my husband is psikopath

my husband is psikopath
Istriku Cemburu


__ADS_3

Setelah keluar dari kamar mandi. Lie bergegas pergi kedapur menemui bibi Yun.


"bibi Yun, tolong buatkan teh jahe untuk Amelia"seru Lie


"baik, tuan Muda"sahut Bibi Yun


"oh, yaa setelah selesai membuatnya berikan padaku"seru Lie lagi dan pergi keruang bacanya.


"iya, tuan Muda"sahut Bibi Yun langsung membuat teh jahe untuk Amelia.


Setelah kurang lebih lima belas menit, teh jahe untuk amelia pun siap. kemudian bibi Yun pergi keruang baca Lie mengantarkan teh jahe tersebut.


"tuan, ini teh jahe untuk nyonya"seru bibi Yun


"oh, berikan padaku"sahut Lie mengambil nampan dan pergi kekamar Amelia


Dikamar, amelia merasakan sedikit nyeri diperutnya. Tak lama Lie pun datang kekamar Amelia.


"perutmu nyeri lagi? minumlah teh jahe ini agar tidak tambah parah seperti tempo hari"seru Lie sambil menyodorkan gelas berisi teh jahe pada amelia.


"terima kasih, sayang"ucap amelia mengambil gelas dan meminumnya.


setelah meminum setengah gelas, amelia bermaksud untuk menggoda Lie. dia menyerahkan gelas pada Lie dengan membungkukkan tubuhnya untuk memperlihatkan buah dada yang montok berisi pada Lie.


"terima kasih, yaa suamiku tersayang"seru amelia menggoda


"glek"suara Lie menelan ludahnya saat melihat buah dada amelia.


"sayang, kau jangan menguji kesabaranku dengan menggodaku seperti ini"seru Lie menghela napas untuk menahan nafsunya.


"aku tidak menggodamu"sahut amelia tanpa merasa bersalah mesih terus bertingkah menggoda


Lie yang kesal dengan tingkah amelia langsung menarik tubuh amelia kekasur dan merangkak diatasnya.


"sayang, kau terus menggodaku, meskipun kau sedang menstruasi, aku tidak akan melepaskanmu kali ini"seru Lie kesal


"memangnya apa yang akan kau lakukan?"tantang amelia


"sangan salahkan aku, kau yang memintanya"seru Lie langsung mencium amelia


"um,,, um,, mmm"(ciuman guys)


"oh tidak,,, Lie tidak akn memaksaku melakukannya, kan?"gumam amelia


"amelia kau harus kuhukum karna telah menggoda adik kecilku,, kau harus melakukan blow job"seru Lie dengan sorotan tajam


"apa blo,,, blow job apa itu?"tanya amelia polos


Lie memejamkan mata karna sangat kesal dengan tingkah amelia.


"sudahlah lupakan apa yang pernah aku ucapkan tadi"sahut Lie segera bangkit dan pergi meninggalkan kamar amelia.

__ADS_1


"kenapa dia kesal?"seru amelia bingung.


"ah, coba aku browsing arti dari blow job dulu"gumam amelia mengambil ponselnya.


Amelia pun browsing arti kata blow job dan sangat terkejut saat membaca arti dari kata blow job.


"uekkk,,, hihi"seru amelia merasa jijik


"huh, hampir saja aku dipaksa oleh Lie,,, hihi"seru Amelia merasa geli disekujur tubuhnya.


keesokan harinya


"hoamm,,,,"amelia menggeliat dan mulai membuka matanya.


amelia bangkit dari tempat tidur dan pergi keluar kamarnya.


"ah, nyonya sudah bangun?"sapa Bibi Yun yang saat melihat amelia keluar kamar.


"bibi, tuan ada dimana?"tanya amelia


"tuan muda sudah berangkat kekantor, nyonya"sahut bibi Yun


"apa? jam berapa sekarang?"seru amelia terkejut


"sekarang jam 9 pagi, nyonya"sahut bibi Yun


"astaga, sudah jam 9 pagi, aku terlambat bekerja"seru amelia


"oh, begitu yaa,,, baiklah"seru amelia


"nyonya, apa anda ingin sarapan sekarang? biar saya siapkan"tanya bibi Yun


"boleh, bi. tapi aku mau mandi dulu"seru amelia kembali kekamarnya


"baik, nyonya muda"sahut bibi Yun.


Siang hari amelia merasa sangat bosan berada dirumah. Dan sekarang perutnya sudah tidak nyeri lagi, jadi dia memutuskan untuk menemui Lie dikantornya.


Sekitar kurang lebih 30 menit amelia tiba diperusahaan Han Coorporation.


"selamat siang, nyonya Han"sapa resepsionis


"siang"sahut amelia tersenyum dan berjalan menuju Lift.


Amelia telah tiba di depan ruangan Lie yang berada dilantai paling atas. Saat amelia membuka pintu, amelia terkejut melihat Lie yang sedang duduk dan Jennifer Lin (sekretaris yang dipekerjakan Jieyie sewaktu menjabat sebagai CEO Grub Han) yang sedang berjongkok dibawahnya seperti sedang melakukan blow job.


"Lie, kau brengsek"seru Amelia langsung bergegas pergi meninggalkan Lie


"amelia"seru Lie saat melihat kedatangan amelia


"pak, presdir. bagaimana ini? nyonya terlihat sangat marah, biar saya bantu untuk menjelaskan pada nyonya"seru Jennifer merasa bersalah

__ADS_1


"tidak, perlu. kau fokus saja temukan chip yang kau jatuhkan itu"sahut Lie langsung bergegas pergi mengejar amelia.


"amelia, tunggu"seru Lie memanggil amelia, namun amelia terus berlari kearah keatap gedung.


Sesampai diatap.


"amelia, dengarkan penjelasanku. semua yang terjadi tidak seperti yang kau lihat"seru Lie menjelaskan


"kamu mau menyangkal apa lagi, semua sudah jelas, Lie"sahut amelia


"aku tau aku ngga mau ngelakuin blow job tadi malam sama kamu, tapi sebegitu inginkah kau hingga harus melakukan dengan sekretarismu dikantor"seru amelia dengan mata berkaca-kaca


"puffth,,,hahaahah,,,, amelia kamu cemburu?"seru Lie tertawa


"apa itu lucu untukmu"seru amelia dengan tatapan serius


Lie yang menyadari amelia sangat marah pun berhenti menertawai amelia.


"ehem,, sayang tadi itu Jennifer tidak sengaja menjatuhkan chip yang berisi dokumen tentang kerja sama perusahaan dengan investor dari Amerika"seru Lie menjelaskan


"benarkah? lalu kenapa kau tidak menyingkir dari sana"tanya amelia


"oh, tadi itu aku sedang rapat video dengan investor dari Amerika, aku tidak mungkin tiba-tiba beranjak pergi dari tempat dudukku untuk membiarkan jennifer mencari chip yang ia jatuhkan itu. aku akan kehilangan ratusan juta dolar jika membuat mereka tersinggung kalau aku tiba-tiba mengabaikan mereka"sahut Lie menjelaskan


"benarkah? kau tidak berbohongkan"tanya amelia memastikan


"sayang, percayalah aku hanya mencintaimu, aku tidak akan mengkhianatimu"sahut Lie meyakinkan


"baiklah aku percaya"seru amelia langsung memeluk Lie


"tunggu, bukankah kau bilang tadi sedang rapat dengan investor dari Amerika?"seru amelia


Lie yang mengetahui sifat matrerialistis istrinya pun mulai menggoda amelia.


"iya. tapi aku meninggalkan rapat itu karena mengejarmu kesini. Yaa mungkin resikonya aku akan rugi ratusan juta dolar ?"sahut Lie dengan raut wajah sedih


"apa? kehilangan ratusan juta dolar, tidak Lie kau tidak boleh kehilangan uang itu. ayo cepat kembali"seru amelia langsung menarik Lie untuk kembali keruangannya.


"hahaha,,, sayang apa sekarang kau sudah memaafkanku?"tanya Lie menggoda


"iya, iya aku maafkan, ayo cepat kembali, jangan sampai kehilangan uang ratusan juta dolar"sahut amelia


"jangan khawatir, sayang. Sebenarnya investor itu sudah sepakat untuk berinvestasi diGrub Han, bahkan sudah memberikan DP sebelumnya, panggilan Video tadi itu aku hanya sekedar saling menyapa saja"sahut Lie tertawa.


"uuhhh,, dasar brengsek,,, lagi-lagi kau menggodaku"umpat amelia kesal dan mencubit perut Lie lembut


"aduch, aduch,,,iya maaf! gimana kalau sebagai permintaan maaf aku traktir kamu belanja, kamu boleh pilih apa aja yang kamu mau, oke"seru Lie


"beneran? yeeyyy,,, suamiku yang terbaik"seru amelia senang dan memeluk Lie.


"kelinci kecilku ini, raut wajah kesalnya langsung berubah drastis mendengar kata uang"gumam Lie

__ADS_1


__ADS_2