
Amelia dan Lie dalam perjalanan menuju apartement. Sepanjang perjalanan Amelia hanya melamun dan terua menatap kejendela, Lie yang memperhatikan tingkah Amelia itupun langsung menggodanya.
"sayang, kau masih teringat ciuman kita barusan, yaaa?"seru Lie"mau diulang lagi, ngga"lanjut Lie menggoda dan mulai mendekat pada Amelia.
"ti, tidak mau, dasar mesum. Menyingkir dariku"umpat amelia mendorong tubuh Lie.
"sayang, aku bisa lho menunjukkan yang lebih mesum lagi, mau ngga?"seru Lie masih menggoda.
"tidaaaak mauuuu,,,"umpat amelia sambil menutupi tubuhnya.
Lie yang melihat reaksi amelia itu malah semakin merasakan gairah seksualnya.
"sial,,, reaksinya barusan benar-benar menggoda! tahan,,, tahan,,, kau harus tahan"gumam Lie sambil memalingkan dan mengusap wajahnya kasar.
Sesampai di Apartement, amelia bergegas pergi kekamarnya, Lie pun hanya bisa menatapnya dan memutuskan untuk pergi kekamarnya.
Didalam kamar amelia langsung menjatuhkan tubuhnya diatas kasur dan mengingat kembali tentang ciuman yang terjadi tadi sore.
"oh, tuhan kenapa jantungku berdegup kencang saat berciuman dengannya tadi?"seru amelia
"hmm, bibirnya yang lembut seperti gula-gula kapas benar-benar nikmat"seru amelia sambil memegang bibirnya
"aachhh,,,, aku benar-benar sudah gila"seru amelia malu dan menutupi wajahnya dengan bantal.
Disisi lain, Lie sedang memeriksa file-file dikomputernya, namun pikirannya selalu tertuju pada Amelia.
"achhh,,, aku tidak bisa fokus bekerja"seru Lie menutup komputernya
"lebih baik aku tidur saja lah"lanjut Lie langsung membaringkan tubuhnya dikasur dan mencoba memejamkan matanya.
"sial, kenapa aku tidak bisa tidur"umpat Lie.
"dia, sedang apa, yaaa? apa dia sudah tidur"seru Lie lagi.
"ahhh,,, ini benar-benar membuatku tidak tenang, pergi lihat dia saja lah,,,"seru Lie bangkit dari tempat tidur
Disisi yang bersamaan amelia pun juga tidak bisa tidur.
"ah,,, kenapa sulit sekali mencoba untuk tidur?"umpat amelia
"labih baik aku pergi kedapur dan meminum segelas susu, siapa tau aku jadi bisa tidur"seru amelia lagi dan bangkit dari tempat tidur.
Tanpa mereka sadari mereka keluar kamar secara bersamaaan. Dan saat mereka menatap satu sama lain, suasana canggung pun tidak bisa dihindarkan.
"kau belum tidur?"seru mereka bersamaan
"aku,,,,,,,"seru mereka lagi masih bersamaan.
"uhuk,,,uhuk,,(suara berdehem) aku lapar, kau kenapa belum tidur"seru Lie berusaha tenang.
"a,,, aku juga lapar"seru amelia berbohong"apa yang bisa kita makan"serunya lagi.
__ADS_1
"baiklah, ayo kita cari sesuatu untuk dimakan"seru Lie menuju dapur
Amelia mengangguk dan mengikuti Lie kedapur.
"duduklah, aku akan memasak pasta lada untukmu"seru Lie sambil mengambil bahan masakan dikulkas
"baiklah"sahut amelia sambil duduk memperhatikan Lie memasak.
dua puluh menit kemudian masakan Lie pun siap. mereka berdua pun menyantap makanan dengan lahap.
"ehhhmmm,,, ini benar-benar enak"puji amelia
"kalau begitu makanlah yang banyak"seru Lie
"baik'sahut amelia sambil memakan masakan Lie.
selesai makan, amelia bermaksud untuk mencuci piring, saat dia hendak berdiri, tiba-tiba dia merasakan sakit pada perutnya.
"aawww,,"rintih amelia sambil memegang perutnya
"kau, kau kenapa?"seru Lie panik dan mendekati amelia
"a,,, aku panggilkan dokter,,,yaaa?"seru Lie lagi
"ti, tidak perlu,,,, uugghh,,, panggil dokter"sahut amelia masih meringis kesakitan
"bagaimana bisa tidak memanggil dokter?"Lie berlari mengambil telepon dan menelpon dokter pribadi keluarga Han.
"dokter akan segera kesini, yang terpenting sekarang aku akan bawa kau kekamar dulu"seru Lie mencoba menggendong amelia
"tidak,,kau,,, kau tidak boleh menggendongku"seru amelia
"kenapa tidak boleh?"sahut Lie bingung
"karena aku sedang menstruasi"seru amelia malu
"eh,,"sahut Lie kaget
"ehm,, aku tidak tau kalau ini tanggal menstruasiku, jadi aku lupa membeli pembalut,,"seru amelia malu
"bi,,bisakah kau membelikannya untukku?"seru amelia memohon dengan wajah imutnya
Mendengar permintaan amelia itu, tubuh Lie seketika membeku dan tidak mampu berkata apapun
"aku mohon"seru amelia lagi dengan wajah memelas
Melihat wajah imut amelia yang sedang memelas Lie tak kuasa untuk menolak permintaan amelia.
"iya, baiklah aku akan membelikanmu"sahut Lie langsung mengambil kunci mobilnya dan pergi kemini market terdekat.
10 menit kemudian Lie kembali dari minimarket
__ADS_1
"ini,, sudah kubelikan"seru Lie memberikan kantong belanjaan
"apa ini,,, kenapa yang kau beli malah popok bayi?"seru amelia terkejut saat melihat isi belanjaan.yang dibawa Lie
"apa? mana aku tau itu popok bayi"seru Lie "sudah pakai itu saja dulu, besok akan kubelikan lagi"sahut Lie mencoba membela diri
10 menit kemudian dokter pribadi keluarga Han tiba.
dia langsung memberikan obat penahan nyeri pada amelia
"nyonya, apa kau sebelumnya sering mengalami sakit seperti ini saat kau menstruasi?"tanya dokter
"iya, dokter, tapi biasanya tidak sampai sesakit ini"jawab amelia
"aneh, seharusnya wanita yang sudah menikah tidak akan mengalami sakit lagi saat menstruasi. tapi kenapa ini masih terjadi?"gumam dokter heran
"dokter bagaimana keadaannya?"tanya Lie cemas
"anda tidak perlu khawatir tuan Han, saya sudah memberikan obat pereda nyeri, hanya saja itu hanya bersifat sementara, jadi saya sarankan tuan memberikan nyonya air jahe dan pijatan lembut diperutnya, itu akan mengurangi rasa nyeri"seru dokter
"baiklah, kau boleh pergi sekarang"seru Lie
Dokter mengangguk dan berpamitan. Lie pun langsung pergi kedapur membuatkan air jahe untuk amelia. sepuluh menit kemudian dia kembali kekamar amelia sambil membawa segelas air jahe.
"ini minumlah,"seru Lie menyodorkan gelas beisi air jahe
Amelia menerima gelas itu dan meminumnya.
"sekarang kau berbaring!!!"perintah Lie pada amelia
"eh, ke,,, kenapa memintaku berbaring"sahut amelia salah paham
"aku bilang berbaring yaa berbaring"perintah Lie lagi sambil membaringkan tubuh amelia.
Lie pun mendekat dan berbaring disisi amelia kemudian meletakkan tangannya diperut amelia.
"eh, apa yang kau lakukan?"seru amelia
panik
Lie hanya diam saja dan mulai memijat perut Amelia lembut
"eh, dia,,, dia benar-benar memijat perutku"gumam amelia terharu atas perhatian Lie padanya
"nyaman sekali, pijatan perut ini benar-benar nyaman dan membuatku mengantuk "gumam amelia sambil memejamkan mata
setelah kurang lebih 15 menit Lie pun menghentikan pijatannya karna merasakan kesemutan pada telapak tangannya saat memijat perut amelia.
"eh,, sudah tidur yaa"gumam Lie terkejut saat melihat amelia tertidur pulas setelah dipijat olehnya.
Lie tersenyum lalu merapikan selimut amelia, Dan kemudian berbaring tidur disamping amelia.
__ADS_1