my husband is psikopath

my husband is psikopath
Kebahagian Suamiku


__ADS_3

Keesokan harinya Amelia ingin memberikan kejutan pada Lie dihari Lie kembali menjadi direktur Grub Han. amelia bermaksud membuat makan siang dam mengantarkannya sendiri kekantor Lie.


"bibi Yun, aku ingin membuat makan siang untuk Lie, apa kau tau apa makanan kesukaannya?"tanya amelia


"nyonya, setau saya tuan muda tidak terlalu pilih-pilih makanan, selagi makanan itu dimasak sendiri dirumah, tapi ada suatu makanan yang disukai tuan muda, yaitu daging lotus nyonya?"sahut bibi Yun


"daging lotus? apakah kau bisa mengajariku membuatnya bibi?"tanya amelia antusias


"tentu, nyonya"sahut nibi Yun tersenyum.


merekapun segera menuju dapur dan mulai memasak. setelah hampir satu jam masakan amelia siap, dan bersiap untuk mengantarkan makannya kekantor Lie.


Sementara Lie sedang berada diruangannya memeriksa berkas-berkas yang tidak beraturan karena ulah Jieyie.


"humph, Jieyie kau benar-benar bodoh, karna ulahmu aku harus menyusun ulang berkas-berkas ini, apa kau tidak mengerti kalau berkas-berkas ini sangat penting"seru Lie kesal dan berbicara sendiri dikantornya.


"huh, kelinci kecil apa yang sedang kau lakukan sekarang? kenapa kau tidak menghubungiku dari pagi?"seru Lie menatap ponselnya, berharap amelia mengirimkan pesan teks untuknya.


"lebih baik aku saja lah yang duluan mengirimkan pesan teks padanya"seru Lie mengetik pesan diponselnya.


(isi pesan teks Lie)


sayang. apa yang sedang kamu lakukan?


Tetapi amelia tidak membalas pesan teksnya. Lie mulai kesal dan mengirimkan pesan teks lagi setelah menunggu sekitar 10 menit.


(isi pesan teks Lie)


KAMU DIMANA? KENAPA TIDAK MEMBALAS PESANKU?


tetapi pesan teks Lie tetap tidak dibalas amelia, Lie semakin kesal dia memutuskan menelpon amelia namun amelia juga tidak membalasnya.


Disisi lain amelia sedang berada didalam taxi diperjalanan menuju kantor Lie saat dia menerima pesan teks yang dikirim oleh Lie.


"owh, Lie pengirim pesan. ah sudah lah biarkan saja, sekali-sekali aku akan balas menggodanya"gumam amelia dengan senyuman licik.

__ADS_1


Dan selang beberapa saat Lie mengirimkan pesan lagi padanya.


"hehehe, tuan Han aku ingin lihat bagaimana ekspresimu sekarang, kau pasti sangat kesal, kan"gumam amelia cekikikan


"eh, sepertinya dia benar-benar kesal hingga tak sabar lalu mehubungiku, hehehe"seru amelia.


Dikantornya Lie merasa sangat kesal sekaligus khawatir pada amelia, dia takut jika sesuatu terjadi pada amelia, lalu dia mengambil kunci mobil dan bergegas pergi keluar mencari amelia.


sesampainya dilobby Lie sangat senang mrlihat amelia yang sedang berbicara pada resepsionis. tanpa berpikir lagi Lie langsung berlari dan memeluk amelia erat yang sontak membuat amelia terkejut.


"syukurlah kau baik-baik saja, heh, heh, heh"seru Lie terengah-engah sambil memeluk amelia erat.


amelia yang bermaksud mengejutkan Lie malah dibuat terkejut saat Lie tiba-tiba datang memeluknya. Dan tindakan yang dilakukan Lie pada amelia itupun tak luput menjadi tontonan bagi para karyawan kantor yang hendak pergi makan siang.


"wah,, pak presdir sangat mencintai istrinya"seru salah satu karyawan


"iya, wanita itu benar-benar beruntung, bikin iri saja"sahut karyawan yang lain.


"iya, sungguh bikin iri"seru karyawan lagi.


"Lie, lepaskan aku, kau tidak liat banyak orang yang memperhatikan kita?"bisik amelia menggerak-gerakkan tubuhnya agar bisa lepas dari pelukan Lie


"biarkan saja"sahut Lie tidak peduli.


"Lie, ayolah kita bicara dikantormu saja"bisik amelia lagi sambil terus bergerak


"sayang, jika kau terus bergerak seperti ini, itu akan membuatmu dalam masalah, lho"bisik Lie menggoda


"masalah apa?"tanya amelia polos


"kau akan membangunkan adik kecilku, dan itu akan jafi masalah untukmu, jika aku tidak bisa lagi menahannya"bisik Lie ditelinga amelia sembari mwnghembuskan napas lembut yang membuat wajah amelia merona.


"Lie jangan bercanda cepat lepaskan pelukanmu"seru amelia menyembunyikan rasa malunya


"baikalah aku akan melepaskanmu"seru Lie melepaskan prlukannya, lalu dengan cepat menggendong tubuh amelia.

__ADS_1


"Lie apa yang kamu lakukan, turunkan aku"seru amelia


"diam, aku sudah menurutimu untuk berhenti memelukmu, sekarang ini hukuman untukmu karna kau tidak bembalas dan mengangkat telpon dariku"sahut Lie terus menggendong amelia hingga keruangannya.


Sesampai diruangan, Lie menurunkan.tubuh amelia diatas sofa didalam kantornya.


" sekarang cepat katakan kenapa kau tidak mengangkat telpon dariku? bahkan tidak membalas pesanku"tanya Lie dengan nada sedikit meninggi


Amelia tidak langsung menjawab pertanyaan yang diajukan Lie, tetapi dia malah mengeluarkan kotak makan yang telah dibuat sendiri olehnya.


"aku membuat ini sendiri untukmu, semoga kau suka"seru amelia tersenyum


"awalnya aku berpikir untuk memberikan kejutan dengan datang sendiri membawakan makan siang kekantormu, tapi tidak disangka malah kau yang mengejutkanku"seru amelia sedikit kesal.


Lie yang terharu dengan ucapan amelia langsung mendekat dan mencium amelia.


"um,,, mmmm,,, mmm"(adegan ciuman yaa guyss)


"terim kasih sudah melakukan ini untukku"seru Lie sambil memeluk amelia setekah menghentikan ciumannya.


"ehm,, ayo kita makan"sahut amelia


"rasa ini? rasa yang sudah lama tidak pernah aku rasakan semenjak ibu menunggalkanku"gumam Lie setelah memakan sepotong daging.


"kau memasak ini sendiri?"seru Lie


"ehm"seru amelia mengangguk


"bagaimana rasanya? apa kau suka?"seru amelia ragu


Lie tersenyum dan berkata"aku suka, bahkan sangat suka, sudah lama aku tidak merasakan masakan yang rasanya hampir mirip dengan buatan ibuku"sahut Lie


"benarkah? kalau begitu makan yang banyak"seru amelia senang


Amelia sangat senang melihat kebahagian diwajah Lie seperti sekarang ini, Dia berharap bisa terus membuat wajah Lie bahagia saat bersama dengannya.

__ADS_1


__ADS_2