my husband is psikopath

my husband is psikopath
Suami Psikopath


__ADS_3

Lie dan Amelia tiba didepan lobby Soulth China Mall.


"masuk"seru Lie dengan nada membentak amelia, memerintahkan Amelia masuk kemobilnya.


Amelia menyadari dia telah membuat Lie sangat marah, tanpa mengucapkan sepatah kata pun Amelia menurut untuk masuk kedalam mobil.


"kembali keapartemen"perintah Lie pada Bob.


"baik, tuan muda"sahut Bob kemudian melajukan mobil ke apartemen.


Amelia bergumam didalam hati untuk mencoba meredam amarah Lie.


"Lie,, ma,, afka,,,,,,"seru amelia membuka suara namun langsung disela oleh Lie.


"DIAM"bentak Lie pada amelia, dia terus menghembuskan napasnya dengan kasar tanda ia masih mencoba menahan amarahnya yang sudah siap meledak.


Amelia langsung tersentak karna terkejut mendengar bentakan dari Lie dan seketika menunduk terdiam tanpa mengucapkan sepatah katapun lagi dari mulutnya.


Setiba di depan Lobby Apartemen.


"cepat keluar"seru Lie langsung menarik tangan amelia masuk ke dalam Apartemen.


Sesampai diapartement milik Lie, Lie dan Amelia disambut oleh bibi Yun.


"anda sudah kembali tuan muda, nyonya muda"sapa bibi Yun Namun Lie mengabaikan sapaan bibi Yun itu, dan terus menarik amelia kekamarnya.


"apa yang sebenarnya dibuat oleh nyonya muda hingga tuan muda terlihat sangat marah seperti itu"gumam bibi Yun bingung.


Sesampai dikamarnya Lie langsung melemparkan amelia diatas tempat tidurnya.


"arghhh,,,"jerit amelia


Lie mulai melepaskan jas. dasi, dan kemejanya disembarang tempat hingga bertanjang dada dihadapan Amelia,

__ADS_1


"ach,,, Lie apa yang kau lakukan"teriak Amelia langsung refleks menutup wajahnya saat melihat otot-otot perut Lie yang menawan berbentuk delapan buah roti sobek yang begitu mempesona.


Lie kemudian naik ketempat tidur dan merangkak diatas amelia dan melepaskan tangan amelia yang menutupi wajah cantiknya.


"Lie, kamu mau apa,,?"seru amelia berusaha melepaskan diri


"kau harus dihukum karena telah membohongiku"sahut Lie sinis


"tapi, Lie,,,,,ummm,,,mmm"seru amelia langsung terhenti karena Lie menciumnya.


Amelia mendorong tubuh Lie sekuat tenaga untuk menghentikan ciuman Lie.


tetapi Lie tidak mempedulikan tindakan amelia, dia malah merobek pakaiannya yang dikenakan amelia dengan kasar.


"ssrrrraaaaakkkkkk"(suara pakaian dirobek)


"Lie jangan,,,ach,,,"ronta amelia mencoba menutupi tubuhnya dengan tangan, namun kedua tangan amelia langsung dibekap oleh satu tangan Lie


Lie terus melucuti semua pakaian dalam amelia dengan kasar hingga tak tersisa sehelai benang pun menutupi tubuh menawan amelia dan mulai mencium dan mencumbu amelia.


"ummmm,,,, mmm,,, ach,,,ah,,"(ciuman n ** guys,, hehehe)


"ach,,,um,,,mmm,,, Lie,,, sakiiitttt,,,,,aku mohon hentikan,,,hikss,,"rintih amelia tak berdaya saat Lie menggigit pundaknya diiringi air mata yang mengalir dipipi amelia.


Disaat yang bersamaan Lie merasakan kepalanya pusing dan pandangannya mulai kabur, dan seketika pingsan di atas tubuh amelia.


"Lie aku mohon hentikan,,, hiksss,,,hiks,,,"rintih amelia dengan terisak.


beberapa menit kemudian Amelia mulai merasa ada yang aneh pada Lie saat menyadari tidak ada tindakan lebih lanjut dari Lie terhadap tubuhnya.


"eh,,, dia tertidur?"gumam amelia saat menatap Lie


" tapi kenapa dia tidur diatasku seperti ini, yang lebih parah kenapa posisi wajahmu harus dipayudaraku, huh?" lanjut amelia bergumam dan kesal mengira Lie tertidur pulas tepat diatas tubuhnya dengan wajah menyentuh payudaranya.

__ADS_1


amelia berusaha sekuat tenaga mendorong tubuh Lie.


"ugh,,, Lie kau sa,,,ngat be,,,rat,, hah,, hah,,,"seru amelia kesal tidak bisa menyingkirkan tubuh Lie dari atas tubuhnya dan menyerah.


Amelia kemudian meraih seliamut disampingnya untuk menutupi tubuh mereka berdua.


"sudahlah,, mau tidak mau aku harus tidur dengan keadaan telanjang dan kau tidur pulas diatasku"seru amelia kesal dan pasrah


Ke esokan harinya.


Lie yang sudah pingsan semalaman diatas tubuh amelia pun mulai tersadar.


"ech,, apa ini yang kenyal?"gumam Lie saat menyadari wajahnya menyentuh sesuatu dan membuka matanya.


"heh,,, jadi aku pingsan diatas tubuh telanjang amelia tadi malam?"gumam Lie sedikit terkejut saat menyadari tubuh amelia yang telanjang dibawah tubuh berotot Lie.


"karna sudah seperti ini, lebih baik aku selesaikan saja"gumam Lie dengan senyuman Liciknya menatap ameli dengan nafsu yang mulai membara disekujur tubuhnya.


Tanpa menunggu lagi Lie pun mulai melahap bibir dan Leher amelia.


"um,,, mmmm,,, um"(cium lagi guys,,, heheh)


"ugh,,, kenapa rasanya seperti ada beban berat yang menimpa tubuhku?"gumam amelia masih setengah tidur.


Dia merasa seperti bermimpi ada yang mencumbu tubuhnya, dan mulai menyadari bahwa itu terasa nyata dan langsung membuka matanya saat Lie sedang bersiap memasukkan "adik kecilnya" ke "strowberry" milik amelia.


"hah,,, Lie jangan,,, aaarrggghhhhhh,,,,"teriak amelia namun terlambat, karna Lie telah memasukkan "adik kecilnya".


"hahh,, di,,,dia masih perawan? jadi selama ini aku sudah salah sangka terhadapnya yang mengira dia wanita simpanan"gumam Lie dengan mata terbelalak saat melihat darah mengalir sesaat selaput dara amelia robek akibat ulah "adik kecil" Lie.


"argh,,, um,,, ah,,, ah,,,,"jerit amelia saat Lie melanjutkan aksinya.


(sisanya bayangin sendiri yaa guysss,,,, hehehehe)

__ADS_1


__ADS_2