
Di tempat lain Yogi beserta Tim nya sedang melaksanakan patroli berkeliling di sebuah perkampungan yang sangat terpencil di daerah Wamena.
"Ijin danton, apa kita akan melanjut kan patroli atau kita membuat camp untuk beristirahat, karena hari sudah semakin gelap danton." ucap Akbar salah satu anggota yogi.
"Kamu bener bar sebaik nya kita mendirikan camp di sini saja, dan besok pagi kita melanjutkan perjalanan kita."
"Ijin siap danton laksanakan."
yogi dan pasukan yang berada satu tim dengan nya mendiri kan sebuah tenda berwarna hijau bermotifkan loreng ciri khas TNI di tengah tengah hutan. tak lupa mereka memakai samaran bunglon agar tak di ketahui apa bila tiba tiba ada musuh yang melintas.
Tim yogi telah mendirikan tenda dan membuat api unggun. akbar berjalan mendekati yogi yang sedang duduk di bawah.
"Ijin danton, apakah danton ingin minum kopi?" tanya akbar ke pada yogi.
"Nggak usah bar terimakasih."
"Ijin siap danton, kalo danton butuh sesuatu saya ada di sebelah sana danton."
"Yogi hanya menganggukan kepalanya."
"Ijin danton kalo begitu saya permisi."
yogi terus saja berada di dalam lamunan nya, iya terus saja memikirkan stella. selama yogi berada di pedalaman papua, yogi sekali pun tak pernah memberi kabar ke pada stella, begitupun sebalik nya stella sama sekali tak pernah menghubungi yogi. yogi bukan nya tidak mau memberi kabar, tapi karena kesibukan dan ego yogi yang sangat tinggi, makanya yogi enggan menelfon stella lebih dulu.
__ADS_1
yogi masih saja melamun, tiba tiba seseorang datang mengagetkan nya.
"Woy Gi ngapain low ngelamun sendirian? ada musuh sekali tembak mam**s loe gi." ucap semi yang tiba tiba duduk di samping yogi dengan membawa dua gelas teh panas.
"Apa apa'an loe sem, ngagetin gue aja, emang nya siapa juga yang ngelamun, gue tu lagi capek aja."
"Yakin loe gi, atau loe ada masalah gi? gue tu udah merhatiin loe selama ini, loe kebanyakan ngelamun gi, kadang loe nggak fokus juga, bray kalo loe beneran ada masalah loe bisa cerita sama gue, siapa tau gue bisa bantuin masalah loe."
"Apaan sih loe sok tau banget sem." ucap yogi sambil mengambil segelas teh yang ada di hadapan semi.
"Hidih dasar semprul, siapa yang nyuruh loe minum teh gue?" ucap semi sambil membulatkan mata nya dan menatap tajam ke arah yogi.
"Nah emang nya ini bukan buat gue? loe kan tadi bawah dua, kirain satunya lagi buat gue"
semi dan yogi asyik mengobrol ringan sesekali terlihat semi melemparkan tawa, berbeda dengan yogi yang hanya memasang wajah datar nya. tiba tiba akbar berlari menghampiri yogi dan semi dengan nafas yang tersenggal senggal
yogi yang melihat akbar seketika berdiri dari duduk nya.
"Ada apa?" tanya yogi dengan suara berat khas seorang prajurit.
"Ijin danton melaporkan bahwa baru saja ada penyusup yang mengambil senjata milik ruli."
yogi dan semi tersentak kaget dan langsung mengumpulkan semua pasukan tim mereka.
semua pasukan kumpul sekarang juga perintah yogi dengan wajah yang sudah menahan amaraha. tidak butuh waktu lama semua pasukan sudah berdiri rapi d hadapan yogi.
__ADS_1
"Ruli coba kamu jelaskan bagai mana krinologis sampai senjata kamu bisa di curi oleh musuh hah?"ucap yogi dengan nada yang sedikit meninggi.
"Ijin siap danton maaf kan saya, tadi saya lengah, sampai sampai saya tertidur danton, setelah itu saya mendengar suara bunyi langkah kaki, setelah saya membuka mata penyusup tersebut sudah lari dengan membawa senjata saya danton."
"Ruli apa kamu melihat ada berapa orang yang mengambil senjata kamu?"
"Ijin danton siap saya sempat melihat ada dua orang yang berlari menuju arah barat, sepertinya ada dua orang danton"
"Semua pasukan kita berpencar malam ini juga ke arah barat, kita harus mengambil kembali senjata ruli, jangan sampai berita inu sampai ke komandan satgas, bisa kena sangsi kita semua, apa kalian mengerti?" ucap yogi dengan amarah yang semakin menjadi jadi.
"Ijin siap mengerti danton." ucap seluruh pasukan yang berada di hadapan yogi
semua pasukan sudah berpencar ke arah barat tempat di mana terakhir ruli melihat ke dua orang yang mengambil senjata nya.
sudah hampir 3 jam yogi dan tim nya menyusuri sisi barat hutan dan tak lama kemudian iya mendapatkan sebuah petunjuk jejak langkah kaki yang baru saja di lalui, yogi mendapatkan petunjuk dari beberapa ranting ranting pohon yang patah akibat injakan.
yogi dan semua pasukan nya terus mengikuti jejak tersebut, tak lama terdengar suara tembakan dari balik pohon besar yang berada di samping kiri yogi.
"Dorr" suara tembakan yang melengking terdengar begitu jelas di telinga yogi dan juga para prajurit.
''Aaaaaaaaa" peluruh yang di lepaskan oleh musuh tepat mengenai bahu yogi. Danton teriak akbar yang berada di belakang yogi dan langsung menangkap tubuh yogi yang hamoir jatuh ke tanah. semi yang melihat yogi sudah tersungkur di atas pangkuan akbar seketika menjadi buas semi melepaskan tembakan bertubi tubi ke asal suara tembakan yang mengenai yogi.
semua prajurit mengarahkan senjata mereka ke arah yang sama.
kurang lebih hampir stengah jam kontak senjata terjadi di antara pasukan dan musuh, dan akhir nya musuh dapat mereka lumpuh kan.
__ADS_1