My Kapten

My Kapten
23. Rasa yang semakin kuat


__ADS_3

Stella kembali berlalu menuju kamarnya, yogi hanya menatap dingin ke arah punggung stella.


" Apa maunya wanita itu, ucap yogi sambil mengacak acak rambut nya."


"Den apa mau bibi buatkan makan malam?" sura bi ijah membuyarkan lamunan yogi.


"Nggak usah bi, mending bibi istirahat aja habis ini aku akan balik ke asrama"


"Baik den kalo begitu bibi permisi kebelakang dulu".


yogi menyusul naik ke lantai dua di mana kamar stella berada.


Tok tok tok..... suara ketukan pintu terdengar dari luar kamar stella, sudah cukup lama yogi mengetuk ngetuk pintu kamar stella tapi sama sekali tak ada jawaban, yogi menggenggam gagang pintu dan mendorongnya, dan benar saja pintu kamar stella tidak di kunci.


yogi masuk dan mencari keberadaan stella tapi tak mendapati nya hanya terdengar suara percikan air dari dalam kamar mandi.


yogi berjalan menuju sofa yang berada di kamar stella, yogi membaringkan tubuhnya di atas sofa sambil menunggu stella keluaf dari dalam kamar mandi.


setelah 30 menit stella keluar hanya dengan memakai baju mandi kimono yang sangat se*si dan handuk yang melilit di atas kepalanya.


stella kaget melihat keberadaan yogi.

__ADS_1


aaahhh teriak stella yang membuat yogi kaget.


"Berisik banget sih kamu," ucap yogi yang bangun dan duduk di sisi sofa sambil menatap dingin ke arah stella"


"Lagian ngapain coba kamu masuk ke kamar orang tanpa permisi, hah?"


"Hay nona apa kau lupa ini kan juga kamar aku, aku kan sudah menjadi suami kamu" gumam yogi sambil menaikan salah satu sudut bibirnya"


Stella yang merasa terpojok atas perkataan yogi berusaha menyembunyikan detak jantung nya yang kian bersebar sangat kencang, entah ada getaran apa di hati stella yang membuat dirinya jadi deg degan setelah mendengarkan kata suami dari mulut yogi.


" Terus mau apa kamu sekarang?"


"Mau apa kamu?" tanya stella dengan suara yang makin panik melihat yogi terus saja melangkah mendekatinya.


Bukkkk punggung belakang stella membentur sebuah lemari besar yang berada di belakang nya, Aaauuuuu sakit ucap stella lirih.


yogi tertawa dan menggeser lemari pakean yang berada di belakang stella.


"emang kamu fikir aku bakalan ngapain kamu? tanya yogi dengan senyum khas nya, sekarang kamu pakai pakaian kamu! aku tunggu di bawah, setelah itu kamu ikut aku pulang ke asrama sekarang juga."


yogi berbalik dan berjalan keluar dari kamar stella menuju ruang keluarga.

__ADS_1


Yogi duduk d atas sofa panjang dan mengotak atik remot tv yang ada di genggaman tangan nya, sesekali yogi terlihat mengusap wajah nya kasar.


"Si*l perasaan apa ini, kenapa jantungku sungguh tidak sopan saat melihat stella memakai pakean mandi seperti itu?"


flashback on


*Saat yogi melihat stella keluar dari dalam kamar mandi memakai pakaian se*si, jantung dan fikiran yogi menjadi sangat liar, sebagai pria dewasa yang normal melihat pemandangan indah di hadapan nya membuat naluri laki laki nya menggila dan menjelajah liar menembus batas normal, yogi yang tak ingin gelagat nya di ketahui oleh stella akhirnya mendapat ide buat mendekati stella dan mengalihkan fikiran fikiran liar nya*.


Flashback off


stella sudah berpakaian rapi dan menyusul yogi ke ruang kelurga.


stella terlihat sangat cantik dengan pakaian yang ia kenakan , mata, hidung dan bibir yang sangat pas dengan porsinya membuat mahluk ciptaan tuhan yang satu ini sangat terlihat sempurna.



"Ayo berangkat aku sudah siap."


yogi yang terpanah akan kecantikan stella tak bisa membihongi perasaan nya yang mendesir setiap kali menatap stella. yogi yang terus melamun menatap stella membuat nya tak mendengarkan ajakan stella sama sekali, yogi hanya menatap tanpa berkedip sedikit pun ke arah stella.


__ADS_1


__ADS_2