My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
latihan


__ADS_3

"Iya, kita jadi kayak mau mempermaluin diri sendiri. Kalo dapet duit mah its ok. Tapi kita malah keluarin duit ini tuh" sahut darel mulai ngedrama.


"Yah, bentar lagi pak guru kesini. Kalian tinggal usul aja. Semoga beruntung "ujar gadis itu lalu pergi membawa kostum darel kembali yang tidak darel sadari sejak kapan sudah di lepa lagi.


...


Dan benar saja tidak berapa lama wali kelas pun datang untuk memantau juga sedikit membantu. Darel dan dojun pun langsung mengusulkan ide dojun dan di setujui sebagian besar murid. Lagi pula ini masih awal persiapan, segalanya masih bisa di ubah. Sayangnya si guru masih minta buat di coba lagi, dia niat mau ngerjain murid nya ceritanya tuh. eh tapi malah di anggap serius. Sudah lah lanjut akting sana deh.. Dasar babeh guru..


Selesai dengan percakapan, mereka pun bersama sama membuat dialog yang akan di pakai lalu mereka memulai latihan tepat usai sekolah.


"Jangan pake alasan malu. Kalian itu harus semangat berkarya. Apa lagi yang cinta cinta nya menjadi seorang seniman. Seseorang yang hebat itu seseorang pemberani dengan hal hal baik yang dia lakukan. Kalau semuanya mementingkan malu lalu siapa yang mau tampil? Masa saya? Lagipula kalau punya bakat itu di pupuk jangan di kubur. Sudah ayo ulangi sekali lagi baru boleh pulang. Itu pun kalau kamu sudah benar, kalo masih sama saja. Kamu latihan lagi dengan saya sampai malam."


pak guru wali kelas mengomel ketika memantau ada yang tidak mau serius dengan perannya. Padahal waktu hanya tinggal beberapa hari lagi. Kalau ganti orang takutnya tidak hapal. Lagipula kostumnya sudah di sesuaikan.


Hari hari tenang ternyata masih belum berlaku yah. Semangat berjuang ok~author

__ADS_1


...


Waktu yang hanya tersisa 3 hari 4 malam itu masih sangat menegangkan . Apalagi baru baru ini banyak komplen dari drama yang akan mereka tampilkan. Bukan hanya pemeran, bahkan teman mereka yang menyaksikan saja cukup jijik menonton akting mereka .


Masih fine aja sih kalo hanya untuk membuat mv seperti idol korea, toh itu pekerjaan mereka. Tapi sangat berbanding ternyata, jika yang melakukan itu orang biasa. Apakah efek dari karisma ya? Lagipula pesta kostum halowen sudah berlalu dari harinya, apakah boleh normal gender saja? itu sungguh membuat kurang pd.


Mereka susah susah berusaha, tapi hasilnya hanya di pandang sebagai lelucon saja? Oe..enggak sebanding sama perjuangan. Berkesan sih iya, tapi ending nya sed karena di ledekin tiap hari. Mending membosankan daripada merusak harga diri. Apalagi kalau malah muncul rumor. Hoo..rumor itu nyebelin tauk. Kalo enggak jawab sampe bungkam , bakal datang rumor lain. Rumor itu enggak pandangan bulu loh.


"Ya sudah kalian perbaiki semau kalian saja. Saya tidak akan memantau lagi. Terserah kalian kalo akhirnya engga siap. Tapi pokoknya saya tuntut kalian tampil. Yang usul tukar gender kan kalian to. Saya iya iya saja. Waktu itu juga sudah di bidang harus pede, kan itu kemauan teman kalian sendiri. Dan kalian engga ada yang nolak, semuanya diam saja. Saya pikir semuanya siap mental. Tapi ini? Sudahlah terserah kalian saja."


ujar wali kelas dingin lalu keluar kelas menuju entah kemana dia mau pergi.


Sekeluarnya guru wali kelas. Mereka saling salah menyalahkan. Bagaimanapun kebiasaan remaja itu suka kabur ya sama hal yang bisa di kambing hitam kan. Eh sebenarnya bukan hanya remaja deng. Manusia begitu saja, lagi pula itu juga tidak di semua orang.


"Udah deh. Daripada pada ribut sendiri. Mending buruan di kerjain biar bisa clear di hari H. Kalo mau nyalahin orang pun semua udah berlalu dan ga akan kembali lagi. Kalo buruan di kerjain kan kita kita juga bisa cepet latian biar beres tepat waktunya" ucap seseorang membungkam keributan.

__ADS_1


"Tetep aja itu salah.."ucapan seseorang di potong oleh darel.


"Kalo lo mau nyalahin yaudah buruan salahin. Tapi sambil kerja. Lo kalo ngomong doang ga akan ada yang beres" ujar darel pedas yang menimbulkan rasa jengkel ke lawan bicaranya.


"Ya santai dong ngomongnya." balasannya greget sambil berapi api membuat suasana menjadi dingin saking panas dan pedes nya hawa yang mereka ciptakan.


"Emang ada yang salah sama kata kata gue?" jawab balik darel sambil menulis ide ide yang ada di kepalanya.


"Ya emang omongan lu benar, tapi juga ga usah sepedes itu kalik" ujarnya marah plus emosi sambil menatap tajam ke darel.


Darel pun mendongak menatap mata gadis yang sedang berapi api penuh amarah itu dengan sayntainya. Lalu kembali menunduk untuk menulis, seakan mengacuhkan.


"Yaudah sori. Lagian kalian bukanya grecep biar cepet beres malah nyalahin orang. Nyalahin sambil ngerjain mah gapapa. Kalo cuman mau berdebat kapan beres. Kan kalian yang usul karena terlalu malu maluin. Yaudah buruan kerjain" jawab darel kalem seakan tidak ada ketegangan di antara mereka.


Mereka yang tadinya berisik pun mulai duduk lagi di bangku masing masing yang sudah di buat melingkar untuk memudahkan berdiskusi.

__ADS_1


...


Segini dulu yah.. Seperti biasa aku up 1 per hari. Tapi ganti jam aja. See you.


__ADS_2