
Kalian tau hal apa yang paling membahagia kan?
di sayang i dan menyayangi. Yah itu menurutku sih..
Kalo aku sih.. Kalau batin sudah terpenuhi dan sehari hari cukup. Kepengen apa apa yang masalah duniawi itu bisa di geser.
Hidup rukun, sederhana, berada di jalan yang bener. Betah di rumah walau tidak punya uang. Tapi kan kalau terlalu damai juga gak boleh lalai. Setiap hidup itu akan ada yang namanya masalah. Nah tinggal ni gimana cara nya biar masalah itu beres. Bukanya kabur. Kalau kabur yang ada masalah nya bakal jadi gede kan karena menumpuk.
"Dare. Dare lu bisa ga tar malem jan 19:30 ke rumah gue. Soalnya gue ada pesta ultah. Banyak kok yang dateng. Alamatnya ada di undangan yah. Gue tunggu kehadiran lo pokoknya. Bay.." Kim Nana teman sekelas Darel. Memberikan undangan langsung pergi. Barang kali takut di tolak, btw kan omongan Darel pedes tapi mendebarkan.. Sensasi yang waw lah..
"...?"
Di vila darel..
Jam menunjukkan pukul 18:00. Darel sedang rebah an ganteng sambil bermain ponsel. dan baru saja ingat kalau di undang ke pesta ultah. Darel bukan tipe orang yang modis sampe hampir semua barang keluaran terbaru.
Memang yah. Kalau orang introvert itu lebih banyak memikir daripada berbicara. Tapi Darel bukan orang yang mikir dalem sampe bingung sendiri. Yah dasarnya birthday party itu lebih cocok berpakaian kasual kan? Darel pun tanpa pikir panjang langsung mengambil setelan pakaian pilihannya.
__ADS_1
Langsung saja dia melaju kan mobil sport nya ke jalanan menuju tempat tujuan menggunakan gps. Tapi sebelum itu, tentu saja kado tak lewat untuk di bawa dong. Jadi mampir lah Darel ke toko jam tangan dan memilih salah satu jam tangan di sana dan meminta membungkus sekaligus.
Perjalanan ke sana ternyata tak cukup satu setengah jam. pukul 19:45 Darel baru sampai dan tentu saja pesta sudah mulai sejak 15 menit yang lalu. Ternyata walau ada gps pun tetap bingung mencari lokasi tepatnya.
Sampailah di mansion tempat birday party di langsungkan. Mansion itu sangat megah. Sudah banyak mobil dan motor terparkir rapi. Langsung saja Darel juga memarkirkan mobilnya dan langsung masuk membawa kotak kado kecil berisi jam tangan tadi.
Langkahnya yang pasti tanpa keraguan sedikitpun. Tampilan yang mencolok terkena cahaya lampu remang remang mengakibatkan efek slowmotion pada kepala para pemuja lelaki tampan. Apalagi badan yang ideal dan pakaian yang pas di tubuh.
Kalian ingin tau apa yang di pakai Darel? Darel hanya memakai setelan sederhana hoddle putih dengan celana sobek sobek dan sepatu ket dengan warna yang sama yaitu putih. Dia sangat berkilau di tempat yang minim cahaya. Aura orang tampan dan keren tak bisa di sembunyikan walau di tempat yang gelap.
"Sori telat. Gue nyasar tadi"
"Oh iya gapapa. Yang penting kamu udah dateng kan sekarang."
"Jemm.. Hbd yah.. Nih kado kecil dari gue" Menyerahkan kotak kado yang hanya se genggam tangan orang dewasa.
"Wahh.. thanks banget.. padahal ga bawa kado juga gapapa sih.. tapi thanks yah kado nya. Ya sudah selamat menikmati pestanya. Gue mau ke yang lain dulu. Btw lu keren banget malem ini" Sambil beranjak ke teman yang lain setelah hanya di balas senyuman kecil Darel.
__ADS_1
Waktu terus berlalu. Jam pun sudah menunjukkan pukul 21:08. Deringan ponsel darel tak dapat mengusik meriahnya pesta itu. Darel pun pergi mencari tempat yang lebih tenang untuk mengangkat panggilan.
"Halo.."
"..."
"iya."
"Yaudah." Langsung di matikan oleh Darel.
Darel segera masuk kembali dan mencari sang tuan rumah.
"Nana.. kim nana"
"Eh ya? oh Darel. Ada apa?"
"Sori gue ga bisa lama lagi. Gue harus balik cepet. Bapak bear udah pulang. Jadi gue pamit aja sekarang. Sori, and see you." Langsung pergi
__ADS_1