
Didalam ruangan Rue Lie.
"cepat lepaskan aku dasar mesum,,, hiiyyaaaa"seru Amelia mencoba menyerang Rue Lie
mereka berdua pun berkelahi, tapi Rue Lie tidak pernah membalas serangan Amelia dia hanya menghindar dan terus menghindar.
"gadis ini lumayan juga, gerakannya gesit serangannya juga bagus, aku sedikit kewalahan terhadap serangannya, tapi tadi aku masih bermain-main dengannya, sekarang sudah saatnya kuakhiri"gumam Rue Lie
dan dengan satu kali serangan Amelia sudah terkunci dipelukan Rue Lie dan tidak bisa bergerak.
"lepaskan aku"ronta Amelia berusaha melepaskan diri dari pelukan Rue Lie
"oke, baiklah!"jawab Rue Lie
"apa maksudmu menyebarkan berita kalau aku adalah wanita simpanan, apa kau benar-benar ingin memerasku?tanya Amelia marah
"tenanglah,,, aku bisa saja menghilangkan berita itu jika kau bersedia menanda tangani kontrak pernikahan denganku"jawab Rue lie sambil menyerahkan sebuah kontrak
"apa? kontrak pernikahan? jika kau memang ingin menikah cari saja wanita lain, kenapa harus aku?"tanya amelia kesal
"memang ada begitu banyak wanita yang ingin menikah denganku, tapi aku hanya akan mendapatkan 3 juta dolar jika aku menikahimu, kan?"jawab Rue Lie menggoda
"sial, aku lupa akan hutangku itu"gumam amelia "apa keuntungannya bagiku jika aku menyetujui kontrak itu"tanya amelia lagi
"tenang saja kau akan aku gaji 10 ribu dolar per hari jika kau bisa berakting sebagai istriku, dengan begitu kau bisa membayar lunas hutangmu padaku, bagaimana?!"jawab Rue Lie serius
"aku tidak mau"tolak Amelia tegas
"kau tidak punya pilihan lain kecuali menurutiku, atau kau bisa membayangkan apa yang terjadi jika orang tuamu tau tentang berita ini?"sahut Rue Lie dengan senyum jahatnya
"ya tuhan, aku lupa soal orang tuaku, meraka pasti akan terkena serangan jantung jika mengetahui berita ini, sepertinya aku memang tidak ada pilihan lain selain menuruti lelaki mesum ini"gumam Amelia pasrah"baiklah, aku setuju, tapi aku punya syarat!"lanjutnya
__ADS_1
"katakanlah"seru Rue Lie
"selama kontrak ini berjalan kau tidak boleh menyentuhku kecuali aku sendiri yang menginginkannya"seru amelia tegas karna dia tidak akan menyerahkan mahkotanya kepada laki-laki yang tidak sicintainya.
"aku setuju"jawab Rue Lie
"oh, ya.. pernikahan akan dilangsungkan tiga hari lagi, aku sudah memerintahkan sekretarisku mengaturnya"lanjut Rue Lie
"ap, apa,,,tiga hari lagi,,? apa kau sudah gila? bagaimana kau bisa menentukan hari pernikahan secepat itu, aku bahkan belum memberitahu orang tuaku"sahut Amelia terkejut
"kalau begitu ayo kita pergi menemui orang tuamu"jawab Rue Lie sambil menggenggam tangan amelia dan mengajak pergi.
Amelia hanya bisa terdiam dan mengikuti Rue lie karna masih tidak percaya dengan apa yang telah terjadi padanya. satu jam kemudian mereka sudah tiba dirumah orang tua Amelia.
kakak angkat amalia mempersilahkan mereka masuk dan duduk diruang tamu.
"duduklah, aku akan panggilkan ayahku"seru Amelia sambil berlalu memanggil ayahnya.
"paman, aku sangat mencintai putrimu,, aku datang kesini meminta restumu untuk menikahinya"ucap Rue lie sopan
"heh,,, apa yang bisa membuatku percaya bahwa kau tidak akan mempermainkan putriku, anak muda?"tanya ayah Amelia tegas
"paman, aku sungguh sangat mencintainya, jika aku hanya ingin mempermainkannya, aku tidak mungkin menikahinya, aku berjanji seumur hidup hanya dialah satu-satunya istriku"jawab Rue Lie serius
"heh, si mesum ini pandai sekali berakting"gumam Amelia
"apa yang bisa kau berikan pada putriku jika kalian menikah, aku tidak akan membiarkan putriku hidup kekurangan setelah menikah, itu akan sangat memalukan keluarga Chen"lanjut ayah Amelia lagi
"justru jika putrimu menikah denganku itu akan sangat membanggakan keluarga Chen, paman aku adalah CEO dari perusahaan Han Coorporation aku jamin putrimu akan hidup berkecukupan"jawab Rue lie
"baiklah anak muda aku akan merestuimu jika kau bisa mengalahkan 5 jagoan dari perguruan Chen"tantang ayah amelia
__ADS_1
"baik paman, aku akan buktikan kalau aku pantas menjadi menantumu"jawab Rue Lie mantap.
"hah, apa dia benar-benar bisa mengalahkan kakak-kakak angkatku? tapi melihat cara dia bertarung denganku tadi, aku yakin dia menguasai ilmu bela diri yang hebat"gumam amelia ragu
"Yu, kau lawan dia. siapa yang keluar ring lebih dulu, dia yang kalah" perintah ayah amelia
"baik guru"sahut Yu Man"heh,,, meskipun kau pacar adik angkat, tapi kalau didalam ring aku tidak akan berbelas kasih"lanjutnya
"mohon bantuanmu, kak"sahut Rue Lie dengan senyum jahatnya.
pertarungan pun dimulai, Yu Man terus melakukan serangan terhadap Rue Lie, tapi Rue Lie hanya menghindarinya.
"hmm,, ini jurus pukulan keluarga Chen, aku sudah pernah melihat ini saat bertarung dengan amelia, hanya saja pukulannya lebih teratur dan lebih bertenaga dibandingkan amelia, tapi itu tidak akan bisa mengalahku"gumam Rue Lie
seketika Rue Lie balik menyerang Yu Man dengan sekali tendangan hingga keluar ring
"maafkan aku guru, aku mengecewakanmu"ucap Yu Man merasa bersalah
"tidak apa, Shin sekarang giliranmu"seru ayah amelia
Shin mengangguk dan memasuki ring
pertarungan dimulai kembali, tapi sekarang Rue Lie yang memulai serangan bertubi-tubi hingga Shin kewalahan untuk menahan serangannya dan juga terlempar keluar ring.
"ternyata dia benar-benar hebat, tadi dia melakukan strategi bertahan untuk membaca serangan lawan, dan sekarang dia mengubah strateginya menjadi menjadi serangan bertubi-tubi setelah berhasil membaca gerakan lawan. benar-benar luar biasa"gumam ayah Amelia
"cukup, tidak perlu diteruskan lagi, kau sudah meyakinkanku anak muda, aku merestuimu"seru ayah amelia
"tapi ayah, Rue lie baru mengalahkan 2 orang, bukankah ayah mengatakan harus mengalahkan limaorang?"tanya amelia kecewa
"putriku ayah sudah yakin bahwa anak muda ini bisa melindungimu dia layak menjadi suamimu"sahut ayah amelia sambil berlalu dengan perasaan bangga terhadap calon menantunya.
__ADS_1
amelia hanya bisa pasrah menerima nasibnya