan rata-rata.


Sang pengendara mobil asyik mendengar lagu yang ia putar didalam mobilnya sekali-kali ia bernyanyi mengikuti lirik lagu tersebut. Alunan merdu lagu yang dinyanyikan oleh boyband asal korea EXO itu mengisi suasana yang nampak sunyi.


jogeuman nalgaetjit neol hyanghan ikkeullim


nayege ttaraora sonjjitan geot gataseo


aejeolhan nunppitgwa mueone iyagi


gaseume hweoriga morachideon geunal bam


omyohan geudaeye moseube neokseul noko


hanappunin yeonghoneul ppaetgigo


geudaeye momjjise wanjeonhi chwihaeseo


sum shwineun geotjocha ijeobeorin nainde


walcheucheoreom sappunhi anja


nuneul ttel su eopseo


shiseoni jayeonseure georeummada

__ADS_1


neol ttaragajana


nal annaehae jweo


Yeah geudaega salgo inneun gose


 nado hamkke deryeoga jweo


Oh sesange kkeuchirado dwittaragal teni


budi nae shiyaeseo beoseonaji mara jweo


achimi wado sarajiji mara jweoOh


kkumeul kkuneun georeum


geudaen namane areumdaun nabi


Oh woo whoo whoo oh yeah yeah


Woo whoo whoo yeah


Woo whoo whoo


( Hiks...thor lu nyanyi apaan dah hiks kaga paham gua)


Yaudah lah ya kalo ga paham


Baca aja terus ya jan lupa comentnya


Sepanjang perjalanan lagu EXO itu terus berputar.


30menit berlalu kini Stela telah sampai diparkiran UNIA. Ia segera keluar dari mobil dan berjalan menuju kelasnya, namun langkah kakinya terhenti ketika mendengar suara teriakan dari arah belakang.


"Stelaaaa..." suara teriakkan yang menggelegar tanpa berbalik badan pun Stela sudah tau siapa pemilik suara tersebut yang pastinya adalah sahabat Stela yaitu Kaila si gadis barbar juga tomboy penampilannya.


Terlihat Kaila dan Sasha yang berlari menghampiri Stela, kini kaka beradik itu sudah berada disamping kiri kanan Stela, Stela hanya diam dan melanjutkan jalannya tanpa menghiraukan tatapan kagum dari kaum adam. Dan jan lupakan pengawal yang senantiasa menjaga Stela dari kejauhan masih mengikuti Stela dari jarak jauh pastinya ia rela menyamar demi mematuhi apa yang diperintahkan oleh tuannya.


"Stel, kamu kok diam aja kenapa sih" tanya Kaila saat mereka sudah sampai dikelasnya.


" Aku lagi ga mood bicara aja"ucap santai Stela


" Oh gitu aja, aku kira kamu ada masalah" Kata Kaila memutar bola matanya dengan malas


Dan yang tanya kemana Sasha? kalian kan tau ya Sasha itu masih semester 1 berarti dia bedalah kelasnya ama Stela n Kaila.


Setelah pembicaraan singkat itu, keduanya nampak diam dengan pikiran masing-masing, namun itu tak berlangsung lama karena Sang Dosen sudah memasukki kelas dan langsung memulai pembelajaraan.


Sementara didalam Jet Pribadi Vian, saat ini tengah berada diruang istirahat yang berada didalam Jet.


Ia terlihat baru saja keluar dari kamar kamar mandi hanya menggunakan handuk untuk menutupi bagian tubuhnya. Mungkin yang melihatnya akan menelan ludah sendiri melihat roti sobek uwow bingitt.


" Heh, serasa lama sekali perjalanan kali ini" desah Vian

__ADS_1


" Ck, emang jatuh cinta itu bisa membuat orang gila" ucap Vian tersenyum


" Sedang apa sekarang gadisku? apa aku telpon saja, tapi kalau dia masih dikampusnya gimana?"Ucap Vian


" Haiss udahlah Vian kok kamu jadi bucin gini sih, sabar sebentar lagi juga sampai" Kata Vian


Setelah berperang dengan pikirannya itu Vian kembali berbaring pada ranjangnya dan melanjutkan acara tidurnya.


Sementara disebuah restoran terlihat seorang wanita berpakaian seksi sedang berjalan memasukki restoran ia mencari dimana keberadaan papinya yang sedang melakukan pertemuan dengan klien.


" Sayang sini"teriak sang papi saat melihat anaknya


" Maaf pi, Aurel lama tadi ada yang harus diselesaikan dulu"Kata Aurel


Wanita yang berpakaian seksi itu adalah Aurel yang sedang menemui papinya bertemu klien taulah apa yang akan anak bapak itu lakukan.


" Gapapa sayang" kata Frans tersenyum penuh arti pada anaknya.


" Oh ya, tuan Deni kenalin ini anak saya satu-satunya namanya Aurel seorang model yang saat ini sedang naik daun" Ucap Frans memperkenalkan Aurel.


" Hallo, tuan saya Aurel" Ucap Aurel tersenyum genit pada Deni berniat menggodanya agar bisa menerima kerjasama dengan perusahaannya.


" Hai,deni" kata Deni membalas senyum Aurel


" Tuan ini Aurel yang akan menjadi model untuk produk terbaru dari perusahaan Anda, bagaimana menurut Anda" Terang Frans


" Saya tidak masalah asal dia bisa profesional dalam bekerja" tegas Deni


" Tuan tenang saja, saya akan melakukan semua perintah Tuan" Kata Aurel manja yang hanya dibalas senyum dari Deni.


" Kalau begitu saya akan pikirkan dulu atas apa yang anda tawarkan" Ucap Deni


" Tuan gaakan salah jika mempercayai produk ini pada anak saya, tenang saja ada imbalan yang akan tuan dapatkan jika tuan bersedia bekerjasama dengan perusahaan kami" Kata Frans.


" Apa maksudmu dengan imbalan?" tanya Deni heran


" Ya, tuan bisa bermalam dengan anak saya jika tuan bekerjasama dengan kami saya bisa melihat tatapan mata tuan pada anak saya seolah ingin menerkamnya" terang Frans tersenyum kecil.


" Hem, menarik saya akan coba dulu anak anda jika anak anda bisa memuaskan, saya akan bersedia menerima kerjasama ini"Ujar Deni dengan tatapan mata tak pernah lepas dari Aurel emang dasar tuh laki, udah tua juga.


Pada nanya ga usia Deni?


Oke-oke nih aku kasih tau ya Deni yang sedang menjalin kerjasama dengan Frans, usianya sama dengan Frans ia juga sering main ke club malam untuk memuaskan hasratnya, padahal dia sudah beristri namun dia tidak memiliki anak.


Back to Frans


" Tuan tengan saja, saya yakin anak saya bisa memuaskan tuan"


" Bagaimana kamu bisa seyakin itu?" tanya Deni


" Anda nanti akan melihat dan merasakannya sendiri tuan, jan meragukan kemampuan anak saya dalam hal yang satu ini." Ucap Frans bangga tak taukah dia jika dia telah mempermalukan dirinya sendiri.


" Cih dasar j*l*ng" gumam deni dalam hati

__ADS_1


Nah gimana nih? apa masih kurang panjang?


Jan,lupa tinggalkan like n komentarnya ya teman-temanku!!!


__ADS_2