
yogi dan stella sampai di rumah dinas yogi.
stella turun dari mobil dan di susul oleh yogi di belakang nya, baru saja yogi hendak masuk ke dalam rumah tiba tiba terdengar seseorang memanggil namanya.
"Yogi" teriak laki laki bertubuh tinggi yang tak lain adalah Ray.
yogi berbalik ke asal suara tersebut.
"oh ya Ray ada apa?" tanya yogi dengan tatapan datarnya.
"Gi setengah jam lagi tim kita di perintahkan oleh komandan untuk melaksanakan apel di aula."
"Iya gue tau tukimin, gue kan juga punya handphone pastinyakan gue dapet informasi juga"
ucap yogi sambil berlalu meninggalkan ray di halaman rumah nya."
"Iya kali aja sempat loe lupa gi, soalnya di rumah loe ada bidadari"
canda ray sambil tertawa keluar dari pekarangan rumah yogi.
Di dalam rumah, stella sudah berada di dalam kamar dan berbaring di atas kasur.
"Huftt, kok gini banget ya nasib aku, udah dari kecil kurang kasih sayang orang tua, sekarang malah terjebak pernikahan karna di jodoh kan, ya allah apa salah stella, sampai stella susah sekali merasakan kasih sayang, lirihnya sampai meneteskan air mata yang tak lagi bisa stella bendung."
stella terus saja menitihkan air matanya, tanpa sengaja yogi telah mendengar semua keluh kesah stella di balik pintu kamar nya. ada sedikit rasa sedih di hati yogi memdengar semua keluh kesah stella, tapi yogi yang memang memiliki sifat dingin hanya terdiam dengan pemikiran nya yang kosong.
yogi mengganti pakean nya dengan seragam kebesaran nya, iya harus segera ke aula untuk melaksanakan apel yang di pimpin oleh komandan bataliyon.
terlihat beberapa orang tentara berpakean loreng lengkap membentuk satu buah tim barisan.
yogi yang baru saja sampai di dalam aula mendapatkan salam hormat dari prajurit yang berpangkat di bawah nya.
__ADS_1
"Ijin selamat malam Danton," ucap beberapa tentara yang yogi lalui, yogi hanya tersenyum seadanya dan terus berjalan menatap lurus ke depan.
"Eh tu si yogi." ucap fahmi sambil menunjuk ke arah yogi.
"Dari mana aja kamu bray? udah beberapa hari ini nggak pernah keliatan?" tanya ayyub yang memang belakangan ini tak pernah bertemu dengan yogi.
" Mmmm lagi ada urusan sedikit bang di rumah mama"
ayyub hanyak mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti dan kembali fokus memainkan ponsel yang ada di genggaman nya.
"Gi denger denger ada bidadari cantik ya yang tinggal di rumah kamu?"
tanya semi yang memang selalu bersemangat kalo mendengar ada wanita cantik.
"mmm" yogi hanya menjawab seada nya.
"Kalo gitu boleh kan aku maen ke rumah kamu, habis itu bisalah aku jadi adik ipar kamu gi" canda semmi sambil merangkul pundak yogi.
"Huft s****n loe sem, denger wanita cantik aja loe langsung semangat gitu" lanjut fahmi yang mentoyor kepala cepak semmi.
"jih bilang aja loe iri sama gue fah" ucap semmi sambil mengelus elus kepala nya yang berambut cepak.
para tentara tentara yang berada di aula sedang sibuk masing masing ada yang sibuk berbincang bincang ada yang sibuk menelfon dengan pujaan hati nya dan ada pula yang sibuk merapikan pakean PDL mereka.
Komandan bataliyon yang sudah berjalan masuk ke dalam aula tiba tiba membuat semua prajurit yang berada di aula mengambil posisi siap di tempat.
komandan bataliyon mulai mengambil alih para prajurit yang berada di hadapan nya, dan mulai menyampaikan apa maksud dan tujuan nya mengumpulkan personil kebanggaan nya.
"Besok kalian akan melaksanakan misi penugasan di ujung timur indonesia, saya harap kalian bisa mempersiapkan semua yang kalian butuh kan, dengan kemampuan mental dan didikan yang kalian punya saya selaku komandan kalian sangat yakin dengan kemampuan kalian yang sudah terlatih sebagai seorang prajurit TNI." sudah hampir 30 menit komandan memberikan arahan dan wejangan ke pada para prajurit nya, komandan pun membubarkan apel malam itu.
para tentara membubarkan barisan dan kembali menuju rumah masing masing.
__ADS_1
"Gi besok kita berangkat tugas, terus gimana dengan dek stella?" tanya ray yang membuat yogi menjadi tersentak.
"Maksud loe ray?"
"Iya makaud gue kan bsok kita udah berangkat tugas, terus gi mana dengan stella? dia kan sekarang tinggal di rmh loe".
"Iya gue suruh pulang lah ke rumah dia, masa iya gue suruh dia ikut sama gue ke tempat tugas."
"Ahahahah iya kali gi loe mau bawah dia juga", canda ray yang membuat yogi jadi kesal terhadap nya.
"Udah lah ray gue mau balik mau siapin barang buat besok"
**********************************************
Di rumah stella telah membuat makan malam 2 piring nasi goreng dan beberapa lauk nampak tertata rapi d atas meja makan.
stella sama sekali belum makan, karena sepulang dari mall tadi bersama fina stella langsung ikut yogi pulang ke asrama. jam sudah menunjukan pukul 21:45 malam. loh kok si yogi belum balik balik juga ya? aku udab laper banget, mau makan duluan nggam enak dikiranya nanti nggak sopan. huft nikah atas dasar perjodihan kok gini balnget ya? desus stella sambil memainkan ponsel nya.
Cklek terdengar suara pintu rumah yang terbuka, stella berlari keluar dari dalam kamar.
"Kamu sudah pulang?" tanya stella basa basi.
"Mmmmm" jawab yogi singkat.
"Kalo gitu kamu makan dulu, aku udah siapin makanan"
"Sudah kamu makan saja! aku masih kenyang ucap yogi dan berlalu masuk ke dalam kamar nya."
sebelum yogi masuk ke dalam kamar iya berbalik ke arah stella.
"Oh iya besok aku akan berangkat untuk melaksanakan tugas, kalo kamu mau pulang ke rumah kamu nggak apa apa kamu pulang saja, biar nanti aku yang akan ngomong ke mamah."
__ADS_1
mata stella mulai berkaca kaca, bukan karena yogi akan berangkat tugas, tapi karena yogi sama sekali tak menghargai semua usaha nya, bahkan stella rela memasak sampai tangan nya terkena minyak panas.