my husband is psikopath

my husband is psikopath
Suami Nakal


__ADS_3

setelah selesai makan siang


"ah,, kenyangnya,,, sup buatan bibi Yun memang sangat lezat,,,"seru amelia


"benar, sup herbal ayam tradisional bibi Yun memang benar-benar membuat stamina bertambah"seru Lie memimpali perkataan amelia


"glek,,,,"suara amelia menelan ludah


amelia yang mendengar Lie mengatakan kata stamina itu pun langsung menelan ludah dan bergidik geli dan mencoba duduk menjauh dari Lie.


"sayang, melihat kamu kaya gitu terlihat semakin menggemaskan lho"seru Lie menggoda dan mendekati amelia


"gawat,,, kayaknya aku sudah membangunkan binatang buas ini,,,"gumam amelia


Dan seketika tubuh amelia sudah terkunci dalam pelukan Lie, mata mereka pun bertemu dan Lie mulai mendekatkan wajahnya dengan wajah amelia, saat tinggal 2 detik lagi bibir mereka bersentuhan,,, tiba-tiba,,,,


tok,, tok,,, tok,,,(suara pintu diketuk dari luar)


"huffh,,, selamat"gumam amelia merasa terselamatkan dari serangan binatang buas


"huh,,, ganggu aja"dengus Lie


"masuk"seru Lie lagi kembali duduk diposisi semula, dan kembali menunjukkan sikap dingin dan penuh wibawanya.


"huh,, dasar. cepat sekali dia merubah sikapnya menjadi dingin dan penuh wibawa, padahal saat sedang bersamaku bagaikan binatang buas, humph"dengus amelia dalam hatinya.


"pak presdir, sudah saatnya anda menghadiri rapat dengan investor dari Jerman"seru Jennifer


"baiklah"sahut Lie dingin


"sayang, aku ada urusan sekarang, kembalilah ke apartemen, Bob akan mengantarmu"seru Lie pada amelia sambil berjalan keluar

__ADS_1


"ehm"sahut amelia sembari menganguk


Namun tiba- tiba Lie berhenti dan berbalik kearah amelia seraya berkata


"urusan kita belum selesai, nyonya Han,, cup,,"seru Lie langsung mengecup bibir amelia dan langsung pergi begitu saja tanpa rasa bersalah meninggalkan amelia yang masih mematung di dalam ruang kerjanya


"Lie, kau brengsek,,, "umpat amelia kesal


Amelia telah kembali ke apartement Lie


"ah, badanku terasa lengket semua lebih baik aku mandi"seru amelia


lima belas menit kemudian amelia keluar dari kamar mandi dan mendengar ponselnya berdering.


Di tatapnya layar ponselnya itu.


"Mina? ada apa yaa?"seru Amelia saat melihat Su Mina temannya lah yang menelponnya.


"Amelia, huhuhu,,,,hiks,,, hiks"seru Mina dengan terisak


"Mina,, kau kenapa menangis? coba kau tenang dulu, yaa?"seru amelia panik mendengar suara temannya menangis itu.


"amelia, huhu,,,hiks"sahut Mina terus terisak


"oke,,, kamu dimana sekarang biar aku temui kamu"tanya amelia


"aku ada di bar XXX"sahut Mina


"oke, kamu jangan kemana-mana aku kesana sekarang"seru amelia memutuskan teleponnya dan langsung berpakaian.


40 menit kemudian amelia sudah tiba di Bar XXX.

__ADS_1


amelia celingak-celinguk mencari keberadaan Mina.


"ah, itu dia"gumam amelia saat matanya melihat keberadaan Mina.


"Mina, apa yang terjadi padamu, kenapa kau mabuk begini"seru amelia saat sudah berada disamping Mina.


"amelia,,, huhuhu,,,"seru Mina langsung berhambur kepelukan amelia


"sudah, jangan menangis, tenang lah,,,"seru amelia menenangkan sambil menepuk lembut punggung Mina


"tadi, aku mergoki Xu Ronghe berselingkuh,,, huhuhu"cerita Mina (Xu Ronghe adalah kekasih Mina)


"apa? dasar lelaki brengsek, awas aja dia kalo ketemu aku hajar sampe babak belur"seru amelia marah


"amelia kamu tau kan, 1 minggu lagi kami bertunangan, tapi dia malah berselingkuh, apa yang harus aku lakukan sekarang,,, apa aku harus membatalkan pertunganku, tapi aku masih mencintainya, huhuhu"seru Mina semakin terisak dan mabuk


"Mina, aku malah merasa kau beruntung mengetahui perselingkuhan Ronghe sebelum kalian bertunangan, coba kau bayangkan apa yang akan kau lakukan jika kau mengetahui setekah kalian bertunangan atau menikah, bagaimana?"sahut amelia


"tapi aku sangat mencintainya"seru Mina terus minum


"Mina, sudah cukup. kau sudah mabuk sekarang, soal masalah kau, kita pikirkan lagi nanti, yang penting sekarang aku antar kau pulang dulu"seru amelia mencoba membawa Mina pergi


"ngga, a,,,aku ngga mau pulang ,, aku maa,,u mi,,num"sahut Mina mabuk dan terus meminum bir depannya


"Mina sudah,,, cukup"seru amelia menarik tangan Mina dan membawanya keluar dari bar.


Diluar bar Bob sudah menunggu dan langsung membukakan pintu mobil untuk mereka.


"bob, kita pergi kejalan A sekarang"seru amelia


"baik nyonya"sahut Bob kemudian melakukan mobilnya

__ADS_1


__ADS_2