My Kapten

My Kapten
07. sikap dingin yogi


__ADS_3

Pelayan cafe telah berlalu pergi, "yogi mengambil minuman yang ada di hadapannya tak sengaja yogi menatap ke arah stella yang juga menatapnya dengan raut wajah yang sangat kesal.




ngapain Loe natap gue kayak gitu, ucap stella yang sadar bahwa yogi menatap ke arahnya.


tanpa senyuman dan memasang wajah datarnya yogi berbalik dan berkata.


dasar cewe aneh jelas jelas kamu yang menatap aku tapi kenapa jadi kamu yang marah? harusnya aku yang nanya kenapa kamu menatapku seperti itu, ucap yogi dan menaikan salah satu sudut bibirnya lalu kembali memasang muka datar dan menikmati minumannya.


andin dan ayyub yang melihat pertengkaran ke 2 manusia di samping mereka hanya menggelengkan kepala. karena ayyub tau kalo yogi memang memiliki sifat yang sangat dingin apa lagi dengan seorang wanita.


setelah selesai mengisi perut mereka ayyub memutuskan untuk mengantar andin pulang dan meminta yogi mengantarkan stella pulsng ke rumahnya.


Gi, kamu anterin stella pulang saja pake mobil saya, biar saya pulang bersamaan andin.

__ADS_1


siap bang ucap yogi kepada seniornya, biarpun mereka memiliki pangkat Lettu yang sama akan tetapi ayyub lebih dulu memasuki pendidikan Akmil.


Loh nggak bisa gitu dong mas ayyub, tadi kan stella dateng bareng ama andin, masa iya stella harus balik sama manusia dedemit satu ini. protes stella kepada ayyub dengan wajah yang memanyunkan bibirnya beberapa senti ke depan.


gak apa apa stell yogi baik ko ucap ayyub, dia bakal anterin kamu sampai rumah tanpa lecet sedikit pun.


tapi kenapa stella nggak bareng kalian aja? stella kan bisa duduk di belakang kita bisa satu mobil ber tiga kan.


sorry stell aku ada keperluan sebentar dengan mas ayyub, kali ini kamu ngertiimln kita ya, ucap andin dengan memasang wajah yang memelas.


stella mendengus kesal dan berjalan lebih dulu meninggalkan andin ayyub dan yogi.


yogi tersenyum ke pada andin dan ayub, siap bang kalo begitu saya pamit dulu, dan melangkah menyusul stella


mas yogi teriak andin, aku titip stella ya, dia anaknya baik kok.


yogi nya menganggukan kepalanya dan melanjutkan langkahnya.

__ADS_1


Di dalam mobil terasa sangat hening buat yogi dan stella. yogi yang hanya terus fokus melajukan mobilnya dan menatap lurus ke arah depan, sedangkan stella hanya menatap keluar kaca jendela dan berharap agar iya cepat tiba di rumahnya.


stella nggan berlama lama di dalam mobil bersama yogi.


"kapan aku nyampai rumahnya kalo seoerti ini, si dedemit saja bawah mobilnya pelan seperti ini. gumam stella dalam hati."


sementara ayyub dan andin yang berada di mobil lain asyik membahas tentang rencana mereka yang ingin mendekat kan stella dan yogi, walaupun di sisi lain andin merasa hati nya tak rella jika yogi di miliki wanita lain, tapi dia tak boleh egois karena hatinya telah memilih ayyub sebagai kekasihnya.


sebenarnya ayyub yang memberikan saran ke pada andin agar mencarikan yogi kekasih, karena selama ini ayyub tak tega melihat juniornya itu selalu dalam kesedihan dan tetap berharap dengan mantan kekasihnya. andin yang mendengar ucapan ayyub tiba tiba mengusulkan lebih baik mendekat kan yogi ke pada stella saja, walaupun andin sebenarnya tau kalo stella sudah memiliki kekasih, tapi bagi andin apa salahnya to stella juga tak mencintai Roy.


tak lama mobil yogi memasuki hunian elit ternama di kota X.


rumah kamu yang mana ucap yogi singkat tanpa menatap ke arah stella.


stella yang mengarahkan yogi pun enggan menatap ke arah yogi stella hanya fokus menunuk nunjuk dan memberi arah menuju rumahnya.


tibalah mobil yogi di sebuah gerbang besar yang menjulang tinggi.

__ADS_1


satpam rumah stella membuka pintu gerbang yang menjulang tinggi itu dan memberikan salam hormat ke pada stella dan yogi. yogi mengarahkan mobilnya masuk menuju pekarangan rumah stella dan berhenti di depan pintu rumah mewah itu.


tanpa basa basi stella turun dari mobil dan berlalu meninggal kan yogi tanpa mengucapkan terimakasih.


__ADS_2