my husband is psikopath

my husband is psikopath
Teringat Kenangan Masa Lalu 2


__ADS_3

Lie sedang berada diruangan kantornya saat mendengar ponselnya berdering.


Kring,,, Kring,,,(suara dering ponsel)


Lie kemudian meraih ponselnya dan tersenyum saat melihat dilayar ponsel nama si pemanggil, yaitu Lingling tunangannya, dan Lie bergegas mengangkatnya.


"hallo,, Lingyang ( Lingyang panggilan sayang Lie untuk Lingling yaitu singkatan dari Lingling sayang)"seru Lie


"hallo, sayang. Lie aku sedang diperjalanan menuju kantormu, kau mau kubawakan makan siang apa?"seru Lingling


"apa saja asal kau yang berikan padaku, aku pasti makan"sahut Lie


"baiklah,, sampai jumpa, sayang"seru Lingling


"sampai jumpa"sahut Lie.


Sepuluh menit kemudian Lie mendengar ponselnya berdering kembali, tanpa melihat layar ponselnya Lie langsung mengangkatnya.


" Halo, Sayang. Kamu di mana sekarang?" seru Lie pada seseorang yang menelponnya yang dia pikir itu adalah ling-ling tunangannya.


" Maaf, kami dari pihak kepolisian ingin memberitahukan kepada anda bahwa Nona yang bernama Xiao Ling Ling telah mengalami kecelakaan" seru seseorang yang menghubungi Lie


" apa? Ling Ling kecelakaan?" seru Lie terkejut dan langsung Menatap layar ponselnya dan itu ternyata bukan telepon dari Ling Ling

__ADS_1


"di mana dia sekarang?" tanya Lie lagi


" sekarang nona Xhio sedang berada di rumah sakit A" lanjut seseorang yang menelpon Lie


" Baik saya segera kesana" seru Lie menutup teleponnya dan kemudian mengambil kunci mobilnya lalu bergegas menuju rumah sakit yang diberitahu oleh penelepon tersebut.


30 menit kemudian Lie sudah tiba di rumah sakit tempat ling-ling dirawat.


" suster pasien atas nama Xiao Ling Ling korban kecelakaan dirawat di mana" seru Lie pada salah satu suster dengan napas terengah-engah


" oh, nona Xhio sekarang sedang diperiksa di UGD, Tuan" sahut suster


Lie kemudian berlari ke UGD yang ditunjukkan oleh suster untuk melihat keadaan Ling-ling


" Maaf, Tuan. kami sudah berusaha. tapi, nona Xhio sudah tidak bisa diselamatkan" seru dokter


" Apa? bagaimana mungkin? kau harus menyelamatkannya" Seru Lie mencengkram kerah leher baju dokter


" Maaf, Tuan. kami sudah berusaha. Tuan harus bisa merelakannya" seru dokter merasa bersalah


" apa? tidak,,, tidak mungkin... Jangan Tinggalkan Aku Lingliiiiinnnngggg" ucap Lie berteriak dan seketika tubuhnya lunglai ke lantai.


Di luar ruangan Amelia sudah kebelet pengen pipis, tapi dari tadi dia menunggu Lie tak kunjung keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


" Aduh, apa sih yang dilakukannya di kamar mandi, Kenapa masih belum keluar juga" umpat Amelia kesal


Amelia sudah tidak tahan lagi menahan diri untuk segera pipis, dia pun langsung menggedor pintu kamar mandi Lie,,,


bang,,, bang,,, bang.,,,(suara pintu digedor)


" Hei, Tuan Han. Apa yang kau lakukan di dalam kamar mandi begitu lama. cepat keluar" umpat Amelia semakin kesal


Suara Amelia itu pun membuyarkan lamunan Lie tentang masa lalunya.


" iya,,, iya,,,sebentar. Kenapa kau begitu tidak sabaran" seru Lie di dalam kamar mandi


" Hei,,, Cepatlah keluar aku sudah tidak tahan Aku pengen pipis" seru Amelia sudah tidak sabar


Mendengar perkataan Amelia itu, Lie pun segera mengambil handuk dan bergegas keluar kamar mandi.


Dan saat Lie membuka pintu


"minggir" umpat Amelia menabrak Lie dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan tak lupa segera menutup pintu karena dia sudah tidak tahan lagi ingin segera pipis.


Lie yang melihat tingkah Amelia pun langsung cekikikan karena dia merasa lucu saat melihat tingkah istrinya itu.


" hehehehe,,,,kelinci kecil kau begitu menggemaskan" seru Lie tertawa melihat tingkah istrinya.

__ADS_1


__ADS_2