
Keesokan harinya Amelia berangkat kekampus sendiri, dia tidak tau kenapa hari ini Rue Lie tidak mengantarnya kekampus seperti biasanya.
"aneh sekali, apa yang terjadi padanya pagi ini? biasanya setiap pagi dia selalu menggangguku. Achhh,,, sudahlah harusnya hari ini aku bersyukur situkang mesum itu menggagangguku pagi ini"gumam amelia
"amelia, bagaimana khabarmu? aku merasa bersalah, jika bukan karna aku kau mungkin tidak akan dicap sebagai wanita simpanan"seru Stevani Mo.
"sudahlah, stevani. bukankah aku sendiri yang yang ingin membantumu kau tidak perlu merasa bersalah"sahut Anelia
"meskipun kau bilang begitu tetap saja aku masih merasa bersalah, aku benar-benar bodoh melibatkanmu dalam masalahku"seru Stevani merasa bersalah.
"sudahlah lupakan itu, jika kau ingin berterima kasih kau traktir aku makan, bagaimana?"sahut Amelia
"baiklah"seru Stevani lagi.
flasback
Sebenarnya Amelia bukanlah seorang wanita simpanan, dia hanya menggantikan temannya untuk bertemu dengan istri dari pacarnya itu.
"Stev, Stevani kamu ada dikoat ngga"seru amelia sambil masuk kedalam kamar kost temannya.
betapa terkejutnya amelia melihat temannya sedang menangis.
"stev, stevani kamu kenapa?"tanya ameli panik.
"amelia wanita itu ngancem aku lagi, jika aku ngga temui dia sore ini direstoran XXX, dia bakal bikin sengsara orang tuaku, aku udah bilang kedia, aku udah putus ama suaminya saat aku tau dia udach punya istri, tapi dia ngga percaya"seru Stevani ketakutan
"tenang stevani, aku yang akan temui dia. aku akan beri dia pelajaran biar dia ngga gangguin kamu lagi"ucap amelia
Dikelas, dosen memperkenalkan diri, yang membuat histeris para cewek sekelas Amelia karna ketampanannya.
"hallo, saya dosen pengganti pak Wang, saya disini mengajar mata kuliah bahasa inggris nama saya Jeffery"sapa dosen
"wah, dosennya ganteng banget, apalagi kalau buka kacamata, iya ngga, mel"seru Su Mina
"iya"seru amelia
"eh, kenapa aku merasa familiar dengan wajah orang ini, pernah ketemu dimana, yaa?"gumam Amelia karna merasa seperri pernah bertemu dengan dosen tersebut.
__ADS_1
"tugas kuliah hari ini saya ingin kalian membuat kalimat ungkapan cinta kalian pada orang yang kalian sukai dalam bahasa inggris "seru dosen
"pak jeffery, kalau ditujukan untuk bapak boleh tidak, soalnya saya suka bapak?"seru salah satu mahasiswi genit yang membuat riuh satu kelas.
"sudah, sudah,,, jangan ribut, terserah kalian ditujukan untuk siapa"sahut dosen sembari tersenyum.
"hah, dosen yang aneh, kenapa tiba-tiba memberikan tugas semacam ini"gumam amelia.
Flasback
Han Rue Lue sedang diruang bacanya. tiba-tiba ponselnya berdering.
"ya, X. apa kau sudah mengetahuinya?"seru Rue Lie.
"iya, tuan. menurut informasi Kenzo Jin adalah pewaris tunggal keluarga Jin, dan mengenai hubungannya dengan nona Chen, sebernanya dia adalah mantan kekasih dari nona Chen"sahut seseorang telepon.
"apa"guman Lie kesal"X, tolong kau cari tau lebih detail lg mengenai Kenji Jin ini, dan segera laporkan padaku"perintah Rue Lie lagi.
"baik tuan"sahut X.
"Kenzo Jin, aku tidak akan membiarkanmu mengganggu wanitaku"seru Rue Lie sembari menggepalkan tangan erat.
Han Rue Lie berjalan kearah Amelia, dia penasaran kalimat apa yang akan ditulis oleh kelinci kecilnya itu. dia tersenyum melihat tulisan Amelia.
"kau sudah selasai"tanya pak Jeffery alias Han Rue Lie
"sudah, pak"jawab amelia singkat.
"kalau begitu bacakan"perintah pak Jeffery
"baik, pak"sahut amelia terpaksa
"I don't know my true feelings for you, but all I know is that my heart always beats fast when with you. and all I know is, I want to be able to always cheer you up when you're lonely"seru amelia membacakan tulisannya
"boleh saya tau situjukan kepada siapa tulisan itu"tanya pak Jeffery(Rue Lie)
"tentu saja itu untukku kan Amelia"jawab Kenzo menyela yang seketika mengagetkan Amelia dan pak jeffery(Rue Lie) sembari menatap kearah Kenzo. Han Rue Lie bagai terkena sengatan listrik, dia mengepalkan tangannya erat. beberapa kali ia menghela napas untuk meredam emosinya.
__ADS_1
"apa itu yang dia katakan itu benar Amelia"tanya Rue Lie menahan amarah
"bukan pak, tantu saja bukan, ini saya buat untuk suami saya"sahut amelia tanpa pikir panjang, karna ia tidak ingin Kenzo masih mengharapkan dirinya.
"wah, sepertinya kau sangat mencintai suamimu yaaa"seru pak Jeffery(Rue Lie)
"be,,, begitulah pak,,, heheehe"seru amelia sembari tertawa paksa.
"wah, bapak jadi iri pada suamimu itu"seru pak Jeffery tersenyum puas karna mengira amelia membuat tulisan itu untuk dirinya (autu narsis)." Oh yaaa namamu Kenzo kan, sebaiknya kamu berhenti saja mengejar wanita yang sudah menikah"lanjut pak Jeffery(Rue Lie) memperingatkan Kenzo Jin.
Mendengar seruan pak Jeffery, Kenzo Jin sangat marah, dia tidak terima dipermalukan dihadapan mahasiswa sekelas.
Setelah perkuliahan selesai, pak Jeffery mininta amelia ikut keruangannya.
amelia tidak bisa menolak permintaan pak Jeffery, dia hanya bisa mengikutinya hingga masuk keruangannya.
"ada apa, pak? kenapa bapak meminta saya keruangan bapak?"seru amelia penasaran
"saya ingin kau buat ulang ungkapan cintamu sekali lagi"perintah pak Jeffery.
"tapi, pak. kenapa saya harus membuatnya lagi? bukankah bapak sudah mengatakan ungkapan saya tadi bagus"tanya amelia kesal.
"saya ingin kamu membuatnya untuk saya pribadi"seru Rue lie berbisik dan ingin memeluk amelia dari belakang.
"dasar dosen mesum"seru amelia mencoba menendang pak Jeffery, tetapi malah semakin terjebak dipelukannya.
"pak, apa yang bapak lakukan?lepaskan saya!jika tidak saya akan laporkan bapak kedekan"ancam amelia
"laporkan saja jika kau mau, apa memeluk istri sendiri itu melanggar peraturan, sayang"bisik Rue lie seraya melepaskan kacamata dan mengembalikan tatanan rambutnya khas Han Rue Lie.
"Han Rue Lie,,,, ka... kau!"seru amelia kaget"pantas saja tadi aku merasa familiar dengannya, ternyata aku sudah dibodohi olehnya"gumam amelia kesal.
"kenapa kau ada disini, dan apa alasanmu menyamar sebagai dosen pengganti?"tanya amelia
"tentu saja untuk mengawasimu. aku tidak akan membiarkan orang lain mengganggu milikku, jika ada yang berani mengganggu, kupastikan dia tidak akan hidup tenang hingga menemui ajalnya"seru Rue lie dengan sorotan tajam.
"tatapan itu, tatapan kejam itu,, laki-laki ini benar-benar menakutkan, kenapa aku bisa terjebak dengannya"gumam amelia ketakutan
__ADS_1
"nyonya Han, meskipun pernikahan kita hanya sebatas kontrak, tapi selama kontrak itu belum berakhir kau tetap milikku, ingat itu"sahut Rue Lie kejam.
Amelia hanya bisa mengangguk, dia benar-benar ketakutan melihat ekspresi Han Rue Lie yang sangat kejam.