
"Aduh sayang nggak apa apa, mending sekarang kamu tidur aja di kamar kamu sama yogi mama nggak apa apa tidur sendiri." ucap mama sherrly."
Mama sherrly melangkah masuk ke kamar belakang, kamar yang slama ini stella tempati jika berada di rumah dinas suaminya.
stella nampak pucat, iya takut kalo mama mertua nya akan mengetahui jika selama ini iya dan yogi tak tidur sekamar.
stella mengejar mama sherly berniat menjelas kan jika mama sherrly bertanya mengapa semua barang barang stella berada di kamar belakang. belum sempat stella menjelas kan mama sherrly sudah duduk di depan meja rias dan meletekkan beberapa produk pembersih wajah dan beberapa makeup yang iya bawah.
"Mah tunggu" ucap stella yang sudab berada di ambang pintu kamar.
"Iya cantik ada apa?" tanya mama sherrly yang menatap heran ke arah menantu nya.
stella dengan wajah yang penuh tanda tanya tiba tiba salah tingkah, stella heran melihat semua barang barang dan koper nya tak ada di dalam kamar.
__ADS_1
"Mmm nggak apa apa mah, stella cuman mau bilang kalo mamah butuh sesuatu mamah boleh panggil stella."
mama sherrly tersenyum "Iya sayang, kamu memang menantu kesayangan mama"
"Ya udah mah kalo gitu stella ke kamar dulu, mama istirahat ya, good night mah"
"Night sayang"
**********************************************
stella berdiri di depan pintu kamar yogi, dengan rasa ragu stella mengetuk pintu kamar yogi dengan pelan.
Tok tok tok,
__ADS_1
beberapa kali stella mengetuk pintu kamar yogi namun tak ada jawaban. stella mendengus kesal, stella merasa ingin sekali pulang saja ke rumah nya stella merasa sudah tak nyaman dengan sikap yogi yang sudah keterlaluan. namun stella sadar iya harus sabar, setidak nya untuk malam ini karena besok iya sudah tak bertemu yogi untuk beberapa bulan ke depan.
stella melangkah ke ruang tengah, iya memilih merebahkan tubuh nya di atas sofa yang berada di depan tv, rasa kantuk yang sudah menguasai ke dua bola matanya memaksanya lebih memilih tidur di atas sofa. karna memang merasa sangat ngantuk baru beberapa detik stella merebah kan tubuh nya stella sudah memasuki alam mimpinya. stella tidur sambil meringkuk di atas sofa karna memang udara yang sangat dingin malam itu dan hujan yang turun sangat deras membuat udara semakin dingin.
Yogi terbangun iya merasa haus, yogi hendak melangkah menuju dapur untuk mengambil segelas air minum, tanpa sengaja iya melihat sosok stella yang tengah tertidur meringkuk ke dinginan di atas sofa. yogi melangkah mendekat ke arah stella yogi memperhatikan wajah cantik stella, wajah putih mulus dan bibir yang berwarna merah mudah yang masih alami membuat yogi tak bosan menatap nya.
"Gadis cantik namun mengesal kan" gumam yogi dalam hati.
yogi mengangkat tubuh mungil istrinya, stella yang memang sangat kelelahan membuat nya hanya menggeliat manja saat tubuh mungil nya di angkat oleh yogi. yogi menggendong tubuh stella untuk memindahkan nya ke dalam kamar. yogi menurunkan tubuh stella ke atas kasur dengan sangat hati hati dan menyelimuti tubuh stella dengan selimut.
yogi pun kembali merebahkan tubuh nya di samping stella, ini adalah kali pertama yogi berada satu tempat tidur dengan istrinya. walaupun sebelumnya yogi pernah berada satu kamar dengan stella sewaktu iya menjaga stella yang sedang sakit.
yogi memiringkan posisi tidurnya menghadap ke arah istri cantiknya itu. tanpa sengaja mata yogi tertuju pada dada stella, piyama kimono tidur yang di kenakan stella memang sedikit terkesan sexy yang membuat yogi tanpa sengaja melihat sekilas isi dari balik baju stella.
__ADS_1
sebagai laki laki normal yogi merasa sangat terganggu dengan apa yang baru saja di lihat nya, yogi mulai merasakan hawa panas dan ketegangan dari dirinya. takut fikiran nya mulai ke mana mana yogi segera bangun melangkah ke kamar mandi dan segera membasuh wajah nya. setelah yogi merasa sudah menguasai dirinya yogi kembali ke dalam kamar dan melanjutkan tidur nya dengan posisu membelakangi stella.